| February 14, 2008 2:00 pm | to | February 17, 2008 2:00 pm |
Pusat Kebudayaan Prancis / CCF Jakarta bekerjasama dengan KINEFORUM – Dewan Kesenian Jakarta dan www.rumahfilm.org mempersembahkan pemutaran film-film:
Marguerite Duras
diskusi bersama Stéphane Bouquet
Kamis s/d Minggu tanggal 14 > 17 Februari 2008
pukul 14.15, 17.30 dan 19.30 (diskusi Sabtu 16 Februari pukul 12.00)
di KINEFORUM – studio 1 TIM 21
Jalan Cikini Raya 73 Jakarta Pusat 10330
www.ccfjakarta.or.id – www.kineforum.wordpress.com – www.dkj.or.id
Terbuka untuk umum – Gratis
Marguerite Duras adalah nama samaran dari pengarang dan penulis drama, Marguerite Germaine Marie Donnadieu yang lahir pada tanggal 4 April 1914 di Gia Dinh, dekat kota Saigon (sekarang Ho Chi Minh Ville) di Vietnam. Ia meninggal dunia pada tanggal 3 Maret 1996 di Paris pada usia 81 tahun. Ciri khas karya-karyanya terletak pada keanekaragaman aktivitasnya. Sebagai narator, penulis skenario dan sutradara, Marguerite Duras menjadi pelopor genre roman baru dan mendobrak berbagai aspek dalam bidang teater dan sinematografi.
Bekerjasama dengan Kineforum,4 hari seputar Marguerite Duras dan dunia perfilman akan menjadi momen untuk mengenal kegiatannya dalam bidang sinema. Pengarang, penulis skenario dan kritikus Prancis, Stéphane Bouquet (biografi terlampir) akan berada di Jakarta untuk mempresentasikan film-film yang akan diputar dan mengadakan diskusi. Pada hari Sabtu 16 Februari 2008 pukul 12.00, Stéphane Bouquet akan membahas kehidupan dan karya Marguerite Duras dengan fokus pada sinema. Pertemuan ini dilanjutkan dengan sesi tanya-jawab dengan publik.
JADWAL Pemutaran film dan diskusi :
Kineforum – studio 1 TIM 21, Jalan Cikini Raya 73 Jakarta Pusat
tel. 08 18 16 76 62 82 / 98 06 75 97 (Petrus)
kineforumdkj@yahoo.co.id | kineforum.wordpress.com
Kamis 14 Februari 2008
14.15 La couleur des mots: Marguerite Duras
17.30 Mort du jeune aviateur anglais
19.30 Hiroshima mon amour
Jumat 15 Februari 2008
14.15 Marguerite telle qu’en elle même
17.30 La couleur des mots: Marguerite Duras
19.30 L’Amant
Sabtu 16 Februari 2008
12.00 Diskusi bersama Stéphane Bouquet
14.15 Mort du jeune aviateur anglais
17.30 Marguerite telle qu’en elle même
19.30 Hiroshima mon amour
Minggu 17 februari 2008
14.15 La couleur des mots: Marguerite Duras
17.30 Marguerite telle qu’en elle même
19.30 L’Amant
SINOPSIS
> Hiroshima mon amour
karya Alain Resnais
ditulis oleh Marguerite Duras
menampilkan Emanuelle Riva, Eiji Okada
1959, 91 min., versi Prancis teks inggris
Bulan Agustus 1957 di Hiroshima. Dalam keremangan sebuah kamar, sepasang kekasih berpelukan. Yang wanita seorang aktris Prancis tigapuluhan yang datang membuat film tentang perdamaian. Yang pria seorang arsitek Jepang. Inilah kisah cinta mereka yang mustahil.
> L’Amant
karya Jean-Jacques Annaud
adaptasi dari Marguerite Duras
menampilkan Jane March, Tony Leung, Melvil Poupaud, Frédérique Meninger
1992, 111 min., versi inggris
Kisah cinta seorang gadis limabelas tahunan dengan seorang pria Cina tigapuluh enam tahun di akhir tahun 1920 di Indocina.
> Mort du jeune aviateur anglais
karya Benoît Jacquot
1993, 43 min., versi Prancis teks inggris
Marguerite Duras bercerita kepada Benoît Jacquot kisah “La mort du jeune aviateur anglais” yang makamnya ia temukan di dekat kota Deauville, di sebuah desa kecil. Tidak ada yang tahu kebenaran cerita ini. Kita tak tahu kalau ini hanyalah kisah fiktif karangan Marguerite Duras atau bukan.
> La Couleur des mots : Marguerite Duras
Edition vidéographique critique
karya Dominique Noguez
1984, 63 min., versi Prancis teks inggris
Pasca produksi film India Song (1975) dibagi menjadi beberapa tahap. Pertama-tama tatap muka Marguerite Duras dengan Dominique Noguez, menghubungkan film dengan dua buku. Berbagai tema diungkapkan : masa kecil, penokohan yang beragam dan film-film lainnya…
> Marguerite telle qu’en elle-même
karya Dominique Auvray
2002, 61 min., versi Prancis teks inggris
Salah satu ungkapan terindah “Duras Marguerite, perempuan sastra”, seperti ucapnya. Ia juga mengatakan bahwa ia membuat film karena ia tak bisa berdiam diri saja. Cantik, bebas, politik, dihantui oleh masa lalu, bersumpah takkan melupakan apapun, Duras selalu ada disana.
NOTE :
- Pemutaran film ini terbuka untuk umum,
- tidak ada pemesanan tempat,
- penonton diharapkan datang tepat waktu dan
- tidak makan, minum, merokok dan berbicara selama pemutaran film
berlangsung..
Acara ini terselenggara berkat kerjasama
CCF Jakarta dengan KINEFORUM – Dewan Kesenian Jakarta
dan didukung oleh
www.rumahfilm.org – www.whatzup-online.com – Kompas URBANA
Informasi lebih lanjut, hubungi :
Astri Onengan – Hp. 0815 913 60 90
Pusat Kebudayaan Prancis di Jakarta
Jalan Salemba Raya no. 25
Jakarta Pusat 10440
Telepon (021) 390 77 16, 390 85 85
Fax (021) 390 85 86
Astri.onengan@ccfjakarta.or.id
www.ccfjakarta.or.id
_________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________
Stéphane Bouquet
Stéphane Bouquet adalah seseorang dengan multitalenta, ia seorang penulis buku dan puisi, penerjemah, penulis skenario, aktor, penari dan koreografer, serta wartawan. Sebagai penulis, sejak tahun 2001 setidaknya ia telah menghasilkan empat buah buku yaitu Un peuple, Champ Vallon, 2007; Le Mot Frère, Champ Vallon, 2007; Un Monde existe, Champ Vallon, 2002; Dans l’année de cet âge, Champ Vallon, 2001. Ia juga berpartisipasi dalam enam buku antologi puisi. Ia juga menerjemahkan beberapa buku puisi berbahasa Inggris ke dalam bahasa Prancis.
Hal yang paling menonjol dalam karirnya adalah dalam bidang sinema, Bouquet merambah beberapa aspek dalam dunia sinema seperti yang terlihat berikut ini :
2007, S.M. Eisenstein, ed. Cahiers du Cinéma
2006, salah satu penulis skenario untuk film Mon faible cœur disutradarai oleh Sébastien Lifshitz. Dalam tahap produksi.
2003, menerbitkan jurnal penelitian tentang Il Vangelo secondo Matteo karya Pasolini, Cahiers du cinéma.
2003/2, salah satu penulis skenario untuk film Wild Side disutradarai oleh Sébastien Lifshitz, produksi Maïa Films.
2001, salah satu penulis skenario sekaligus aktor untuk film La Traversée, film dokumenter karya Sébastien Lifshitz, produksi Lancelot Films, terpilih menjadi salah satu film nominasi dalam festival film Cannes.
2000, salah satu penulis skenario untuk film Le Pays du chien qui chante disutradarai oleh Yann Dedet, produksi Maïa Films dan jaringan ARTE (Pierre Chevalier).
salah satu penulis skenario untuk film Ni Eux, ni moi disutradarai oleh Roberto Garzelli, produksi Gloria Films dan jaringan ARTE (Pierre Chevalier).
1999, salah satu penulis skenario untuk film La Défaite du rouge-gorge disutradarai oleh Valérie Mréjen, produksi Capprici Films.
1998-99, salah satu penulis skenario untuk film Presque Rien disutradarai oleh Sébastien Lifshitz, produksi Lancelot Films.
1998, salah satu penulis skenario untuk film televisi Les Terres Froides disutradarai oleh Sébastien Lifshitz untuk seri « Gauche-Droite », produksi Agat Films dan jaringan ARTE (Pierre Chevalier).
1996, salah satu penulis skenario Les Corps ouverts disutradarai oleh Sébastien Lifshitz.
1995, salah satu penulis skenario film dokumenter Claire Denis, la vagabonde disutradarai oleh Sébastien Lifshitz.
1993, salah satu penulis skenario film pendek Il faut que je l’aime. (10 min, hitam putih, 35mm).
Dalam seni tari, ia berperan sebagai penulis skenario sekaligus penari pada tahun 2005 untuk karya frère&sœur karya Mathilde Monnier selaku ko-produser festival tari dan teater Avignon. Masih bersama Mathilde Monnier pada tahun 2004 menghasilkan sebuah karya duo berjudul Déroutes lectures. Pada tahun 2002, sebagai penari dalam Déroutes karya Mathilde Monnier pada festival musim gugur di Paris.
Sebagai wartawan, menjabat sebagai redaktur dalam Cahiers du Cinéma selama 8 tahun (1993-2001). Pada tahun 1998-2001 ia memegang bagian kritik sastra di sisipan sastra koran Libération dan juga di jurnal Ex aequo sejak tahun 1996 s.d 1999. Pada tahun 1999 – 2001 ia menjabat sebgai produser pada acara France-Culture dengan fokus tari.
Seluruh aktivitas itu ia lakoni dengan berbekal ijazah sarjana sosiologi dari Universitas Paris V René Descartes dan gelar master ekonomi kebudayaan dari Universitas Paris I Panthéon-Sorbonne






















{ 0 comments… add one now }