Category Archives: Reviews

Local Album/EP/LP/Single/Compilation Reviews

ANTEMASQUE

ANTEMASQUE: Eksplorasi Anyar Duo Latin Gila Mars Volta

Dualitas atas permainan riff-riff gitar Omar Rodriguez-Lopez dan karakter vokal ‘alien’ Cedric Bixler-Zavala kembali menyuguhkan kerumitan komposisi musik yang mereka ciptakan. Namun, kali ini mereka hadir bukan dengan Mars Volta ataupun At The Drive-in, melainkan ANTEMASQUE! Jangan ditanyakan maksud dari penggunaan istilah itu dalam project terbaru duo latin gila ini. Karena sampai saat ini belum ada penjelasan dari pihak mereka, namun pemilihan nama project mereka ini memang liar sekaligus berani meskipun cukup kontroversial bagi orang-orang yang *********sial karena terlalu ‘taat’.

ANTEMASQUE COVER

ANTEMASQUE juga melibatkan beberapa pengisi instrument lainnya yang taraf kegilaannya sama dengan dua penggagasnya, seperti Dave Elitch yang sebelumnya memang telah lama berkolaborasi mengisi ketukan-ketukan drum janggal di Mars Volta, serta satu lagi manusia gila yang mengisi komposisi bass di beberapa track awal ANTEMASQUE, Flea (RHCP).

Secara resminya self-titled album ANTEMASQUE ini nantinya akan dirilis pada 1 Juli 2014, namun bagi para fans nya, saat ini 4 single mereka sudah bisa didengarkan dalam format digital melalui akun premium bandcamp label Nadiesound. Empat single diantaranya adalah 4AM, Hanging’ In The Lurch, People Forget, dan baru-baru ini mereka share melalui akun bandcamp label Nadiesound pada hari ini (15/4/2014) sebagai bonus track self-titled album ANTEMASQUE berjudul, Drown All Your Witches. Menariknya, pada bonus track ini, Omar dan Cedric tidak lagi menawarkan bentuk komposisi rumit, melainkan mereka menyuguhkan sebuah format komposisi akustik sederhana dan easy listening. Bonus track ini mungkin menjadi sebuah transisi yang ‘dingin’ sebelum kejutan yang muncul saat album ANTEMASQUE dirilis secara resmi pada awal Juli 2014 mendatang.

Omar Rodriguez-Lopez dan Cedric Bixler-Zavala juga membagikan kegilaan mereka melalui video berikut:

pandai-besi-06-monik-abigail

Sound of Saturday feat: Pandai Besi & Tigapagi

Menyenangkan juga menyaksikan dua band yang bisa dibilang asoi dimalam Minggu tadi. Tigapagi datang dari Bandung membawa sederet bagian alat musik gesek dan gitar, lalu ada Pandai Besi yang memberanikan diri tampil tanpa Cholil yang sedang menimba ilmu di New York.

Tigapagi menunjukan perkembangan yang cukup berarti, terasa dari cara bernyanyi Sigit yang lebih solid. Hanya saja mungkin karena tidak sempat mengaransemen setlist malam itu, instrument-instrument yang ada kurang tertata dengan baik. Bukan karena mainnya jelek, tetapi karena semua instrument seperti berebut untuk selalu berbunyi. Hanya itu saya rasa yang membuat penampilan mereka jadi kurang gigit.

Namun sedikit banyak terbayar dengan duet mereka dengan Ade Paloh, Lalu duet dengan Paramita Sarasvati (Nadafiksi) memberi tendangan untuk beberapa bapak-bapak yang tampak tertidur. Suaranya bagus soalnya.

Oiya cover version NYC nya Interpol keren juga. Sayang saya tidak merekamnya, karena mereka bisa memberi karakter baru ke lagu tersebut.

Pandai Besi yang kali ini vokal utamanya dipegang oleh Monica Hapsari, berhasil menjawab keraguan banyak orang mengenai absennya Cholil. Lagu pembuka “Hujan Jangan Marah” semua keraguan mengenai absennya Cholil lansung terjawab dan hampir semua orang kagum dengan karakter suara dan kemampuan bernyanyi Monica Hapsari.

Lalu dilanjutkan dengan Melankolia, Insomnia, sebuah cover dari The Mamas and The Papas, kemudian favorit saya Desember untuk kemudian ditutup dengan Menjadi Indonesia. Setlist yang pas tidak kependekan dan tidak kepanjangan, saya pulang dengan hati bahagia karena musik Indonesia masih aman secara kualitas. :)


Ade Paloh lagi ngetes trompet

Ade Paloh lagi ngetes trompet

ade-paloh-hasief-deny-sakrie

at-america-01

tigapagi-01-band

tigapagi-02-band

tigapagi-03-sigit

tigapagi-04-sigit

tigapagi-05-feat-ade-paloh

pandai-besi-01-cholil-skype

pandai-besi-03-monik-

pandai-besi-05-atamerica

pandai-besi-06-monik-abigail

Penampilan asoi dari Pandai Besi

Penampilan asoi dari Pandai Besi

Monica Hapsari dan Abigail

Monica Hapsari dan Abigail

Paman Asra

Paman Asra

Danila. Lafa dan kawan

Danila. Lafa dan kawan

Cakhend dan kawan

Cakhend dan kawan

Tigapagi dan tim manajemen

Tigapagi dan tim manajemen

"Sini peluk dulu dong" - asra

“Sini peluk dulu dong” – asra

zealspeak

ZEALSPEAKS: Suguhan “Post-Rock” Peneman Minum Bir

Band alternatif dengan vokal berkarakter mengeluh ini mengaku beraliran post-rock, dan cocok untuk menemani minum bir. Kalau saya pribadi sih berkata akan lebih baik jika minum bir tidak sambil mendengarkan lagu-lagu mereka. Karena kemampuan mereka membentuk suasana yang depresi dan suasana kelam itu membuat beban hidup akan menjadi lebih berat, jika dikombinasikan dengan efek bir dan alkohol bisa membuat kita ingin bunuh diri.

Continue reading