Tag Archive for 'Burgerkill'

Final Regional Bandung L.A. Light Indiefest


Beberapa foto dari Final Regional Bandung L.A. Light Indiefest di Sabuga, Senin 18 Agustus kemarin.
Continue reading ‘Final Regional Bandung L.A. Light Indiefest’

L.A. Light Indiefest final regional Surabaya


Beberapa foto yang diambil saat Burgerkill, Seringai dan Quartet Minerva berkolaborasi di Final Regional L.A. Light Indiefest 2008 di Surabaya pada 15 Agustus kemarin.
Continue reading ‘L.A. Light Indiefest final regional Surabaya’

LA Lights Indiefest 2008-Final Area Surabaya

August 15, 2008
5:00 pm

LA Lights Indiefest 2008-Final Area Surabaya

Aug 15, ‘08 5:00p

Lapangan Sebelah Mc D Basuki Rahmat

Performers :
ALBERT AND THE PRODUCT
POLLYPOP
ROBERT DAVIS CHANIAGO
UNDA UNDI
WAI REJECTED
SOULMATE

and :

SERINGAI
BURGER KILL
QUARTET MINERVA
CHANGCUTERS
SCARED OF BUMS
THE MORNING AFTER

LA Lights Indiefest 2008-Final Area Bandung

August 18, 2008
5:00 pm

LA Lights Indiefest 2008-Final Area Bandung

Aug 18, ‘08 5:00p

Sasana Budaya Ganesha, Jl. Tamansari Bandung

Performers :
NEMESIS
VICKY VETTE
C.U.T.S.
TIGAPAGI
GOODBYE LENIN
24 HOURS SERVICE

dan :
SERINGAI
BURGER KILL
QUARTET MINERVA
EFEK RUMAH KACA
WIND CRIES MARY
CASCADE

Myself, Scumbag - Kimung

1_314712026l Myself, Scumbag: Beyond Life and Death
Kimung
Minor Books 2007

Saya rasa sebagian besar dari kamu tentunya sudah membeli buku ini, walaupun mungkin sebagian besar belum dibaca. Bagi kamu yang belum punya, buku ini adalah buku wajib yang mencatat sebuah fragmen sejarah perkembangan musik underground di Ujungberung, Bandung. Buku ini bahkan adalah salah satu buku-buku pertama yang berhasil mendokumentasikan sebuah kebudayaan subkultur modern lokal, more to come, I hope.

Sosok yang mengikat dan menjiwai dalam buku ini adalah Ivan Firmansyah, atau lebih dikenal dengan Ivan Scumbag, vokalis dari band hardcore-metal yang legedaris di scene underground lokal, Burgerkill. Seperti yang diakui oleh penulisnya, Kimung, seorang teman dekat dan sesama pendiri Burgerkill, membuat biografi ini berarti juga menuliskan sejarah perkembangan musik underground lokal di Ujungberung dan Bandung serta sejarah Burgerkill, dimana Ivan berkarir sampai pada akhir hayatnya.

Suasana kemuraman dan emosional dari penulis, para karakter yang terlibat serta Ivan sendiri dapat tercermin dengan jelas sampai akhir buku ini, membuat kita merasakan kedekatan dan ikatan kepada Ivan dan bandnya Burgerkill. Segudang cerita dari sosok tersebut, dari kehidupan pribadinya, kehidupan cintanya, perjuangannya, dan kecintaannya terhadap musik sebagai hidupnya termuat secara mendetail dan lengkap di dalam buku ini. Sangat padat malahan, sehingga seringkali terasa melelahkan, padahal mungkin cerita-cerita tersebut dapat distrukturkan ke dalam bagian-bagian yang lebih singkat.

Buku ini juga dengan baik menceritakan kejadian-kejadian sebenarnya di belakang Burgerkill yang tercemar dengan mitos dan gosip underground. Kelebihan lain dalam buku ini adalah kejujuran dimana drugs, sebuah aspek yang lekat dengan Ivan dipaparkan dengan gamblang, an inconvinient truth bagi kamu yang berada di sisi lain, dan mungkin tulisan “Based on true story” tidak perlu ada di cover, karena ini memang biografi sesungguhnya.

Harus diakui memang biografi ini bukanlah biografi yang inspiratif ataupun manipulatif, tetapi biografi ini membantu kita untuk lebih mengerti sebuah kondisi yang ada di masyarakat kita, di scene underground, yang sayangnya sering kali diacuhkan oleh publik awam.

Mengingat bahwa buku ini sangat erat dengan musik, mungkin akan lebih baik jika memang ada rekaman lagu-lagu yang dideskripsikan di buku ini, lebih kontekstual daripada “songlit” yang ada di rak bacaan dewasa muda di toko buku besar. Saya sangat mengharapkan agar ini dapat terwujud, mungkin dalam bentuk mix-tape atau semacamnya, dan saya yakin hal seperti ini sangat bisa diusahakan.

Overall, buku ini menyadarkan betapa dekat dan besarnya pengaruh Ivan di kalangan pelaku scene underground Bandung khususnya, dan semoga buku ini dapat memacu hasil-hasil yang produktif di masa depan.

Ryan Koesuma, Deathrockstar.info - November 2007