Akhirnya, Kamar Itu Tampak Jauh Lebih Baik
Ada satu hal buruk dari hidup saya beberapa bulan ke belakang. Saya sudah hidup dalam sebuah rumah yang tidak baik secara kualitas. Kamar saya sangat berantakan. Tidak layak disebut kamar, bahkan.
Niat untuk membereskan kamar itu sebenarnya sudah datang sejak beberapa bulan yang lalu pula. Tapi, dengan berbagai alasan, tidak pernah sempat dilakukan. Alasan yang paling di depan adalah malas dan selalu punya urusan di Jakarta.
Kira-kira satu minggu yang lalu, saya sedang berbincang dengan Dede Suheri, seorang kolega di kantor. Ternyata dia menawarkan diri untuk membantu saya membereskan kamar saya. Tawaran yang tidak boleh ditolak. Setelah beberapa kali tertunda karena alasan sibuknya pekerjaan, maka malam tadi kami melakukan pekerjaan itu, membereskan kamar saya.
Persoalan yang paling mendasar adalah barang saya sangat banyak. Itu sedikit berhubungan dengan kebiasaan saya mengumpulkan partikel masa lalu hidup ... Read Full Post..





