Monthly Archive for December, 2007

Local Drug Store

LOCALDRUGSTORE pict2

= = = = = = = = = = = = =
-Table of contents-
History
Member
Discography
track list
address
credits
= = = = = = = = = = = =

= = = = = = = =
HISTORY
= = = = = = = =

Terbentuk pada 14 February 2006 dengan melihat dan merasa rindu akan sound-sound yang sangat lampu dengan menemukan beberapa games machine dari sebuah gudang tua di suatu rumah yaitu Game Boy suatu alat permainan yang mengingatkan kita akan masa-masa kejayaan super Mario bros dan Donkey Kong.

Local drug store mempunyai arti yang sedikit menyimpang dari arti yang ada, Local drug store di artikan sebagai “toko jamu” agar lebih elegan maka di kamuflasekan dengan nama Local drug store.

Musik yang di usung Local drug store adalah chip-tune music/8bit music, dengan menggunakan beberapa toys machines seperti gameboy, Nintendo, mini casio, serta beberapa software untuk mencipkan nada-nada yang funny & groovy.

Local drug store menciptakan suara-suara murni dari sound permainan dan computer jaman dulu seperti commodore. Alat yang di gunakan dalam membentuk sound tersebut dengan menggunakan game boy yang berisikan cartridge bernama LSDJ (little sound DJ) dengan penggabungan dari beberapa software seperti nano voice, synthcart, dan beberapa emulator software video games.

= = = = = = = =
Member
= = = = = = = =

Project personal yang di Bantu oleh beberapa teman untuk mengisi vocal atau mengisi loop-loop pada musik Local drug store. Hanya berisikan satu orang, yaitu :

Dimas : programming little sound
Bird : Jakarta, 24 December 1985
Machine : Game boy with LSDJ (little sound DJ)
Software: - nano voice
synthcart
visual boy advance emulator
Infuence : YMCK, Covox, Bit-shifter, nullsleep, JW86, all sound of old computer
and video games.

= = = = = = = = = = =
Discography
= = = = = = = = = = =

PESTA MIKRO Compilation vol.1
June 2007
Shark Bit Record.

CHIPTOWN 16/2 BIT Compilation
January 2008
Shining Record.

= = = = = = = = =
Track list
= = = = = = = = =

DomoArigato! Chiptown 16/8 BIT Compilation 2007
U.F.O Pesta Mikro Compilation Vol.1 2007

= = = = = = = =
Address
= = = = = = = =

Email :
Bip_bip_bit@yahoo.com

Website :
www.myspace.com/localdrugstore
www.multiply.localdrugstore
www.localdrugstore.tk

= = = = = = = =
Credits
= = = = = = = =

Profile : Local Drug Store
Date : December 11, 2007

* Thanks & Enjoy *

 
icon for podpress  Local Drug Store - UFO: Play Now | Play in Popup | Download

 
icon for podpress  Local Drug Store - Domo Arigato: Play Now | Play in Popup | Download

self titled - Efek Rumah Kaca

efekrumahkaca Efek Rumah Kaca
self titled
Paviliun Records (2007)
8.1

Sebuah album pop emosional dengan penjiwaan yang begitu dalam, namun ini bukan tentang putus cinta dan mereka tidak menggunakan fashion potongan rambut gondrong depan berponi. Tetapi ini adalah sebuah album pop yang memiliki kedewasaan dan kekritisan pola pikir.

Menggunakan lirik-lirik cerdas berisikan pesan yang tersirat penuh makna dan arti. Di iringi oleh progresi cord dan agresifitas melodi impulsif. Saya rasa album ini akan mudah menarik perhatian para penggemar musik di Indonesia, terutama mereka yang mengisi hari-harinya memuja album-album progresif dengan melodi ngejelimet namun membutuhkan sesuatu yang sedikit lebih ringan, tapi tetap memiliki kualitas yang cerdas.

Begitupula album ini akan cocok jika kamu sudah bosan dengan begitu instantnya lagu-lagu pop yang beredar saat ini. Apalagi lirik sebagian besar hits pengisi chart lagu Indonesia mainstream yang bertemakan selingkuh dan selingkuh lagi ditambah lagi kenyataan lagu-lagu ‘hits’ tersebut menggunakan aransemen cupu yang sama sekali ga keren.

Efek Rumah Kaca adalah penyegaran bagi musik Indonesia, menjadi sebuah renungan bagi kita untuk lebih menghargai hidup kita. Dimana kita diajak untuk menghargai kaum gay (bukan lawan jenis), menghargai lingkungan (efek rumah kaca). Sekaligus merenung tentang penindasan yang dilakukan oleh para penguasa (Jalang, di Udara). Dan berbagai macam aspek kehidupan lainnya.

Saya merekomendasikan lagu “Jatuh Cinta itu Biasa Saja” dengan lirik yang terasa begitu romantis tanpa menjadi cheesy “… kita berdua tak pernah mengucapkan maaf, tapi saling mengerti, kita berdua tak hanya menjalani cinta tapi menghidupi…”

Saya juga menyukai “Di Udara” yang saya rasa dapat menjadi single terkuat dialbum ini, dengan pesan yang begitu straight to the point mengkritisi para mafia yang dekat dengan penguasa, yang selalu mengancam kebenaran. “… ku bisa tenggelam dilautan, aku bisa diracun diudara, aku bisa terbunuh di jalan raya, tapi aku tak pernah mati, tak akan berhenti…” yang di dedikasikan kepada almarhum Munir.

Akhir kata, album ini dapat dikatakan sebuah album yang bagus dan berkarakter. Semoga mereka bisa terus berkarya dan tetap produktif menulis lagu. Dan begitu besar harapan saya moga-moga saja mereka tidak terjebak dalam repetisi-repetisi ‘pendewasaan’ yang begitu tipis bedanya dengan ‘kehabisan ide’ seperti banyak band lainnya.

www.myspace.com/efekrumahkaca

Battle of Harajuku

December 30, 2007 3:00 pmtoDecember 31, 2007 8:00 pm

Bagi para penggemar band-band beraliran J-Music, silahkan mampir ke
Battle of Harajuku,
Pesta Budaya Jepang di Pasar festival Kuningan,
Minggu 30 desember 2007 pukul 14-16 dan
Senin, 31 desember 2007 pukul 14-16 dan 20-midnite.

Susunan acara panggung hiburan:

Minggu 30 Desember 2007

Jam Band
===============
14:00 Aisuru
14:20 Black Candle
14:40 Daishi
15:00 De café
15:20 Kaze o Hiku
15:40 Majin
16:00 Voice of June
16:20 The Galasin

31 Desember 2007

Jam Band
================
14:00 Rotten Terror
14:20 Senbei
14:40 SkyZ
15:00 Sunku
15:20 Tadaima
15:40 Re’veille
16:00 Psychotique Rakuen
16:20 X-Shibuya
20.20 Jakarta Kei On Club Band
20.50 Shiroi Hana
21.20 Pinball
22.10 Onizuka
22.40 Wasabi
23.10 Melody Maker
23.45 Kolaborasi Okinawa Taiko, Melody Maker, Kendo, Aikido,
Karate,
Cosplayer, dan Video Art

informasi lebih lengkap silahkan buka www.battle-of-harajuku.com

Incubus : Jakarta 5 Maret 2008

incubus5 Untuk yang berminat menonton konser Incubus tapi belum punya CD ‘Light Grenade’ ada baiknya mengikuti program promosi dari Sony-BMG ini. Dan mulailah mendengarkan album tersebut untuk persiapan konser mereka 5 Maret nanti.


news from www.sonybmg.co.id

Konser Incubus, Dapatkan Juga Cdnya Rp. 40.000,-

TONTON KONSER INCUBUS

TENNIS INDOOR SENAYAN
RABU, 5 MARET 2008. 20:00 WIB

DAPATKAN JUGA
CD INCUBUS “LIGHT GRENADES”
SEHARGA Rp. 40.000,- (normal Rp. 75.000,-)UNTUK SETIAP
PEMBELIAN TIKET KONSER INCUBUS
DI JAVA MUSIKINDO

Harga Tiket
Festival / Free Standing : Rp 550.000,-
Tribune / Free Seating : Rp 450.000,-

BERLAKU SELAMA BULAN JANUARI 2008

info selengkapnya: Java Musikindo - 021-57988323/4/5
www.enjoyincubus.com/

White Shoes and The Couples Company at SxSw Festival

09_wsatcc

Selain the SIGIT yang sedang mempersiapkan keberangkatan ke festival South By South West di Texas, Maret 2008 nanti. White Shoes and the Couples Company yang baru-baru ini disebut sebagai the most blog worthy band from Indonesia oleh Yahoo! Music, juga sedang siap-siap berangkat ke festival tersebut untuk bergabung dengan band-band dari seluruh dunia di festival besar-besaran tersebut.

Kebetulan, belum lama ini album WSATCC juga sudah dirilis oleh Minty Fresh records dan memperoleh sambutan baik disana. Dan mereka juga sudah memperoleh eksposure dari beberapa media.

- Artist of the day Spin.com
- Yahoo! Music

dan masih ada beberapa lagi. coba kamu mulai mengetik kata kunci White Shoes and the Couples Company di blog aggregator.

Record Release Party for Joujouka’s Release “ NEVER LOOK BACK “ in Indonesia

December 28, 2007
10:00 pm

Record Release Party for Joujouka’s Release “ NEVER LOOK BACK “ in Indonesia

on Demajors www.demajors.com

Dec 28th @ Embassy Jakarta www.embassytheclub.com

www.myspace.com/killatronikklubkulture

www.myspace.com/madskippers

www.myspace.com/joujoukajapan

www.myspace.com/funkyvolcano

flyer-ajah_Kmp-new+.jpg

Madskippers.jpg

Blue Thread Saga - Astrolab

astrolab Astrolab
Blue Thread Saga
Maritime Records (2007)
7.7

Setelah beberapa tahun berkeliaran di berbagai event dan menyebarkan melodi indie pop yang membuat banyak penggemar mereka mulai mendengarkan koleksi diskografi dari Sarah Records, Shelflife Records dan menyimak berbagai lirik Blue Boy dan turut berduka cita saat Keith Girdler wafat.

Astrolab sekarang telah menyelesaikan sebuah album berjudul Blue Thread Saga untuk melengkapi diskografi para indie-pop boys and girls, mengisi kekosongan setelah Matt Haynes yang sudah lama tidak menambah rilisan untuk record label miliknya.

Aransemen mereka begitu meruang dan sureal a’la band-band dreampop ataupun shoegaze, dengan pengolahan bunyi instrument yang lembut seperti mengisi ruang kosong dalam pikiran. Dengan manajemen emosi yang tidak membuat terlalu ‘tenggelam’ maupun terlalu ‘tinggi’ dapat dikatakan album ini cocok untuk kamu yang sedang drowned untuk sedikit menstabilkan kembali suasana mood. dan jika kamu tidak suka mood bahagia yang berlebih, dapat juga menggunakan album ini untuk menurunkan kadar mood, untuk kembali berada dalam posisi mood stabil.

Namun bagi beberapa orang, keadaan mood stabil itu dapat diartikan lain, menjadi ‘mood gantung’ sebagai sebuah hal yang tidak memiliki ekspresi ataupun karakter yang membosankan.

Keadaan ‘mood gantung’ ini kemungkinan disebabkan oleh kurang memadainya fasilitas rekaman dan sound engineering yang kurang bisa maksimal. Membuat beberapa bagian yang berpotensi memberikan ruang sureal yang luas menjadi datar seperti dibatasi tembok. Akan membutuhkan waktu lama untuk menjelaskan mengenai hal ini maka itu saya tidak berminat menjelaskan secara detail kepada kamu. Kecuali bahwa mereka membutuhkan sarana studio dan produser yang lebih oke daripada sekarang.

Walaupun begitu, jika kamu memang pendengar akut Sarah Records, Shinkansen, Shelflife dan records indiepop lainnya. Akan sangat baik kalau kamu pun mengkoleksi rilisan Maritime Records ini. Karena siapa tahu, dengan dukungan kamu membeli album ini, mereka akan dapat memberikan kualitas yang jauh lebih baik dikemudian hari.

www.myspace.com/astrolab8

Interview Discrete Encounter

Discrete_Encounter_header

Introduce you Discrete Encounter a threepiece rock electronica bands from New York City, here’s an interview with Taras, Natasha and Stas as written by Natasha

How are you now?

We’re doing pretty well, thank you! At the moment we’re preoccupied with all the preparations for the upcoming release of our new album that is due in January 2008. Last touches to the mix, mastering, cover work, etc. And of course, plenty of holiday parties!

Tell us more about your upcoming CDs?

The album is called “2B1″. It is somewhat different from previous DE’s recordings, especially in terms of sound. For the first time we have guitar as a leading instrument and so there’s a constant dialog between lead vocal and guitar solos.

The main outline connecting all songs is that of integration. It’s about never-ending struggle “To be me, to be you, to be one” (2B1), to find your own path, even though “All roads lead to Rome” (Distant Star).

Some songs were inspired by human relationships, especially difficulty connecting and a great sadness associated with the lack of understanding - “I came to the door, it wasn’t me“ (Pleasure and Pain). While others speak in a more philosophical, metaphorical language.

Would you mind share us, about how the electronic music scene goes in NYC?

Mostly we are familiar with the techno scene, particularly minimal techno that is a part of an underground scene in NY. There are many promoters in the city, and from time to time we get to meet very talented DJs and producers from all over the world. Though not yet mainstream, these parties do attract decent crowds of people.

Top five songs on your playlist now?

Pantha du Prince - Saturn Strobe
PJ Harvey – Teclo, One Line
Nick Cave and The Bad Seed - Stagger Lee, Wild Roses
Moscow Radio – www.Deepmix.ru

5 records that mostly influencing your musical experiences?

Bjork
Autechre
Accept
Rage against the Machine
Underworld

last words?

We wish everyone Happy Holidays and hope 2008 treats you all well. Cheers!

check their Myspace and Website for more information, musics and videos.

www.myspace.com/discreteencountermusic
www.discreteencounter.com

Discrete Encounter - Pleasure & Pain

Add to My Profile | More Videos
Discrete Encounter - You

Add to My Profile | More Videos

all photos by Carrie Schechter

Iron Maiden VS Guns N Roses

December 27, 2007
8:00 pm

LA Lights Present :
LIGHTS UP THE MUSIC
Iron Maiden VS Guns N Roses
+ Smushing Pumpkins Tribute…
Sexy dancer
Kamis 27 Des 2007
Start at 20.00
@ Tee Box Cafe Wijaya

LOCOMOTIVE
SEVENTH SON
CHAPTER 69
eFEK rUMAH kACA

Tiket Rp.40 rb incl drinks……
Organise By REFRESH
Call : 08179941899

Wish You All a Merry Christmas

merrychristmasFor those with a light and joyful heart, that celebrate the Christmas.
We wish you all a Merry Christmas and a Happy New Years.

Cupumanik

cupumanik_002
Setelah sempat dikira bubar setelah tidak ada kabarnya sejak album terakhirnya beberapa tahun lalu. band modern rock ini ternyata sedang mempersiapkan album barunya. Dan ini adalah interview singkat bersama Chandra sang vokalis. jangan lupa juga dengarkan lagu mereka yang belum dirilis berjudul Aksara Alam

Apa kabar Cupumanik sekarang?
Kami ga pernah benar-benar sangat baik atau dalam keadaan sangat buruk hehe..tapi sangat bersyukur berada di antara keduanya. Saat ini sedang mengumpulkan materi untuk album ke-dua, mulai setor lagu ke aquarius.

Banyak lagu loe yang rada-rada kontemplatif gitu, biasanya untuk mendapatkan inspirasi yang agak dalam kayak gitu apa aja yang biasa loe lakukan?
Formula membaca buku dan diskusi sama temen-temen biasanya yang memancing lirik kontemplatif dalam tema lagu Cupumanik, tapi jujur..gue ga berusaha untuk berwacana atau berusaha ber-kontemplatif dalam lagu-lagu Cupumanik, kebetulan mengalirnya seperti itu aja.

Bagaimana konsep untuk album berikutnya nih?
Musik ga seluruhnya murung dan gelap seperti di album pertama, kita bereksperimen dalam cord mayor tapi tetep hard. Konsep lain terinspirasi lagu world wide suicide-nya Pearl jam, jadi kita mencoba bermain di area rock n’ roll. Wacana lirik di seputar sikap politik, nasionalisme, kejiwaan, religius, gumpalan kemarahan dan kekuatan pikiran.

Apa aja nih yang lagi loe dengerin saat ini?
Belakangan gue lagi simak efek rumah kaca, demo-nya Kaimsasikun untuk album ke dua, padi album Tidak hanya diam, silverchair album young modern, deftones album white pony dan terakhir lagi terpesona dan ber-nostalgia dengan Nirvana.

5. Menurut loe sendiri, musik yang bagus itu seperti apa sih?
Good music is a good music, dari genre apapun itu. Dalam arti musik itu yang lebih dulu berbicara ketimbang image, attitude dan propaganda publisitas yang di lancarkan. Biarkan musik datang menyapa telinga dan perasaan kita tanpa terpengaruh review manapun dan rekomendasi siapapun. Gue respect sama semua musik yang di hasilkan dari akar musikal yang jelas. Musik yang bukan berasal dari trend yang sedang bergulir. Gue yakin saat musisi bikin karya pake hati, biasanya musik yang mereka buat bisa nyentuh hati juga bagi yang denger, gue percaya itu, itu musik bagus menurut gue.

Dari pengalaman yang loe dapat, ada ngga band lokal yang menurut loe bagus, tapi kurang eksposure yang mau direkomendasi?
Kaimsasikun menurut gue, denger demo mereka untuk album kedua-nya gue udah ngerasain kemajuan estetis musikalitas mereka. Wacana lirik yang menarik, keseriusan dari komposisi musik mereka, highly recommended dari gue

last word?
Kita masih di jajah secara ekonomi, ratusan pabrik-pabrik asing yang berdiri, produk asing yang membanjiri, kita adalah jutaan rakyat budak konsumen produk asing. Tapi gue ngerasa berdiri sendiri di atas musik Indonesia, kita udah bisa menjajah Negara tetangga dengan produk musik Indonesia, band-band potensial negeri ini udah bisa di undang main di Negara tetangga. CD dan kaset musik negeri sendiri menguasai pasar musik indonesia. Hidup imperialisme musik Indonesia. Gue bener-bener sudah sesunguhnya merasa merdeka di atas Tanah musik Indonesia.

=========

AKSARA ALAM

song by : che
lyric by : che
music by : che
recording at : studio aquarius pondok indah dan PALU studio

—————————————————————————————————
AKSARA ALAM

AIR SELALU MEMBUAT MU DAHAGA
KARENA TAK MEMBERI APA YANG TELAH KAU PUNYA
CINTAI APA YANG ADA DI BUMI
SURGA AKAN MEMBAWAMU KETEMPAT YANG TINGGI

POHON KEBAIKAN BERBUAH BAIK
BEGITUPUN BIBIT KEJAHATAN YANG KAU BAWA
SABDA ALAM TAK PERNAH INGKAR
BAHASA MEREKA TAK LAHIRKAN REKAYASA

reff :
ALAM RAYA, UNGKAPKAN ISYARAT
RASA MEMBERI ESTETIKA RAGA

SABDA ALAM TAK PERNAH BERBUAT INGKAR
BAHASA ALAM TAK LAHIRKAN REKAYASA

 
icon for podpress  Cupumanik - Aksara Alam: Play Now | Play in Popup | Download

Beautiful Rebel - Navicula

Beautiful-Rebel-cover Navicula
Beautiful Rebel
Electrohell (2007)
7.8

Setelah lepas dari major label, Navicula kembali merilis sebuah album. Yang masih berada dijalur modern rock era 90-an dengan sedikit sentuhan instrument elektronik. Dimana dengan sedikit experimentasi dapat menghasilkan sebuah fusion dari funk, garage, psychedelic bahkan hardcore.

Campuran tersebut menghasilkan sebuah album dengan grafik emosi yang fluktuatif, yang pada satu bagian mereka begitu tenang, dihantam dilagu berikutnya dengan notasi yang agresif. namun hal tersebut justru membuat karakter album ini menjadi lebih ‘jadi’.

Secara konseptual album ini sudah terkonsep dengan baik, hanya perlu sedikit polesan untuk memperkuat karakter lagu-perlagunya. Lagu terkuat di album ini jatuh pada ‘Aku Bukan Mesin’ yang memliki nada-nada agresif dan distorsi yang masif dengan sedikit sentuhan funk. ada beberapa lagu lain yang melodinya mempunyai kans menjadi single seperti misalnya track ‘Merdeka’ yang lebih ringan namun memiliki lirik yang begitu kontemplatif mengenai keinginan untuk menjadi sesuatu yang signifikan.

Secara pribadi saya menyukai lagu ‘Terus Berjuang’ walaupun memiliki olahan lagu yang lebih ‘kasar’, lagu ini mudah untuk di ‘tangkap’ mungkin karena melodinya lebih ringan dan memiliki verse yang dapat singalong “… terueesssss berjuaaang kawan, …..’ ‘…. terueesssss kejar impiannn ….. jangan pernah menyerah….” .

ya betul. jangan lah pernah menyerah kawan.

Sebuah album rekomendasi bagi penggemar modern rock era 90′an dan masih cukup kuat menerima dalam dan padatnya emosi pada setiap lagu disini.

www.myspace.com/naviculabali
navicula.bali@gmail.com

 
icon for podpress  Navicula - Aku Bukan Mesin: Play Now | Play in Popup | Download

Rilisan baru dari Yes No Wave music

jirwin www.yesnowave.com adalah salah satu label lokal favorit saya, karena mereka membagi-bagikan rilisannya dengan gratis. Cukup dengan satu atau dua klik, here we go tunggu beberapa saat (tergantung kecepatan internet kamu) hoopla. Kita sudah mendapatkan nya.

Rilisan mereka terbaru (rilisan ke 11) adalah J.Irwin, yang dulu dikenal dengan Bangku Taman nya. Disini Irwin membagikan singlenya yang berjudul ‘Hymn For A Friend in the Sky’, Sebuah epik sepanjang enam menit yang akan membawa ingatan kita kembali ke masa kejayaan scene Manchester dekade lalu.

Jangan lupa untuk mendownload rilisan lainnya di Yes No Wave, ya walaupun beberapa rilisannya menggunakan kualitas bit-rate yang rendah. but still worth to try to listen.

Berikut ini adalah review yang mereka tulis sendiri di website Yes No Wave:

J. Irwin (bangkutaman, Johnny & The Pistol Heroes) menggabungkan chord blues-nya dengan nada-nada pop yang terdengar sangat tenang dan mengalun seiring dengan story telling lyrics yang dinyanyikannya. Lagu Hymn For A Friend in the Sky terdengar seperti John Squire yang meminjam suara Ian Brown sambil memainkan chord blues rock khas Led Zeppelin. Pada lagu berikutnya ia lebih mencoba memperlihatkan karakter suara dan lagunya yang asli, suatu testimony siapakah ia sebenarnya. 2 track yang ada membawa pendengarnya mengerti, siapakah J Irwin dan apa yang ada di hatinya berikut dengan selera musik yang ia bawakan.
(bagus jalang)

Producer : J. Irwin
Songwriter: J. Irwin
Photographer: “magz”
Cover designer: Irwin & Wok the Rock

All songs were recorded, mixed, and mastered by J. Irwin, between August – October 2007 at Townside Studio
Vocals, Guitars, Bass, Keyboards, and Drums tracking were done by J. Irwin

Special thanks to:
Bayu (the monophones)
Gober (the produk gagal)
Nugie (no it all)

J. Irwin’s Short History
J. Irwin is an Indonesian guitar player with a complete name; Justinus Michael Irwin Ardyanto, born in Surabaya on July 22nd, 1981. Around 1996, he moved to Bekasi and there he started to know and play guitar, both electric and acoustic. at that time, he was also trying to participating in school-bands, unfortunately, it was going nowhere. He used to lock himself in his bedroom and entertain himself with his father’s tape-deck and shitty guitar. in 1999, Irwin moved to Yogyakarta to start his study at Sanata Dharma University. As he was doing his study there, he found lots of talented people who shared the same interests. at this year also he created bangkutaman along with Bayu, Acum (Wahyu Nugroho), and Deni. Later on, bangkutaman found the most definite sound and soul in the famous formation consisted of 3 people; Acum (vocal-bass), Irwin (backing vocal-guitars), and Dedyck (drums). They were really into the Stone Roses and Irwin was heavily influenced by John Squire and other indie/brit-pop guitar hero from U.K. Bangkutaman was known as folk-rock with acid atmosphere of madchester sounds band and Irwin was greatly represent the hard-rock side as he began to explore knowledge about Jimi Hendrix and Jimmy Page. As time goes by, Irwin became the lead-guitar and song-writer of bangkutaman. For 5 years, Irwin and bangkutaman had a great run but when it was 2005, everyone started to see things differently.

J. Irwin left bangkutaman and made a new project called Johnny & the Pistol Heroes. Irwin found psychedelic, blues, hard-rock, and virtuosity guitar style as the basic idea of Johnny & the Pistol Heroes. Johnny & the Pistol Heroes consists of Irwin (Guitars), Oka (Vocals), Gober (Bass), and Ali (Drums). Right now, Irwin is building his own studio called Townside Studio. He also works as a music correspondent for a campus magazine called “Dialogue” belongs to Sanata Dharma University. With his own studio, he makes songs for indie-films by J-Toku Community and also doing his solo project where he actually sings. Irwin also began to explore his knowledge on sound-engineering in his own home-studio which he got from Gembus, Ari Wulu, Kang Narko, and Ojie. Until today, Irwin still locks himself in a room (studio) with his guitar and sound-system, entertaining his mind and soul.

Incubus : Live In Jakarta

March 5, 2008
9:00 pm

INCUBUS
Live In Concert
5 Maret 2008
Tennis Indoor Senayan

details : soon.

www.javamusikindo.com