the ecletic pop session
Far away from Jakarta, santamonica menampilkan aksi terbaiknya. Oleh Reza Thaher / Wahyu Nugroho

Santamonica
melody of life festival 2008
Central world Plaza, Bangkok
May, 3-4, 2008

SELAMA 3 tahun terakhir ini, Melody Of Life dikenal sebagai festival yang cukup bergengsi karena bisa menyajikan talenta-talenta baru khususnya di scene independent dan cutting edge music di Bangkok. Nggak hanya itu, dari 3 kali event ini digelar, festival ini udah banyak mengundang band-band bergengsi mancanegara, dari mulai Melting Holiday [Jepang], Sweater (Korea), Groove Riders (Thailand), Tahiti 80 (Perancis), serta Indonesia yang 2 kali mengirimkan dutanya, dari mulai White Shoes and The Couples Company (2006) dan Goodnight Electric (2007). Dan tahun ini, giliran Santamonica yang kali ini menjadi band yang beruntung bisa berpartisipasi dalam rangkaian festival ini.
Digelar 2 hari di pusat perbelanjaan terbesar di Bangkok, Santamonica malam itu beraksi di Main Stage di hari pertama festival bersama band-band besar Bangkok. The crowd was hip from the beginning we got there. Tiba saat Santamonica naik panggung, penonton nampaknya harus bersabar karena banyaknya equiptent yang mereka bawa. Selain dari gitar, bass, snar drum dan cymbal, mereka juga membawa 5 buah keyboards synthesizer, termasuk moog synthesizer, Mixer sampling plus 12 lampu neon siap nyala untuk dekorasi panggung.
Tepat jam 9 malam waktu setempat, Santamonica naik ke panggung langsung membuka dengan “curiouser and curiouser”, nomor instrumental dari album barunya, Curiouser and Curiouser. Dilanjutkan dengan “better for us never”. Dari balik piranti synthesizer, duet Dita dan Iyub menghanyutkan suasana, mereka berdua nampak intens dengan lagu yang mereka bawakan.
“Sawatdee krup!”, Sapaan Dita disambut penonton. Tanpa banyak basa-basi mereka melanjutkan komposisi mereka. Malam itu, 12 lagu dari debut album mereka Curiouser and Curiouser serta beberapa single dan b-side yang ada di limited editionnya digeber dengan maksimal. Sound yang dihasilkan terdengar optimal, all flew up in my ear! and with all the lights and sounds, i must say this is their best performance. Apalagi ketika mendengar rintihan Dita berpadu dengan raungan gitar Fender Stratocaster Iyub pada “ Silent Society” dan “Fail To Bloom”, bak melihat Kevin Shields dan Bilinda Butcher dari My Bloody Valentine. I was trap to the phantasy of sounds they create. Super!!!
Dan “Fail To Bloom” tadi menjadi lagu kedua sebelum akhirnya “wanderlust” sukses menutup gelaran Melody Of Life festival di hari pertamanya. What a great experience i had to see them live beratus kilometer jauhnya dari tanah air. This was a hell of a night! indeed!


Tracklist
1. curiouser and curiouser
2. better for us never
3. thinkerwish
4. bobsessed
5. reason
6. paper dolls
7. the boy (reprise)
8. ribbons and tie
9. silent society
10. the boy with stars in his eyes
11. fail to bloom
12. wanderlust











