Nov ’05
27
1:10 pm
Advertisment

Alternative Media Fair
Metafora insurgensi untuk perayaan zona-zona bebas temporer

<26-27 November ?05 >

Waspada!!
Penguasaan ruang-ruang dan jaringan-jaringan pertukaran informasi, interaksi dan ekspresi bebas merupakan bentuk-bentuk pengontrolan pada pikiran, pola pikir, tindakan dan perilaku populasi yang didominasi. Hubungan antara dominasi kekuasaan dan dominasi media terjadi di sepanjang zaman; sejak dimungkinkannya massifikasi dalam bidang percetakan pada zaman absolutisme monarki dan eklesiastikal di Eropa, kemudian di era revolusi industri, seterusnya pada zaman kolonial, pada era perang dingin, sampai pada era globalisasi kapital. Pada rezim-rezim absolut (monarki, junta militer dan kediktatoran birokrasi), kekuasaan politik mendominasi produksi dan penyebarluasan media. Di wilayah-wilayah dimana terjadi perluasan ekonomi komoditi, berkembang industrialisasi sektor media dan terjadinya peralihan dari dominasi media oleh kekuasaan politik (pemerintah) pada dominasi oleh kekuasaan ekonomi (korporasi media). Media saat ini menjadi bagian terpenting dari jaringan produksi dan pengelolaan kesadaran dan hasrat yang diarahkan dan berujung pada konsumsi komoditi (dimana periklanan komoditi menjadi penopang utama industri media); selain peran awalnya menjaga kepentingan kelompok-kelompok kekuasaan elit.

Era kapitalisme lanjut yang terjadi saat ini memunculkan perubahan-perubahan drastis pada industri media. Berkembangnya paradigma ekonomi kapitalisme lanjut ? peralihan dari ekonomi material (ekstrasi material dan manufacturing) yang semakin tergantikan dengan ekonomi non-material (industri layanan, jasa, informasi dan media) – merupakan dorongan besar yang mempengaruhi perkembangan industri media. Investasi kapital yang super fantastis dialihkan pada industri non material : industri pemanipulasian informasi, entertainment dan komunikasi – industri-industri yang merupakan jantung bagi kapitalisme lanjut ini.

Perkembangan-perkembangan di bidang teknologi berbasiskan audio, visual, komputer dan telekomunikasi memungkinkan industri media memasuki suatu era massifikasi produksi, percepatan dan peningkatan intensitas penyampaian, secara kolosal; serta kecanggihan yang tidak terbayangkan sebelumnya pada proses rekayasa audio dan visual. Kemunculan suatu lanskap dominasi baru pada penguasaan total ruang dan waktu dengan kemampuan untuk menyusup pada seluruh aspek kehidupan, pada tindakan dan perilaku, pikiran dan pola pikir dan produksi hasrat. Suatu totalitas rekayasa ilusi yang mendominasi seluruh aspek kehidupan dan realita? hiper realita ? yang dikendalikan segelintir spesialis media dan spesialis kekuasaan untuk mengarahkan kehidupan mayoritas pada konsumsi pasif dan pasifitas total dalam kehidupan (keterasingan terhadap kemampuan, potensi, kesadaran dan pengendalian).

“The medium is the message”

Pada satu sisi adalah suatu kondisi dimana terjadi dominasi yang semakin total, pada sisi-sisi lainya, adalah jutaan individu dan kelompok ? yang menginisiasikan suatu penjelajahan avonturis melampaui totalitas dominasi – mereka yang mengalih fungsikan perangkat-perangkat dan jalur-jalur komunikasi, interaksi dan ekspresi ? membebaskan ruang dan waktu untuk hubungan-hubungan dan realisasi-realisasi di luar kepentingan-kepentingan komoditi.

Kemajuan pesat pada perangkat-prangkat produksi media dan transmisi data bukanlah semata-mata suatu keterlanjuran dari kapitalisme lanjut ini, tapi adalah juga kreatifitas kolektif umat manusia ? yang telah memungkinkan desentralisasi produksi media dan penyebarluasannya. Pada batas-batas tertentu, perkembangan yang semakin kompleks pada jaringan penyebarluasan ini juga telah memungkinkan pertukaran bebas yang melampaui kemampuan bentuk-bentuk pengontrolan yang paling canggih sekalipun ? suatu fenomena yang ?mentakdirkan? situasi yang sulit didominasi dan dikontrol.

Jutaan memproduksi dan mendistribusikan media mereka di luar jalur kepentingan-kepentingan industri media tersebut – tersebar di seluruh penjuru, dari yang membuat terbitan fotokopian hingga yang berkualitas glossy, dari lembaran paling sederhana sampai pada tabloid dan jurnal, yang mengelola situs internet blog hingga situs dengan fitur-fitur yang paling canggih, yang memfungsikan gelombang dan frekwensi bebas, yang memproduksi karya-karya audio visual, yang merebut ruang publik dengan billboard disadvertisement dan grafiti. Pembebasan produksi media ini termasuk juga beragam sistem-sistem pendukung operasi media alternatif, seperti server, provider dan infoshop (yang belum ada di wilayah ini tapi telah melayani agenda-agenda subversif agen-agen yang beroperasi di sini).

Jutaan tersebutlah yang menginisiasikan demistifikasi terhadap media dan spesialisasi komunikasi, interaksi dan ekspresi (hanya untuk profesional dan pakar media; artis dan seniman) dengan membuka partisipasi luas dalam produksi, pengelolaan media, yang memberontak pada peran pasif “awam”, yang mengembalikan komunikasi dan ekspresi pada hubungan-hubungan manusia yang otentik,yang memungkinkan pengungkapan beragam jenis informasi dan interpretasi kebenaran.

Media alternatif adalah tentang reklamasi, perebutan kembali, akses-akses terhadap informasi, komunikasi, interaksi dan pertukaran bebas (terbentuknya konsensus-konsensus pertukaran/penggunaan bebas seperti ?Common Creatives?, ?Copyleft? dst) dan pembebasan ruang-ruang ekspresi dari standar-standar kelayakan (layak jual, layak moral, layak kepentingan) industri media. Zona-zona bebas yang terbatas dalam ruang dan partisipasi dan temporer dalam waktu tapi yang selalu ingin mendobrak dan meluaskan batas-batas partisipasi, ruang dan waktunya.

Pembebasan ruang dan waktu dan perebutan akses ini tentu juga terjadi dalam suatu konteks pembebasan berbagai aspek kehidupan lainnya ? ekonomi, sosial, kultural, spiritual dan politik ? dari keterkondisianketerkondisian yang mengungkung. Di sini terjadi pengaburan batas-batas dan munculnya keterkaitanketerkaitan ? yang kasat maupun abstrak – diantara beragam usaha pembebasan. Dari zine-zine dan situssitus personal yang menyingkap kehidupan personal yang ekstrim, media dengan tema dan topik tentang hal-hal yang super aneh, sampai pada jaringan indipenden peliputan berita dalam skala global (yang meliput berbagai isu politik dan sosial dari sudut pandang dan dengan kualitas informasi yang berbeda dari media mainstream) dan situs-situs yang secara khusus meliput perjuangan politik dan sosial radikal. Pembebasan nilai-nilai personal dari keterasingannya pada norma, pembebasan hasrat yang paling subyektif yang memberontak pada batas-batas pelampiasan hasrat normatif serta interaksi untuk beragam proyek politik radikal ? menempatkan media pada peran yang vital dari keseluruhan usaha pembebasan.

Praksis media alternatif yang terjadi saat ini memberi suatu realisasi konkret tentang penerapan bentukbentuk komunikasi dan ekspresi yang membebaskan – dimana individu ataupun kelompok dapat secara otonom mencetus, mengelola dan memproduksi media ketika memang individu atau kelompok merasa perlu untuk melakukannya. Media alternatif dengan model pengelolaannya yang tanpa pemusatan (desentralis), non-hirarkis, otonom, dinamis, tapi dimana secara berbarengan juga merupakan jaringanjaringan dengan akses pertukaran bebas – menciptakan suatu lanskap interaksi bebas dan eksistensi plural yang maksimum ? suatu realisasi yang dapat menjadi bayangan tentang pola pengelolaan kehidupan yang lebih luas. Pembayangan yang bukan tidak mungkin untuk direalisasikan!

Suatu antisipasi untuk merengkuh ketidak terbatasan potensi pembebasan (ketika kita sejenak melupakan ketidak terbatasan lainnya yaitu pada ketidak terbatasan perkembangan pola dan metode mengontrol dan menindas)!

PANJANG UMUR MEDIA ALTERNATIF!
ALL POWER TO THE TEMPORARY AUTONOMOUS ZONES!

Formulir Pendafataran Peserta Pameran
Alternative Media Fair
<26-27 November ?05 >

A. Nama media/nama kelompok :
B. Jenis kegiatan (record label, zine, media politis, pengelolaan situs, majalah dll)
C. Jenis media yang akan dipamerkan (buku, zine, poster, CD musik, dll)
D. Keterangan lain/info tambahan
E. Kontak (person yang dapat dihubungi)
Nama :
Alamat :
Tel, HP:
E-mail :
Situs :

Keterangan:

1. Bagi yang berminat untuk membuka lapak/tabling pada pameran, mohon mengisi dan mengirim formulir ini ke : affinitas@riseup.net, selambat-lambatnya 24 November 2005.

2. Untuk informasi dan pertanyaan lain silahkan menghubungi (E-mail : affinitas@riseup.net// HP: 08157966072(Jicek)/ 081328579536 (Amity Ville)/081931198470 (Tonche))

Related posts

This website uses IntenseDebate comments, but they are not currently loaded because either your browser doesn't support JavaScript, or they didn't load fast enough.

Leave a Comment

Previous post:

Next post: