Selamat Tinggal, AACC: Sebuah Memori
Tadi malam, lewat tengah malam, dua pesan singkat mampir ke telepon seluler saya. Saya sedang bersenang-senang bersama sejumlah teman lama. Jadi sudah pasti telepon bukan menjadi prioritas utama kala itu.
Pesan pertama datang dari Adib Hidayat, seorang teman yang tinggal di dekat rumah saya di Depok. Ia mengirim pesan pukul 00.16. Begini bunyinya, “9 orang mati di konser Beside di AAC Bandung?”
Orang kedua adalah Soleh Solihun, seorang teman juga yang biasanya tinggal di Jakarta namun belakangan ini sedang terlihat wara-wiri di Bandung. Entah malam tadi ia berada di mana. Ia mengirim pesan sekitar satu setengah jam kemudian, pukul 01.36. Bunyinya, “Emang ada kerusuhan di AACC ya?”
Saya membalas dua pesan itu sekitar sepuluh menit kemudian, pukul 01.45. Bunyi balasan saya ke Adib seperti ini, “Waduh. Nggak tau gue, Dib. Gue lagi di Jakarta. Wah, kacau juga ya.” Sementara, balasan saya ke Soleh seperti ini, “Adib jug... Read Full Post..





