Archive | Featured RSS feed for this section

Frau – Tarian Sari (stream)

Beberapa waktu lalu kita mengumumkan kembalinya Frau untuk bermusik, dan saat ini (jika kamu membuka tautan ini pada tanggal 19 Juni 2013 pukul 17.00 WIB) single pertamanya serentak diputar dibeberapa radio online seperti @RurushopRadio @radiosoekamti @KANALTIGAPULUH @hujanradio @demajorsradio, sementara di radio biasa sudah mengudara dari Min… Read the rest

Leave a comment Continue Reading →

The Cassolette – Return To Sender

The Cassolette adalah band indie-pop asal pantai Barat Daya Florida yang baru saja merilis 7″ beberapa hari lalu. Musik-musik berdistorsi kasar yang dimainkan dengan sensibilitas pop yang jangly dan melodius membuat lagu-lagu band ini sebagai cult anthem di scene indie pop.

Saya pribadi seringkali menjadikan lagu-lagu mereka sebagai soundtr… Read the rest

Leave a comment Continue Reading →

Felix Canidae – Futuro Proibido (download)

Yang masuk ke inbox kami tidak hanya info-info lokal malah lebih sering info-info dari penjuru dunia memberi kami beberapa harta karun seperti misalnya Felix Canidae dari Brazil ini. Band dance punk yang bikin lagu suka-suka dia aja dengan beat-beat berattitude dan vokal yang suaranya seperti saudaranya Darth Vadder.

Mereka ini baru saja merilis album … Read the rest

Leave a comment Continue Reading →

Music Alliance Pact June 2013: Around the world with @WSATCC

Beberapa hari setelah merilis live ep “Menyanyikan Lagu Daerah” White Shoes and the Couples Company lansung menuju dataran Eropa untuk tur dan menyebarkan musiknya disana. Untuk memperingati momen yang cukup bersejarah itu maka kita mengirimkan sekali lagi single mereka “Tam Tam Buku” untuk dinikmati di 34 negara. Sambil m… Read the rest

Leave a comment Continue Reading →

The Adams Live Documentation from Music Gallery 2013

Banyak kolega yang berkata kalau penampilan the Adams di Music Gallery 2013 kemarin itu fenomenal dan keren, ada perkembangan musikalitas yang jika sebelumnya suka dikritik karena canggung-canggung bingung mau jadi Weezer atau jadi apa gitu sekarang mereka adalah The Adams. Beruntunglah saya dikirimkan tautan video ini oleh Teguh Wicaksono dan meny… Read the rest

Leave a comment Continue Reading →

DRS SPECIAL INTERVIEW : KUNOKINI

Mempertahankan konsistensi selama satu dekade dalam suatu band/grup musik, memang bukanlah hal yang bisa kita anggap remeh. Ini terbukti dari perjalanan grup Indo Beat Ethnic Experimental asal ibukota, Kunokini, yang masih memegang teguh misi untuk menyebarkan virus budaya lewat musikalitas mereka. Tentunya menular dengan dosis tinggi ke ranah mu… Read the rest

Leave a comment Continue Reading →

MUSIC ALLIANCE PACT MAY 2013

Pegulat-pegulat asal Bandung yang menamakan diri mereka Muchos Libre ini, baru saja mengeluarkan EP terbarunya bertajuk “Viva La Libre”. Mengusung unsur Surf-rock dalam tatanan musikalitas mereka, Dilla Bagongtempur (Vocal), Dally Korongmentah (Vocal), Adie Emo (Bass), Nos Cikiwiw (Guitar), Iky Kunjay (Guitar), dan Hilman Hakimim… Read the rest

Leave a comment Continue Reading →

DRS Special Interview : Conan

Personality yang keras, brutal dan cerdas dari suku Barbar, menjadi referensi untuk trio drone-doom metal asal Liverpool, Inggris ini. Berformasikan Jon Davis (Gitar/Vokal), Phil Coumbe (Bass/Vokal), dan Paul O’Neil (Drum) telah merampungkan dua album penuh (“Horseback Battle Hammer” dan “Monnos”) yang siap menderu hingga mengampak k… Read the rest

Leave a comment Continue Reading →

DRS Special Interview : Tons

Tons adalah trio sludge metal asal kota Turin, Italia, yang digawangi oleh Steuso (Gitar), Marco (Drum), dan Paolo (Vokal/Bass) yang juga mencampurkan unsur doom metal kedalam musikalitas mereka. Riff gitar merambat, aura mistis gunung Musine, dan kebulan asap ganja yang diciptakan atas kepenatan sistem pemerintahan negara Italia, dikemas kedalam … Read the rest

Leave a comment Continue Reading →

DRS Special Interview : Dirty Beaches

Dirty Beaches adalah sebuah band dengan 1 anggota saja: Alex Zhang Hungtai dari Kanada. Mempresentasikan musik yang mengaduk musik rock klasik era 60 dan 70an dalam balutan yang sangat sinematis dan produksi – yang secara sederhana dapat disebut “lo-fi”, tapi lebih cocok disebut…kembali lagi, sinematis – Dirty Beach… Read the rest

Leave a comment Continue Reading →