Category Archives: DRS Sampler

1+1=vol.04 A Childhood Memories

  1+1=vol.04 (DRS Sampler vol.04) (24.8 MiB, 1,765 hits)


Suatu hari sebuah pesan masuk dari seorang kawan bernama panggilan Gagi; “Bang, untuk merayakan hari anak kita bikin kompilasi lagu anak-anak yo”. Saya yang masih ngantuk-ngantuk sedikit heran dengan pesan yang terbaca di gadget, karena masih ingin melanjutkan istirahat sayapun menuliskan “Ayo”.
Beberapa waktu kemudian saya baca lagi pesan tersebut, lalu berdiskusi sebentar dengan Kang Gagi ini mengenai konsep-konsep kompilasi dan band apa aja yang diajak kemudian dalam waktu beberapa minggu saja, band-band keren dan penuh semangat ini sudah meracuni kepala saya dengan melodi-melodi indah hasil rekonstruksi ingatan masa kecil tentang lagu-lagu riang gembira ini.

Hey Stereo yang membuat lagu “Layang-layang” menjadi anthem electro, Bertiga yang membuat lagu “Oh Ibu dan Ayah” menjadi berdistorsi, Cardio membuat versi indie-rock dari “Bintang Kejora”, Teman Sebangku memperkenalkan lagu “Si Tangan” dengan suara yang lucu diiringi petikan gitar dan suara burung, Nada Fiksi membuat versi “Bintang Kejora” menjadi lebih kontemplatif dan ditutup dengan Glory Of Love dan gaya lo-fi dari “Helly”.

Silahkan kamu nikmati sendiri semua lagu-lagu diatas, dan kalau mau diperdengarkan ke anak atau keponakan atau cucu boleh juga.

Dibawah ini pesan dari Gagi selaku produser.

Hei kawan kawan DRS !

Dalam rangka tanggal 23 Juli 2011 kemarin adalah hari anak nasional jadi teringat nih kawan ,
pernah suatu hari gw sedang melewati sebuah TK di kota Bandung dan hap ! Langkah jalan gw terhenti karena tidak sengaja mendengar juga melihat kepolosan sekumpulan anak – anak TK itu bernyanyi. Begitu lepas ekspresinya , begitu polosnya anak – anak bernyanyi agaknya sih menghibur perasaan gw yang saat itu lagi dikejar deadline kampus juga kerjaan . Tapi , begitu gw mendengar sebuah pencitraan orang dewasa dalam lagu yang mereka nyanyikan , kok gw jadi prihatin yah ? Kasian rasanya tidak pantas saja di usia mereka yang masih bisa disebutkan oleh lima jari kita ini sudah mengkonsumsi lagu seperti itu dan boleh jadi nih , itu bisa mengganggu perkembangan jiwanya kan. Hmmmm , apa sekarang tidak ada sosok artis yang bisa menjadi idola anak – anak ya ? Kalau zaman gw kecil dulu itu ada Trio Kwek Kwek , Meisy , Eno Lerian , Sherina , Joshua dan masih banyak lagi , nah kalau sekarang ?

Dooh kemana perginya industri musik anak – anak ? Apa tidak ada yang melirik peluang itu lagi ? Atau memang sudah tidak laku dipasaran ? Ya dari pada mikir terus ga maju – maju lebih baik bertindak sesuatu deh !

TRADAAAA !! DRS “ 1 + 1 = vol. 4 “ sebuah usaha kecil yang mudah – mudahan ada yang terketuk pintu hatinya untuk mau menghidupkan kembali industri musik anak – anak . Kenapa judulnya 1+1=4 ? Yap , begini loh kawan – kawan semua orang yang pernah duduk dibangku TK pasti pernah belajar berhitung dengan cara bernyanyi “ satu ditambah satu sama dengan duaaa “ , eh tapi ini 1 + 1 = 4 salah dong ? Hehe tenang , 4 itu maksudnya adalah ini edisi yang ke-4 dan juga sekaligus menggambarkan sisi kepolosan anak – anak yang tanpa beban bisa saja bilang 1 + 1 = 4 atau 3 atau ya sesuka hati mereka . Oh ya , itu juga menggambarkan kepolosan dalam hal sound kompilasi ini. Karena gw tidak mau merepotkan band yang sudah secara sukarela mengaransemen ulang lagu anak – anak ini untuk mengeluarkan biaya produksi EKSTRA jadi walhasil kualitas soundnya juga polos – polos saja seperti anak – anak bhahaha . Oits ! Tapi jangan salah dibalik kepolosan band yang tergabung dalam “ 1 + 1 = Vol. 4 “ kalau kawan – kawan cek band page mereka di social media , rupanya mereka berbahaya juga loh . Ya wes mba’e mas’e monggo ya dinikmati saja DRS “ 1 + 1 = Vol. 4” nya , cheers : D !!

Best Regard
Gagi Aria Alembana Fatkhurahman ( twitter @Gagiaria )

DRS Sampler vol.4 : I Heart You

  DRS Sampler vol.4 : I Heart You (18.4 MiB, 2,150 hits)

Dari beberapa band yang menyatakan minat mau ikutan, akhirnya hanya tiga yang berhasil menyelesaikan misi DRS CCChallenge ini. Tantangan yang dimulai karena saya tertarik dengan lagu ini, mengapa? karena jika ada rumus sebuah grup musik bisa terkenal secara masif merangkul massa ratusan ribu, semuanya ada dimereka.

Segambreng cowo ganteng putih mulus, lagu dengan melodi mudah dinyanyikan, lirik kelewat catchy (cenat cenut yes).

Awalnya saya penasaran dengan lagu cenat-cenut ini karena jadi bahan omongan terus, dan saya menemukan ternyata banyak juga cover version, mulai dari cewe-cewe cempreng dengan muka memelas, sampai sekelompok orang yang menggubahnya jadi aransemen jazz… hmmm menarik.

Singkat cerita akhirnya tiga musisi inilah yang masuk ke mini release cover version I Heart You; Emersil fet. Emerson, Various Flames dan Cheryl Pop. enjoy.



DRS Sampler vol3 :<3mo

Sampler ini didekasikan untuk Brutz mantan vokalis Seems Like Yesterday yang meninggal beberapa bulan lalu, dan didedikasikan kepada band Emo yang dengan konsisten menyebut band mereka sebagai band Emo.
Sambil menyambut hari (yang seharusnya) kasih sayang seorang diri tanpa kekasih, silahkan menikmati sampler yang telah dikonsep berisikan lagu patah hati, depresi, dan harapan untuk membangkitkan semangat kalian semua.

  DRS Sampler vol.3 : EMO (37.6 MiB, 1,315 hits)

Seems Like Yesterday – Silver Bullet that Shattered My Heart.
A Bird’s Eye View – False Hope
Jolly Jumper – Luas
Shorthand Phonetics – Neuroses
Abandon All the Suffer – Stressed, Depressed, Frustrated
Alone At Last – Takkan Berhenti Disini

DRS Sampler Vol 2

Proyek ini sebenarnya sudah direncanakan sejak setahun lalu, saat saya menemukan banyak sekali singer-song writer perempuan di Myspace dengan lagu-lagu yang bagus, dan yang membuat saya semakin bersemangat adalah saat mengetahui sebagian besar dari mereka menggunakan alat perekam seadanya, bahkan beberapa diantaranya menggunakan fasilitas perekam di telepon genggam.

Singkat kata, saya yang pencandu noise-noise dari alat perekam kualitas rendah ini menjadi bersemangat mengumpulkan nama-nama dari para musisi tersebut dan mengontaknya satu persatu, sampai akhirnya terkumpul enam nama yang kemungkinan besar belum pernah kamu dengar sebelumnya, namun sekarang bisa kamu dengar di sampler ini.
klik link download dibawah ini, dan dapatkan juga file kover untuk di print.

  DRS Sampler vol 02 (29.7 MiB, 4,995 hits)

The Wispy Hummers
Adalah Joan Lumanauw, yang mulai menulis lagu setelah lulus dari bangku SMU pada tahun 2007. Dengan afeksi terhadap Bob Dylan, Vashti Bunyan dan band-band folk tua digabungkan dengan permainan gitar secukupnya, telah membentuk musik The Wispy Hummers yang terus berkembang.

myspace.com/thewispyhummers

Syarlothsita
Adalah seseorang misterius,yang menyembunyikan identitasnya dibalik karakter kartun dan musik indiepop kaya aransemen yang direkam didalam kamar bersama gitar bernama Chirippaa, Mona si violin dan kawan-kawan alat musik lainnya.

www.myspace.com/syarlothsitzche

Panda Beach
Berbekal gitar akustik yang dibeli di toko buku gramedia, telepon genggam ia merekam lagu-lagunya di kamar, dengan inspirasi gambar-gambar panda dan pantai ia menuliskan lagu-lagu bertema personal dan merekamnya dengan peralatan yang begitu sederhana, namun menghasilkan sesuatu yang terasa jujur dan dalam.

www.myspace.com/pandabeachmusic

Frau
Bersama piano bernama Oskar, Leilani Hermiasih Suyenaga menuliskan lagu-lagu yang tampaknya terpengaruh film-film Walt Disney, Regina Spektor, Fiona Apple dan mungkin Sarah Mclachlan, namun tetap dengan karakter Frau yang cukup kuat, terutama karena suara vokalnya yang berkarakter. Kabarnya lagu-lagu Frau akan dirilis oleh Lil’Fish Records.

www.myspace.com/ffrau

Emersil
Adalah Marika Silitonga, gitar akustik, telepon genggam dan kisah-kisah khayalan, cerita dari dunia mimpi dan curahan hati nya.

Windyasari
Gitaris dari band rock n roll ini menemukan bahwa blues scale dapat menyalurkan ekspresinya, dengan inspirasi dari Robert Johnson, Muddy Waters, John Lee Hooker, sampai Bob Dylan, ia merekam lagu-lagunya menggunakan kamera telepon genggam, dan mengupload nya di youtube. Dan saya benar-benar tertarik dengan cara bernyanyinya yang terasa dalam dan benar-benar blues tanpa harus terlalu memaksakan diri.

www.youtube.com/user/windyasari

Semoga kalian semua menikmati.

Eric Wirjanata
www.deathrockstar.info