Advertisment

1_314712026l Myself, Scumbag: Beyond Life and Death
Kimung
Minor Books 2007

Saya rasa sebagian besar dari kamu tentunya sudah membeli buku ini, walaupun mungkin sebagian besar belum dibaca. Bagi kamu yang belum punya, buku ini adalah buku wajib yang mencatat sebuah fragmen sejarah perkembangan musik underground di Ujungberung, Bandung. Buku ini bahkan adalah salah satu buku-buku pertama yang berhasil mendokumentasikan sebuah kebudayaan subkultur modern lokal, more to come, I hope.

Sosok yang mengikat dan menjiwai dalam buku ini adalah Ivan Firmansyah, atau lebih dikenal dengan Ivan Scumbag, vokalis dari band hardcore-metal yang legedaris di scene underground lokal, Burgerkill. Seperti yang diakui oleh penulisnya, Kimung, seorang teman dekat dan sesama pendiri Burgerkill, membuat biografi ini berarti juga menuliskan sejarah perkembangan musik underground lokal di Ujungberung dan Bandung serta sejarah Burgerkill, dimana Ivan berkarir sampai pada akhir hayatnya.

Suasana kemuraman dan emosional dari penulis, para karakter yang terlibat serta Ivan sendiri dapat tercermin dengan jelas sampai akhir buku ini, membuat kita merasakan kedekatan dan ikatan kepada Ivan dan bandnya Burgerkill. Segudang cerita dari sosok tersebut, dari kehidupan pribadinya, kehidupan cintanya, perjuangannya, dan kecintaannya terhadap musik sebagai hidupnya termuat secara mendetail dan lengkap di dalam buku ini. Sangat padat malahan, sehingga seringkali terasa melelahkan, padahal mungkin cerita-cerita tersebut dapat distrukturkan ke dalam bagian-bagian yang lebih singkat.

Buku ini juga dengan baik menceritakan kejadian-kejadian sebenarnya di belakang Burgerkill yang tercemar dengan mitos dan gosip underground. Kelebihan lain dalam buku ini adalah kejujuran dimana drugs, sebuah aspek yang lekat dengan Ivan dipaparkan dengan gamblang, an inconvinient truth bagi kamu yang berada di sisi lain, dan mungkin tulisan “Based on true story” tidak perlu ada di cover, karena ini memang biografi sesungguhnya.

Harus diakui memang biografi ini bukanlah biografi yang inspiratif ataupun manipulatif, tetapi biografi ini membantu kita untuk lebih mengerti sebuah kondisi yang ada di masyarakat kita, di scene underground, yang sayangnya sering kali diacuhkan oleh publik awam.

Mengingat bahwa buku ini sangat erat dengan musik, mungkin akan lebih baik jika memang ada rekaman lagu-lagu yang dideskripsikan di buku ini, lebih kontekstual daripada “songlit” yang ada di rak bacaan dewasa muda di toko buku besar. Saya sangat mengharapkan agar ini dapat terwujud, mungkin dalam bentuk mix-tape atau semacamnya, dan saya yakin hal seperti ini sangat bisa diusahakan.

Overall, buku ini menyadarkan betapa dekat dan besarnya pengaruh Ivan di kalangan pelaku scene underground Bandung khususnya, dan semoga buku ini dapat memacu hasil-hasil yang produktif di masa depan.

Ryan Koesuma, Deathrockstar.info – November 2007

Related posts

This website uses IntenseDebate comments, but they are not currently loaded because either your browser doesn't support JavaScript, or they didn't load fast enough.

{ 4 trackbacks }

» burgerkill apa kata dunia
July 27, 2008 at 1:23 am
M.P.I P.O.T.T.Y » Blog Archive » BURGERKILL Final Regional Bandung L.A. Light Indiefest
September 8, 2008 at 8:19 am
Burgerkill - Western Australia Tour 2009: Fund Raising! at Deathrockstar.info
February 1, 2009 at 3:14 pm
Burgerkill - Western Australia Tour 2009: Fund Raising! | Omuniuum
February 2, 2009 at 6:27 pm

{ 7 comments… read them below or add one }

1 Barra Bgundal Sumedang September 2, 2009 at 10:05 am

BURGERKILL sampai mati..!!

Reply

2 oki November 22, 2009 at 5:05 am

burgerkill sampai mati
tetap d hati

Reply

3 iwhenx November 29, 2009 at 1:36 am

two thumbs up,,,,,knp ga ada sambungannya kang kimung….btw nu eta ge urgmah teu kabagean,,,,mun pgn mesen kudu kamana nya….thanks…..

Reply

4 Jinge December 15, 2009 at 12:58 pm

Selamat pada BURGERKILL yg akan menjadi band prtama ind0nesia yg akan tampil di event BIG DAY OUT d australia…

Reply

5 Chymonx December 17, 2009 at 1:50 pm

Scumbag is forever artist

Reply

6 teteng "bedebah" slampfuck December 19, 2009 at 1:41 pm

Aaaaarrghh,,BURGERKILL berkarya lah sampai titik darah penghabisan..
semoga ada “schumbag” berikut nya.. R I P ivan schumbag

Reply

7 Berull Death Corpse February 22, 2010 at 7:17 am

Burger Kill,the Legend Musik Cadas!!!!!!!!!!!

Reply

Leave a Comment

You can use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Previous post:

Next post: