Ini arsip dari pekerjaan saya sebelumnya. Di sana, ada rubrik afterhours. Isinya hal-hal ringan. Saya sering memaksakan diri untuk memasukan wawancara dengan band. Karena jatahnya hanya satu halaman, ya cuma bisa ditulis segini. Ada versi yang lebih panjangnya, tapi tidak tahu di mana. ini versi siap cetak. Beberapa waktu ke depan, saya akan posting arsip-arsip wawancara saya untuk afterhours.
R.N.R.M: “Nggak Seru Kalau Main di Klub Terus.â€
Rilis album kedua, tur Eropa, R.N.R.M coba masuk ke komunitas band. Soleh Solihun mendengarkan cerita mereka.
Bagaimana ceritanya bisa tur Eropa?
Hendra: Ade Habibie, teman lama kami rilis album pertama kami di sana. Akhirnya, kami bisa ke sana, hampir sebulan. Dibantu juga sama Perkumpulan Pelajar Indonesia di Belanda. Crowd di sana open minded. Kalau di sini, susah banget joged sama musik kami. Musik kayak kami mungkin nggak aneh di sana. Cuma anehnya orang Indonesia bisa maenin musik kayak gini.
Kenapa penonton di Indone... Read Full Post..





