Advertisment

the postmark_foto

The Postmarks

Bulan Desember 2007, FFWD Records merilis debut album
The Postmarks, band indiepop asal Amerika Serikat.
Berikut ini adalah pressrelease yang diedarkan oleh FFWD Records.

Bagi The Postmarks, keluar dari lingkungan dekat mereka dan mulai menulis musik dan memainkannya untuk orang banyak adalah sebuah pengalaman baru. Mereka menulis, merekam, dan melakukan proses paska produksi mereka di sebuah lingkungan yang mereka gambarkan
sebagai Heartbreak Factory. Mereka membiarkan untuk membuka pintu rumah mereka selebar-lebarnya dan memberi ijin kepada dunia untuk masuk pertama kali. Tindakan itu membuka jalan baru bagi masing-masing anggota band ini setelah menjalankan serangkaian proses kreatif sampai ke proses patah hati yang dialami sepanjang pengerjaan rekaman ini. Ini merupakan sebuah petualangan yang membawa mereka ke garis depan pergerakan musik pop.

The Postmarks menulis debut album mereka dengan formula klasik dan memanfaatkan secara maksimal kualitas vokal Tim Yehezkely. Ia menulis lagu dengan pendekatan melankolia, patah hati, dan penemuan akan cahaya yang membawa semangat baru. Semua unsur ini berfusi untuk menciptakan sebuah suara yang dideskripsikan sebagai “A Suburban bedroom symphony suffused with post-teenage heartbreak and painstaking pointillism” oleh The New Times Broward/ Palm Beach.

Pada tahun 2005, musik The Postmarks menarik perhatian produser Andy Chase, yang juga merupakan salah satu personil Ivy dan Brookville, serta menjadi produser debut album fenonemal Tahiti 80. Brookville menurut rencana juga akan dirilis oleh FFWD Records. Andy
Chase bersedia mengerjakan debut album ini dan merilisnya di Unfiltered Music, label miliknya.
Setelah mendapatkan jalan untuk mengenalkan musik mereka kepada dunia, The Postmarks siap memainkan musik pop yang kental dengan seksi ritem dan string kotor dan penulisan lagu yang spesial. Single pertama, Goodbye, membuka rekaman ini dengan ucapan selamat tinggal yang anggun serta optimisme menyambut masa depan. Setiap lagu di rekaman ini adalah langkah maju untuk lebih mengerti panggilan cinta sebenarnya.

Dengan sentuhan French Pop dan aransemen orkestra yang sangat dipengaruhi oleh Brian Wilson, The Postmarks bahwa mereka bisa mengembalikan persepsi orang tentang musik bagus dan ukiran bagus tentang cerita keadilan dan kisah hidup.

The Postmarks adalah Christoper Moll, Jonathan Wilkins, dan Tim Yehezkely. Musik The Postmarks adalah kombinasi sempurna tentang rasa tidak bersalah dan perasaan bahwa musim semi sudah dekat dan bagian dari hidup baru sudah dimulai.

The_postmark_koversmall
Debut album The Postmarks, dirilis hanya dalam bentuk cd oleh FFWD Records. Versi yang diedarkan oleh FFWD Records akan memuat dua buah bonus track remix single Goodbye yang dikerjakan oleh Tahiti 80 dan James Iha, mantan personil The Smashing Pumpkins. (pelukislangit)

For further information, please contact:
FFWD Records
Jl. Dr. Setiabudi 56
Bandung 40141
T: 022-2032740
F: 022-2032740
M: 0818161901
E: felixdass@ffwdrecor ds.com
marine : poptrack9@hotmail. com, marinaz82@yahoo. com
M : 0818220164 / 022 91553271

Related posts

This website uses IntenseDebate comments, but they are not currently loaded because either your browser doesn't support JavaScript, or they didn't load fast enough.

Leave a Comment

Previous post:

Next post: