Album Review – Inertia by Monkey To Millionaire

Lepas empat tahun setelah rilis debut album Lantai Merah yang cemerlang, Monkey To Millionaire muncul kembali dengan album terbaru mereka, Inertia. Tampil dengan sekumpulan materi bertekstur kasar, raw, gelap, plus kabut muram yang lumayan mendominasi di beberapa nomor, Inertia memamerkan wujud terkini dari Monkey To Millionaire pasca pergantian personel mereka.

“Humiliation” yang jadi nomor pembuka, serta “M.A.N” yang sepertinya mencuri sedikit ilham dari “Breed” milik Nirvana, merupakan dua nomor awal yang secara umum mampu mewakili tekstur kasar dari album ini. Sedangkan “Ruang Jasa”, lengkap dengan atmosfer gelap bertempo sedang-nya, menurut saya adalah salah satu yang terbaik dari album ini. Lewat lirik yang menohok, lagu ini akan menghanyutkan anda tanpa sadar dan tenggelam penggalan lirik “Yang tersisa amarah rasa sa…yang tersisa rasa amarah rasa sa…” yang berulang hingga mengakhiri lagu.

“Tanpa Hati” juga sukses tampil mengunci telinga. Adalah keputusan tepat menjadikan lagu ini sebagai nomor penutup Inertia. Bak pisau kecil yang tajam, lagu ini punya barisan lirik yang dengan santai mampu menggores dada anda secara perlahan.

Inertia mungkin akan sedikit mengecewakan bagi para fans yang merindukan nomor manis macam “Strange is The Song of Our Conversation”. Tapi bagi saya, Monkey To Millionaire telah menapak pada jalur yang benar: mencoba keluar dari zona nyaman dan menjelajahi teritori baru yang menjanjikan hal-hal tak terduga. Dan kalaupun keberadaan lagu-lagu bercirasa manis masih dianggap sebagai suatu keharusan, toh Inertia masih punya beberapa nomor seperti “Senja Membunuh” serta “Summer Rain” yang tetap nyaman untuk dinyanyikan, tanpa harus menodai jejak muram yang menjadi garis merah di album ini.

Belum istimewa, tapi tetap recommended.

Risyad Tabattala

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>