“Memang biasanya orang yang punya prinsip itu jalan hidupnya susah, Pak.â€
Kalimat itu masih terngiang-ngiang di kuping saya saat menuliskan tulisan ini. Kalimat itu meluncur deras dari seorang pengemudi taksi Blue Bird berinisial RS yang baru saja saya tumpangi sejaman yang lalu. Saya baru saja pulang dari rumah Cibinong. Karena sudah terlalu malam dan supir di rumah sudah kadung minta ijin hari ini, jadi saya harus pulang pergi menggunakan taksi. Ya, taksi yang sangat mahal sekarang ini.
Untung ongkosnya ditanggung sang ayah. Kalau tidak, mana mungkin saya mau naik taksi Blue Bird. Mahal.
Uniknya, saya selalu punya hormat yang besar saya supir taksi. Saya selalu ingin tahu banyak tentang kehidupan mereka dan setorannya. Atau komisi dan target yang ada di sistem taksi Blue Bird. Rasanya seru sekali tahu seluk beluk penghasilan supir taksi.
Pekerjaan supir taksi itu keras sekali. Harus menyetir di kota yang kepadatan lalu lintasnya padat sekali model Jakarta,... Read Full Post..





