L.A. Light Indiefest
Compilation ALbum vol.02
FFWD Records
7
Sebuah album kompilasi dari hasil rangkaian acara berbudget superbesar untuk mendukung scene ‘indie’ di Indonesia. Dirangkum dari ratusan demo dan serentetan panjang audisi, sehingga akhirnya didapatkan 10 band yang dapat disebut juara nya.
Seperti halnya kompilasi-kompilasi band-band baru lainnya, kecil kemungkinannya semua track akan memuaskan. Tetapi disisi lain, kompilasi semacam ini sangat menarik karena bisa jadi dari sinilah band-band besar dimasa mendatang berasal. Dan tentu saja itulah harapan dari diadakannya festival ini, untuk terus mengembangkan scene musik Indonesia supaya tidak melulu didikte oleh selera mainstream.
Dari semua track menurut saya yang paling menonjol disini adalah Scared of Bums karena membawakan Heavy Metal tanpa basa-basi yang terfusikan dengan punk rock, Seperti mendengarkan Helloween atau Megadeth bertemu Bad Religion. Well, pasti banyak yang tidak setuju dengan saya, tentang betapa ‘catchy’ nya mereka. tetapi kamu perlu memikirkan bahwa untuk menonjol tidak perlu menjadi “bagus” menurut selera pasar. Be yourself aja men.
Beberapa dari mereka cukup besar kemungkinannya menembus selera mainstream juga, seperti misalnya Wind Cries Mary yang bisa mengisi kekosongan figur rock n roll muda sejak Flowers tidak tampil di televisi lagi, dan Slank sudah terlalu senior.
Begitu juga dengan The Morning After yang musiknya tidak berada jauh dari genre Adult Alternatif seperti Goo Goo Dolls,Foo Fighter dkk, Bukan hal yang absurd jika mereka ternyata akan menghias layar televisi anda di masa mendatang.
Dan saya rasa juga, jika J-Rock bisa meraih pangsa pasar yang cukup besar, maka saya yakin Lipgloss pun bisa, jika mereka cukup rajin tentu saja.
Beberapa yang lain mungkin akan menjadi para pahlawan di scene Indie berikutnya seperti Monkey To Millionaire, Cigarettes Nation, Air Hostess for Vacation, Cascade dan Tunas Bangsa Simphony mereka memiliki karakter yang cukup kuat asal terus berlatih dan menemukan produser yang tepat.
Diluar dari logo sponsor dan segala macam perdebatan dibalik festival ini, saya tetap menemukan bahwa kompilasi ini benar-benar menarik, dan perlu dijadikan dokumentasi. Dan berharap bisa terus berlansung, sampai para pemilik modal di scene indie yang sekarang masih sibuk jualan baju tergerak hatinya.
Saya belum menyebut Heinrich Maneuver, karena saya terus terang heran mengapa imitasi gagal Paul Banks ini bisa masuk kekompilasi ini, seharusnya mereka bisa lebih original dan subtle, atau sekalian menjadi band kover version Interpol. Dan untuk The Nylon maaf, no comment, karena cuma bonus track.
Latest Comments
RSSadelbodel, ucup, seorang rokstar, b49us, BANGKE_HIRUP, wishnoize, beautiful people, 48Necroz, Princessa, djeval [...]
ricassijeniusdungu, Eric Wiryanata, artkelso, acitopepito, stan, stan, ricassijeniusdungu, riandy depok, berli, berli [...]
ucup, ucup, ucup, dwinoize.rockstar, w@rl0ck, idham, fatkillers, megalomasarief, Qie, Dwee [...]
obeth
ildafluz
davey