Advertisment

Hectic Hectic
Evil Inside Me
4.5

Sulit sekali menemukan sebuah rekaman produksi band Indonesia yang menurut saya nyaman didengarkan. Hal tersebut disebabkan oleh banyak hal dan satu hal paling terutama adalah ?Membosankan?. Rekaman tersebut menjadi membosankan karena tidak ada nya terobosan baru, lagu lagu yang tertebak, usaha untuk memirip miripkan diri dengan orang lain. Dan lain sebagai nya. Dan 50% dari rekaman Hectic band anak muda asal Malang berada dalam kategori ?membosankan? tersebut. Mengapa?

Muse dan Radiohead.

Mengapa pula mereka memiliki keinginan untuk memiripkan lagu dan gaya bernyanyi dengan ?siapa nama vokalis Muse? itu? Dan part part gitar ala ?siapa nama gitaris Radiohead ? itu?

Enam track yang tersedia disini, tidak akan memuaskan para pecinta musik, dan jelas tidak akan menjadi heavy rotation di tape deck siapapun termasuk para kolektor discography nya Thom Yorke. Semua itu disebabkan oleh factor Wannabe.

Menurut saya, drummer dan bassist perlu memainkan beat beat yang lebih variatif lagi. Yes yes yes, yang telah terekam sudah cukup variatif, tetapi para pencinta berat progresi Radiohead tidak akan puas sampai disitu saja. Gitaris memerlukan eksplorasi lebih dalam lagi dalam hal sound yang lebih berkarakter.karena noise noise yang diciptakan sudah terlalu pasaran. Vokalis tampaknya memerlukan pengenalan jati diri. Bahwa kamu bukanlah Thom ataupun Matt. Dan peningkatan kepercayaan diri untuk menggunakan karakter vocal yang lebih sesuai. Daripada maksain suara gaya males begitu malah jadi kaya anak kecil merengek rengek.

Coba kita sebut Silverchair, Creed, Green Apple Quickstep dan Pearl Jam. Tiga nama pertama disebut sebut sebagai pengekor kesuksesan Eddie dkk. Tetapi hasilnya Silverchair akhirnya menemukan karakternya sendiri dan bisa berkembang, Creed bubar setelah berhasil menjual beberapa juta albumnya yang butut itu, Green Apple Quickstep dilupakan orang orang walaupupn memiliki beberapa rilisan (bahkan banyak yang mungkin gat au siapa mereka).

Sekarang Hectic tinggal memilih saja ingin menjadi siapa. Kalo ingin kaya Creed yang bisa laku namun butut, tinggal bikin lirik cinta dan beberapa lagu kepedulian sosial, latihan fitness sambil nyanyi (semacam angkat barbell sambil bersenandung). Dan beli instrument instrument yang agak mahal buat gaya, dan cari personel anak pejabat yang suka menggunakan nama besar dan kekuasaan orang tuanya.

Kalo ingin kaya Green Apple Quickstep, band ga bagus, dan langsung dilupakan orang walaupun punya beberapa album. Tetaplah seperti sekarang. Jika ingin seperti Silverchair yang akhirnya memiliki karakter sendiri. Bakar koleksi Radiohead dan Muse kamu, dan mulailah dengerin Pink Floyd, Robert Johnson dan disaat santai bersemedi lah menggunakan lagu lagu Jeff Beck.

Sebuah kebahagian bahwa masih ada 50% dari mereka tidak berada dalam lobang neraka kebosanan. Yaitu harapan untuk menyaksikan penampilan live mereka. Yang tampaknya lebih energik dan menarik dari sekedar mendengarkan album ini.

CP: here_hectic@yahoo.com / 0815 55625 030

Eric Wiryanata

Related posts

This website uses IntenseDebate comments, but they are not currently loaded because either your browser doesn't support JavaScript, or they didn't load fast enough.

{ 16 comments… read them below or add one }

bamby June 12, 2006 at 6:21 pm

wannabe tuh jadi keren.. klo orang2 gak tau.. wannabe syapa..hehehee
everybody’s wannabe actually imho..

Reply

virther_est June 18, 2006 at 5:48 pm

sejak filsafat Yunani klasik pun Plato sudah tak mempercayai adanya keaslian. Semua yang fana adalah tiruan, jiplakan dari cetakan (atau ?pola-pola?) yang ada di jagat dewata.
Maka sebenarnya bukan asli atau tak asli yang jadi persoalan, tapi adakah makna baru yang tercipta dari situ? Maka gagasan tentang subversi menjadi penting di sini?

Reply

chelsea July 11, 2006 at 12:05 pm

kayaknya hectic ga sejelek yg di tulis
2 kali gue liat hectic maen di jogya keren dan ga ada masalah
lagunya juga bagus
gue rasa mereka bukan band wannabe.mau tau band yg wannabe

lain , zeke and the popo = radiohead
everybodyloveirine = portishead
balad of the cliche = king of convenience
the adam = the weezer

Reply

metal rookie July 12, 2006 at 10:50 am

udah jiplak aja…
trus bikin kover yang baguss…
Kan jadi album indi

trus promosi yang gede2 an…

yang penting terkenal…
kan ben indi tuh Keren :P

he he he…

Reply

hitam July 18, 2006 at 10:22 pm

buat chelsea jangan mbanding-mbandingin ma band lain…
kl mo buat statement kontra cari bahan yang lebih bagus dan bermutu… udah itu aja…buat band ato review nya aku ga peduli,….

Reply

dony keceng July 22, 2006 at 12:18 am

buat hectic…..majjjjjjuuuuu terussssssssssss………
hajarrrrrr bossssss !!!

Reply

aga pop killers August 7, 2006 at 1:57 am

hectic lumayan,,not bad,,
tapi kurang keras dan sakit,,
seperti erangan tanpa makna,,
tapi lumayan not bad,,
go go go,,,
HECTIC jgn prnah menyerah di arena pertandingan!!!

Reply

Sky13 September 15, 2006 at 8:28 pm

Kalo menurutku engga ada salahnya kalo aliran musik mereka mirip dengan apa aja yg kalian mau sebutin. Bukan berarti mereka itu plagiator. Engga ada batasan2 dalam SENI (kalo kalian ngerti apa artinya ‘SENI’ sih), selama mereka ngga ngerubah lagu org lain buat lagu mereka sendiri. UNIQUE, itu yg ada dalam otakku saat mendengarkan lagu-lagu mereka.
Tergantung pada telinga2 yg mendengarkan, pasti ada yg pro & ada yg kontra. Kita kenal musik juga dari para pendahulu kita, bukan kita yg menciptakan musik. Kita hanya sebagai generasi penerus, we have the right to do what ever we want to do. Kalo engga ada kebebasan dalam SENI, darimana lagi kita bisa mendapatkan kebebasan itu? Semua yg nampak di mata hanya tipuan belaka, contohnya pemerintah yg penuh dengan aturan2 yg ngga ada artinya. Yg hanya menuntut, tanpa memikirkan apa yg bisa mereka beri ke kita.
Jadi jangan tertumpu pada aturan2, Seni adalah kebebasan untuk mengekspresikan diri!
Goodluck buat para pemusik yg selalu di usik oleh org2 berisik! Don’t give up the fight!

~@sky13

Reply

aku cinta analog September 25, 2006 at 1:28 pm

semua review diatas sangat2 benar,mengingat hectic bukan band bandung.
maju terus lainnya…
kita sudah sangat terpuruk

Reply

super September 27, 2006 at 9:55 am

kayanya…. kalian mesti coba bikin2 lagu dulu…
sebelum menghina karya orang….
dan coba liat seberapa besar pengaruh dari apa
yang kalian suka dan masuk ke kuping kalian….
gak gampang cak…………….
yang namanya orisinil pun gak sekali jadi….
silverchair juga dulu nirvana banget…. tapi sekarang.. WUIHHHHHH…..but life is free….. mu menghina ato memuji, berlebihan ato biasa aja… it’s free… bebas
sebebas2nya…. semua band indi di indonesia juga ga ada
yang orisinil….. satupun!!!!.ga masalah… yang penting rame dulu…. mudah2an nanti ada yang punya karya orisinil….
AMIN AMIN

Reply

jin morr October 4, 2006 at 3:24 am

go go go hector gooooooooooo………..
band favorit gue di malang………
bunuh mereka dengan TM wow…………
ciptakan delusi kalian………..
liarkan panggung dengan evil inside us……….
temukan kerisauan jiwa dalam ‘unconciousness”……….
wujudkan diri dalam gambutrol, sanax and alcohol……….

Reply

voltron October 4, 2006 at 3:45 am

buat eric,alangkah baiknya apabila musiknya bisa didenger ama yg laennya/download. setidaknya yg blum tau musicnya hectic bisa dengerin, dan mereka bisa memberi statement sendiri. bukan dari kuping individu mu saja(busuk)…..thanks

buat hectic no comment karena ga tau musiknya………..

Reply

Ryan Koesuma October 4, 2006 at 5:26 pm

Bwahahaha, untuk jin morr dan voltron, kita tau anda orang yang sama, keliatan dari ipnya.
Yang satu bilangnya band favorit, yang satu bilangnya bilangnya gak tau musiknya, padahal orangnya sama, gimana sih ente?

Reply

mr jalang November 22, 2006 at 2:53 am

aneh ya … review hectic bener sih cukup objektif … tapi kok gak berani sih objektif ke yang laen ?
zatpp sama lain juga radiohead
sajama cut malahan kayak basejam
the adams juga weezerian
the milo tuh cocteau twins gagal
goddnight electric juga depeche mode banget
heran deh kok gak berani sih ngomong kayak gitu ke band band yang barusan gue sebutin diatas, atau jangan jangan bung eric nih dibayar untuk tutup mulut soal itu yah ? atau ngejilat ke band band dengan personil bernama nama besar diatas itu yah ?
entahlah semua jawaban adalah kejujuran anda sendiri yang itu tergantung kepada keberanian anda sendiri, atau web ini ternyata gak cukup mewakili musik independen indonesia seperti juga kompilasi noise rock indonesia buatan anda yang sangat membosankan itu.

nb : kalo comment ini dihapus berarti anda tidak cukup jujur kepada diri anda, dan semakin membenarkan omongan saya … hahahaha …

Reply

hitam October 5, 2009 at 10:23 am

buat chelsea jangan mbanding-mbandingin ma band lain…
kl mo buat statement kontra cari bahan yang lebih bagus dan bermutu… udah itu aja…buat band ato review nya aku ga peduli,….

Reply

Denny April 7, 2010 at 4:23 am

hectic lumayan,,not bad,,

tapi kurang keras dan sakit,,

seperti erangan tanpa makna,,

tapi lumayan not bad,,

go go go,,,

HECTIC jgn prnah menyerah di arena pertandingan!!!

Reply

Leave a Comment

Previous post:

Next post: