Witherspoon
Scapes and Sound
7.9
Witherspoon - Tingles and Everything (10.8 MiB, 64 hits)
This is a brilliant release by Malaysian indie-shogaze-post-rock band, you’ll listen to guitar layers and soundscapes that inspired by MBV’s, you’ll found emotional and aggresives distortion like My Vitriol and subtle hook that coming from Slint or Mogwai. And surely sure it wouldn’t bring you summer sunshine, but an imploding depression.
These guys are great – by saying greats here, it doesn’t mean that I would switch my CD player from My Vitriol to Witherspoon, they play on a significantly different league – but by far as I concern, they could be considered as good if you take South East Asian band in the same genre.
As long as they keep in progress and polished their talents, I think Witherspoon can be a real great band with strong characters.
myspace.com/woundedwitherspoon
Killed By Butterfly
Sanity / Insanity
7.9
Killed by Butterfly - Pictures of My Nightmare (6.9 MiB, 98 hits)
www.myspace.com/killed
Seperti kebanyakan band metal di Indonesia, Killed by Butterfly pun menyiksa tenggorokan dengan ‘growl’ menyiksa tenggorokan, yang jika tidak dilakukan dengan benar bisa menyebabkan putusnya pita suara mereka. Tidak lupa tentu saja sound metal modern a’la In Flames, dan teman-temannya dari Skandinavia sana.
Karena rumus-rumus yang digunakan cenderung sama dengan band-band metal lainnya, hal ini menyebabkan sound mereka cenderung tidak stand-out, dan karakternya tidak mudah dibedakan (kecuali tentu saja oleh mereka sendiri atau fans-fansnya).
Tetapi saya rasa kebanyakan fans metal di Indonesia tidak terlalu mempermasalahkan hal itu, selama suara yang dihasilkan ngga jelek, bisa digunakan headbang, dan bermain air guitar, mereka sudah cukup puas.
Prisa
s/t
Aquarius Musikindo
1.2
Sebelumnya ia dikenal sebagai gitaris cantik disebuah band metal, lalu menjadi perbincangan disebuah forum gitaris, kemudian ia berada disebuah band metal yang semua anggotanya adalah perempuan. Di sebuah feature sebesar satu halaman penuh di harian nasional terbesar pun masih disebutkan kecintaannya terhadap musik metal.
Baru-baru ini ia merilis sebuah album solo berkover wajah cantik, menggunakan kaus Lamb of God, sambil memegang neck gitar, melihatnya saya masih ada sedikit optimisme mungkin akan mendengar beberapa part lick guitar a’la heavy metal.
Continue reading ’s/t - Prisa’
Everybody Loves Irene
On Second Thought, I Might Wanna Change Some Things
Demajors Independent Music Indonesia
7.1
Everybody Loves Irene - Rindu (unknown, 628 hits)
Ini adalah album kedua dari Everybody Loves Irene (ELI), mereka dikenal karena gerilya-nya mempublikasikan sebuah band trip-hop-pop-indonesia nya ini di berbagai media dan berbagai cara, experiment yang cukup berani, hal tersebut telah membuat mereka menjadi salah satu band Indonesia di Myspace yang paling banyak diakses, dan menjadi band ungulan di Channel [V] Amp.
Masih Portishead-esque, tetapi rasanya mereka sudah lebih mengetahui bentuk dan arah musik ELI sendiri dibandingkan album pertama, walaupun masih ‘berusaha’ menjadi gloomy. Yang menyebabkan mereka masih menjadi Portishead KW-3, rasanya sayang juga.
Continue reading ‘On Second Thought, I Might … - Everybody Loves Irene’
Amazing in Bed
s/t
Huria! Records
4.5
Amazing In Bed - Huru Hara (unknown, 253 hits)
www.myspace.com/amazinginbed
Mereka memang Amazing in Bed, but do they amazing in music? Tentu saja amazing, hanya saja mereka berusaha terlalu keras untuk mendefinisikan betapa rock n’ roll dan memberontaknya mereka, dimulai dengan lirik-lirik yang berusaha keras menunjukkan betapa jatuh cintanya ia dengan punk rock star yang ditemui di ‘indie club’ yang lebih baik mengatakan ‘oi, oi, oi’ daripada “i love you”. Yang malah tidak membuatnya menjadi lebih “punk rock” malah seperti drama queen yang melihat “punk rock star” sebagai selebriti bertato dan macho mengendarai chopper.
Continue reading ’s/t - Amazing in Bed’
The Morning After
Another Day Like Today
Lil’ Fish Records 2008
6.9
The Morning After - Dengar dan Diam (unknown, 291 hits)
Sebuah album yang dengan definitif menyatakan batas tegas antara “buruk” dan “baik”. Album ini adalah garis batas tengah nya, semua yang lebih baik dari mereka akan berada di kategori bagus, dan yang lebih jelek dari mereka ada di kategori buruk. Album ini adalah rilisan penentu standarisasi kualitas rilisan ditahun 2008, karena mereka hampir tepat berada di garis tengah. Continue reading ‘Another Day Like Today - The Morning After’

Acara di Jogja seru juga kemarin, semua semi-finalis tampil maksimal dan mendapatkan applause baik dari sekitar 3000 an penonton yang berada di lokasi JEC.
Heinrich Maneuver si Interpol imitator pun menunjukkan bahwa mereka sudah berhasil menarik hati sebagian penonton yang hafal lirik mereka, begitu juga Tunas Bangsa Symphony.
Pure Saturday seperti biasa memberikan penampilan yang bagus, begitu juga Minerva yang dikota ini berkolaborasi dengan Mocca dan Seringai. Applause untuk kolaborasi yang sangat mantap pada lagu “Mengadili Persepsi”
Continue reading ‘Final Regional Jogja L.A.Light Indiefest 2008′
The Wispy Hummers
You Go First e.p.
7.1
The Wispy Hummers - Winter Mirror (2.7 MiB, 299 hits)
Saya menikmati setiap lagu di e.p. ini walaupun hanya direkam dengan kualitas yang super-duper lo-fi, gitar akustik dan bunyi drum yang ditulis menggunakan software.
Cara Joan bernyanyi, mungkin dapat dianalogikan sebagai Connor Oberst versi perempuan muda, walaupun tidak se-emosional Oberst. Bahasa inggris nya sangat baik, semua lirik dinyanyikan dengan logat yang lucu namun berisikan hal-hal yang dalam, tentang pertanyaan mengenai kepercayaan, hubungan antar manusia, dan beberapa hal standar tema-tema pencarian jati diri perempuan muda belasan tahun menjelang umur kepala dua.
Continue reading ‘You Go First - The Wispy Hummers’

Beberapa foto dari Final Regional Bandung L.A. Light Indiefest di Sabuga, Senin 18 Agustus kemarin.
Continue reading ‘Final Regional Bandung L.A. Light Indiefest’
s/tTeenage Death Star
Longway To Nowhere
FFCuts/FFWD Records
8.4
Teenage Death Star - I Kiss Your Sister In The Kitchen (unknown, 466 hits)
Remaja berusia 30-an keatas yang dengan kesadaran tinggi bahwa mereka tidak pandai bermain alat musik, membuat musik yang sangat kasar, berisik, bising namun tetap bisa dianggap cool.
translation :
Thirty something teenagers with full consciousness that they don’t have good skills to play musical instruments, made super-raw, full of noise and very loud music but still considered as cool.

Beberapa foto yang diambil saat Burgerkill, Seringai dan Quartet Minerva berkolaborasi di Final Regional L.A. Light Indiefest 2008 di Surabaya pada 15 Agustus kemarin.
Continue reading ‘L.A. Light Indiefest final regional Surabaya’
Pandji
Provocative Proactive
Rizky Records
7.9
Pandji-Bajak_Lagu_Ini.mp3 (unknown, 148 hits)
Single-single band rap yang muncul di televisi tidak banyak yang mengutarakan pesan-pesan yang mendalam, paling hanya berupa pesta, maen basket, borju, chating, atau tentang ibu yang arisan.
Maka itu Pandji menjadi cukup stand-out dengan pemikiran-pemikiran yang dituangkan kedalam rima-rima dialbum ini. Musiknya rada-rada generik, tetapi apa yang dimuntahkan dari mulutnya lah yang menarik. Bersama-sama dengan Gamila (istri tercinta nya), Stenny (partner siaran), Tompi, Angga (Maliq n d’essential), sebagian besar diproduseri oleh orang-orang dari Soulbrothaz.
Continue reading ‘Provocative Proactive - Pandji’
Alone At Last
Jiwa
Absolute Records 2008
6.1
Alone At Last - Muak Untuk Memuja (unknown, 284 hits)
Dengan teriakan menyayat hati, berbahasa Inggris secukupnya, lirik-lirik puitis mendamba indahnya cinta. plus riff-riff gitar yang dipopulerkan oleh band-band post-hardcore, saya menyatakan kagum pada kekonsistenan band ini. Walaupun dicela diberbagai kesempatan karena ‘emo’, untungnya mereka lebih memihak pada para fans-fans mereka yang masih menginginkan anthem-anthem patah hati yang bukan berasal dari selera ‘mainstream’.
Continue reading ‘Jiwa - Alone At Last’

Rada telat postingnya, karena beberapa alasan yang tidak penting. :)
tapi ini beberapa foto dari konser Fariz RM kemarin di Rolling Stone live venue, jika kamu tumbuh besar sebagai penggemar Fariz RM saya jamin kamu akan menyukai sederatan nostalgia yang diambil dari hits belasan album oleh Fariz RM, tetapi saya rasa sebagian besar dari kamu pun akan mengenal lagu Sakura atau Barcelona yang memang sangat terkenal itu.
Acara berlansung seperti pertunjukkan tembang kenangan, dimana band nya Fariz RM bermain sangat rapih, terlalu rapih kadang. Bahkan sampai disaat kolaborasi dengan Sherina Munaf, White Shoes and The Couples Company dan Koil, mereka masih terasa bermain begitu hati-hati.
Walaupun ada cacat dalam sound, seperti misalnya mic vokal yang suka tiba-tiba mati. Namun acara malam ini dapat dikatakan sukses.
Continue reading ‘Fariz RM Anthology’
Peewee Gaskin
The Stories from Our Highschool Year
Knurd Records
6.5
Peewee Gaskins - You Throw The Party We Get The Girls (unknown, 254 hits)
Generasi terkini dan paling trendy dari genre pop-punk di Jakarta, mereka menjadi idola baru di moshpit yang saat mereka bermain jadi dipenuhi oleh gadis-gadis remaja ber-eyeliner, berpakaian hitam-hitam dan memiliki account myspace, dan mungkin hmm deviantart.
Peewee Gaskins memang layak menjadi idola anak muda saat ini, selain mereka aktif didunia maya. Musik pop-punk yang mereka mainkan (walaupun lagunya standar-standar aja) cukup rapih, dan bisa jadi pelipur lara yang tepat bagi remaja yang mengidolakan New Found Glory, No Use For A Name, MxpX atau mungkin Rufio dan sederet lagi nama-nama band yang berada di kompilasi Punk’s Tribute to Pop.
Continue reading ‘The Stories from Our Highschool Year - Peewee Gaskin’
Latest Comments
RSSani
dendjaya
dendjaya
dendjaya, Eric Wiryanata, tian
el scorcho
Si_Bego, bla.bla.bla, Riorio, BAstardosfromBarbados, White Shoes & The Couples Co, Nn.Sari, aseNc, bla.bla.bla, oomleo, Nn. Sari [...]