Saya ingin gitar saya bisa menjerit seperti nenek-nenek yang histeris karena kucingnya mati semua.



Ini keinginan saya selama ini yang tak pernah padam. Saya yakin itu juga adalah keinginan semua gitaris blues. Mungkin tidak semua gitaris blues setuju dengan bagian ‘nenek-nenek’ itu, tapi ya itulah esensi blues.

Menjerit, melengking melolong. Dan semua itu dihadirkan dalam berbagai emosi. Sedih, bahagia gembira hingga marah.
 
Sekarang saya lagi belajar untuk memainkan blues lagi, dengan hati dan emosi. Mencoba untuk bermain lebih kalem dan tenang tapi terdengar ‘hangat’.

Semua itu gara-gara main ke rumah Rama Satria, terus jadi mendengarkan SRV lagi, dapet DVD live John Mayer's Where The Light Is yang amit-amit a’ujubile Gusti Allah keren bang-gets (thx to Mezjal :)

Jadi sekarang lagi mencoba menggali sisi blues tenang tapi hangat itu.


Wish me luck? :)


Read Full Post..

Welcome to Planet Deathrockstar!

Comet Deathrockstar is a blog aggregation site for Indonesia's most awesome people behind the music scene, serving readers with tons of updates fresh from them.