Advertisment

Mungkin mereka terpengaruh oleh Franz Ferdinand begitu besar, sehingga dua lagu yang saya dengar, memiliki part-part yang begitu mirip hanya berbeda liriknya saja satu sama lain.

Mungkin kamu sebagai pembaca, bisa mendengarkannya sendiri, dan memberikan pendapat. Karena saya pribadi daripada mendengarkan sebuah band garage rock yang begitu ingin berdansa seperti Franz Ferdinand tapi tidak begitu berhasil, lebih baik saya disko di rumah.

dan untuk the Moggi jangan patah semangat, karena kesempatan untuk berkembang masih terbuka lebar.
btw dah denger double album nya FF ? asoi yah.

www.myspace.com/moggimusic

www.facebook.com/pages/The-Moggi/9151376979?ref=ts

  The Moggi - Walkaway (4.2 MiB, 1,651 hits)

Related posts

This website uses IntenseDebate comments, but they are not currently loaded because either your browser doesn't support JavaScript, or they didn't load fast enough.

{ 14 comments… read them below or add one }

Eric Adi May 26, 2009 at 4:50 pm

Ga tau siapa yang mereview ini, entah juga apa Bung Eric W masih jd chief Editor disini.. cuma rasanya review disini semakin “sok pedas” ala pitchfork tanpa disertai kualitas reviewer yang sepadan.

Gue ud denger tu lagunya, emang kerasa aura FF tapi gue repeat2 masi ga nemu juga bagian mana seh yang cuma ganti lirik doang? Tolong di point out? Bukannya gimana ya, review is review tapi ngasi statement yang bisa bermakna lain itu ga professional banget :/

And please stop it with your stupid metaphore, disko di rumah (entah beneran disko dirumah atau yang dimaksud punyanya safari vs agri) bisa – bisanya dikonekin sama FF? Yes you can dance with a FF song, but Disco??

maybe you are that stupid. lol

Reply

Eric Wirjanata May 27, 2009 at 4:55 am

sebenernya mereka ada dua lagu.
dan dua lagu itu mempunyai part yang mirip satu sama lain.

Reply

Beriberi May 27, 2009 at 11:47 am

Heh, ada 2 lagu mereka mirip 1 sama lain, trus apa hubungannya sama terinfluence ya? Kak jadi bingung gw bacanya, gue kira maksudnya part2nya mirip sama lagu franz, menyesatkan nih, mohon pencerahan ric

Reply

Andre May 27, 2009 at 3:53 pm

Saya sudah denger semua lagunya. Menurut saya lagunya asik semua dan menurut saya memang mereka terinspirasi dengan Franz Ferdinand, tetapi tidak ada part yang menyamai lagu-lagu Franz Ferdinand.

Favorit saya Miss Blue Eyes, saya tidak bisa berhenti mendengarkannya. Karena itu, mohon untuk The Moggi diberi review yang benar sekali lagi karena sepertinya belom diberi review yang sesuai.

Kurang lebih saya setuju dengan mas Eric Adi diatas

Reply

Ababil Ashari May 28, 2009 at 4:52 am

^^^ Ha ha ha banyak part yang “menyamai” Franz Ferdinand!

Nama lagunya aja “Walkaway”, FF punya lagu namanya “Walk Away”…tapi nge ID3 Tag yang bener dong! Lagunya namanya “Walkaway” atau “miss blue eyes”?

Terus synth riffnya make skala yang sama sama main guitar riff-nya “Take Me Out” dari album FF #1. Rhythm guitarnya pas masuk 00:42 sama ama rhythmnya “Take Me Out” setelah the fast intro.

Style vocalnya juga agah berdesah-desah sedikit pas verse “Walkaway” kayak si Alex K. Ha ha ha ha…

Damn Andre and Eric Adi you guys are deluded! ha ha ah ah

Yo! The Moggi! I know you cant be original EVER in pop music…tapi gabungin influences dong! Jangan CUMA Franz Ferdinand!!! AH ah ha they’re not even that great! Nah Bloc Party tuh…baru keren! And less Scottish! ha ha ha ha

Jangan:

The Moggi = Knockoff Franz Ferdinand

Harusnya mungkin:

The Moggi = Franz Ferdinand + Bloc Party + Kaiser Chiefs + R.E.M. + a million other bands!

Jangan kyk Nidji juga!

Nidji = Coldplay + The Killers – Intellgence

Ha ha ha ha

Yudan

Reply

Teh Chan Man May 28, 2009 at 5:01 am

Oops…kok nama gw jadi Ababil Ashari…ha ha whatever!

Reply

Ababil Ashari May 28, 2009 at 5:09 am

Yudan, you fucking idiot!

Ok, sorry off-topic. To make my post somewhat relevent.

Yudan’s right. Cool it on the Franz Ferdinand apeing you guys!

The Moggi, you got lots of potential Don’t be a Franz Ferdinand cover band!!!

Ababil Ashari

Reply

Akhmad Rahadi May 28, 2009 at 5:34 am

band modern itu gak akan pernah menciptakan sound original.Semua hanya pengulangan yang lalu lalu atau mix dari segala influence yang ada.Ini abad 21 man, abad revival.Kita semua ini gak akan lepas dari influence.Kecuali kamu tinggal di hutan dan hanya dibekali drum dan pita suara.Kritik itu seburuknya gak ada maksud untuk menjatuhkan tapi selalu membuat kita introspeksi,ataupun kalo gak terima review itu lebih baik jalanin aja yang diyakini,to suatu saat recognition akan datang sendiri.Ingat
Kata kata hanya akan jadi kata kata.Gak lebih gak kurang
Kata kata hanya akan jadi kata kata.Gak lebih gak kurang
Kata kata hanya akan jadi kata kata.Gak lebih gak kurang
Kata kata hanya akan jadi kata kata.Gak lebih gak kurang
Kata kata hanya akan jadi kata kata.Gak lebih gak kurang

itulah,good news atau bad news.its just a few words

Reply

Aldi Moggi May 28, 2009 at 6:46 am

Sebelon nya terimakasih Deathrockstar udah mau feature kita disini.

Emang kita terinfluence dari sound nya Franz, tapi ya emang ga cuma Franz aja, kebetulan aja 1 lagu yang di tag disini, dan kebetulan mungkin itu yang berkesan, entah negatif ato positif oleh Eric yang emang nuansa nya Franz banget, and we even think not to use the song.

Sebenernya kita kirim 4 lagu, ga tau sih didenger semua apa ngga, tapi yang bernuansa Franz banget ya kebetulan yang itu. Kalo emang ada waktu coba didenger aja di myspace/facebook kita, we’d love to get another critics.

Terimakasih atas masukan nya, baik positif atau negatif, tentunya semuanya pada ahirnya masukan positif buat kami. :D

Reply

Eric Wirjanata May 28, 2009 at 4:09 pm

btw gue cuma dapet 3 lagu…

gue juga suka FF, walau merasa album keduanya rada membosankan, tapi gue suka album pertama, dan double album Tonight dan Blood.

sebenernya kerasa nuansa Franz jg ga apaapa, asal eksekusi nya bagus mah. kaya Koil megaloblast kerasa banget White Zombie nya, The Brandals dan Iggie Pop, dan lainnya…

Mungkin The Moggi bisa mencoba mengulik-ngulik lagi. ga cuma dari sound dan aransemen, termasuk dari lirik.. dan bisa lebih ekspresif ditiap lagunya.,

Kalau membaca komentarnya Aldi Moggi, terasa karakter personalnya yang terbuka, dan saya rasa akan membuat band nya menjadi lebih keren lagi.

Reply

Aldi Moggi May 28, 2009 at 6:00 pm

Disini Steve dari The moggi, ga bisa logout nih, kenapa ni ric tadi si Aldi pake pc gue jadinya mesti pake facebook dia…

honestly did you listen to our lyric, ric? hehehehe

Iya diterima masukan erik agar eksekusinya lebih baik dan memperlebar influence.

I’ll promise you next time we’re here, you’ll be proud of our improvements ric :)

Kalo ada kritik saran berikut harap dikemukakan donk rik biar lebi jelas buat kita, via sini ato gue ada elu di FB, would love to chat with you. As an artist yourself, you’d know how hard it is to conceptualize and execute an Art. Dapet masukan dari manapun sebanyak2nya termasuk dari orang yang sangat berpengalaman kaya elu, i’d give anything for that, hehe.

Thanks again ric and team DRS.

so FB chat next time if you’re okay?

Reply

Eric Wirjanata May 29, 2009 at 12:26 pm

tentu saja denger liriknya…

john deluxxx..

Reply

Mamo Adi May 29, 2009 at 5:17 pm

wei.. wei… The Moggi lyrics nya di upload dong di myspace kalian… gak asik nih kalo dengerin lagu gak ada lyricsnya.. tosh.!

Reply

havedz June 28, 2009 at 11:56 am

Ah…Gw ga suka Franz Ferdinand…Apalagi The Moggi….

Reply

Leave a Comment

{ 2 trackbacks }

Previous post:

Next post: