Monthly Archive for April, 2006

Tjapnoehoen 2nd w/ Cupumanik, The SIGIT, Speaker 1st, The Bride, The Panasdalam @ Score, Bandung

April 10, 2006
4:00 pmto7:00 pm

tjapnoehoen fix

Sunday the 16th w/ 7 Crowns, Dagger Stab, Burning Inside, Fall, etc. @ Bugs

April 16, 2006
7:00 pmto10:00 pm

7CROWNS-eflyer

Brainwashed Entertainment Presents

“SUNDAY THE 16TH”

7 CROWNS “MURDER OF CROWNS INDONESIAN TOUR 2006″

With mind blowing performances from
7 CROWNS (from the UK)
BURNING INSIDE
FALL
DAGGER STAB
ZALA
BLACK REDEMPTION
NOSTOC

Bugs Cafe, Pondok Indah
Minggu, 16 April 2006
19.00 wib s/d 23.00 wib


FDC Rp30.000
FREE ENTRY untuk 25 pengunjung pertama sebelum 18.30 wib
Datang dapatkan banyak hadiah dan merchandise dari Point Break
Untuk informasi lebih lanjut hubungi 0813 1965 6566


***

7crowns-resize2 BIOGRAPHY
Band Member :
Jon (Vox)
Liam (Guitar)
Ben (Bass)
Rob (Drums)

Band ini terbentuk karena kecintaan personilnya akan musik punk Amerika tahun ‘80-an, yang mereka mainkan dengan intensitas yang berbeda.

Inilah yang mengawali terbentuknya Tiny Elvis pada tahun 2002 di kota Bath, Inggris yang merupakan cikal bakal dari 7 Crowns. Dengan terbentuknya band tersebut mereka memulai perjalanan musikal mereka dengan jadwal tur panjang yang kemudian menarik perhatian dari sebuah indie label bernama Golf Records.

Ini berlanjut hingga tahun 2003 dimana mereka melakukan tur yang cukup melelahkan untuk mempromosikan album mereka “We Are Not All Civilians”, dengan menjadi band pendukung bagi band-band punk yang dianggap legenda seperti The Misfits, Dead Kennedys, Youth of Today dan Poison Idea.

Setelah bermain dan melakukan tur di 14 negara dalam 7 bulan, band ini mengalami kepenatan yang amat sangat sehingga gitaris mereka Adam memutuskan untuk keluar dari Tiny Elvis, yang menyebabkan personil lain yang masih ingin melanjutkan band ini akhirnya memutuskan untuk mengganti nama menjadi 7 Crowns. Dengan nama baru mereka langsung turun ke jalan lagi dengan ikut tur Amerika Utara bersama dua band veteran dari Inggris, Subhumans dan UK Subs.

Dibekali oleh lagu-lagu dan materi rekaman baru, 7 Crowns membesarkan sayap mereka dengan bertambahnya jadwal tur mereka di Eropa dan Amerika Serikat dan mendapat ekspos yang bagus dengan bermain di B.O.B Fest di Oakland, Kalifornia dan mendapatkan atap baru di S.O.S sebuah label punk di Los Angeles.

Dan pada bulan April 2006 ini 7 Crowns akan datang untuk pertama kalinya ke Indonesia untuk “Murder Of Crowns Indonesian Tour 2006″ dan Jakarta adalah salah satu kota yang akan mereka singgahi dalam rangkaian tur mereka tersebut.

www.7crowns.co.uk

***

7 Crowns Indonesian Tour 2006

APRIL 7th 2006
INSDONESIAN TOUR 2006 - BALI
The Beat Rock Fest at The Wave, Kuta
With: The Djihard, Psychofun, Parau

APRIL 8th 2006
INSDONESIAN TOUR 2006 - SURABAYA
With: Superman Is Dead (Bali), Suicidal Sinatra (Bali)

APRIL 9th 2006
INSDONESIAN TOUR 2006 - SURABAYA
With: Superman Is Dead (Bali), Suicidal Sinatra (Bali)

APRIL 12th 2006
INSDONESIAN TOUR 2006 - MALANG

APRIL 13th 2006
INSDONESIAN TOUR 2006 - JOGJA

APRIL 15th 2006
INSDONESIAN TOUR 2006 - BANDUNG

APRIL 16th 2006
INSDONESIAN TOUR 2006 - JAKARTA

APRIL 19th 2006
INSDONESIAN TOUR 2006 - MEDAN

APRIL 19th 2006
INSDONESIAN TOUR 2006 - MAKASSAR

APRIL 22nd 2006
INSDONESIAN TOUR 2006 - BALI
Superman Is Dead Album Launch Party
at The Hard Rock Cafe

THE UPSTAIRS “Energy” Officially OUT NOW!

cd

JAKARTA - Band The Upstairs bersama Warner Music Indonesia mempersembahkan album terbaru bertitel Energy yang dirilis secara nasional pada akhir bulan Maret 2006.

Energy yang proses mixingnya dilakukan oleh maestro musik elektronik, Andy Ayunir di Studio A System merupakan rilisan paling mutakhir dan esensial dari grup dansa resah yang dilahirkan oleh scene art school legendaris IKJ (Institut Kesenian Jakarta). Proses masteringnya sendiri ditangani oleh engineer veteran Khoe Hok Laij dari Studio Musica Mastering.

Walau cukup gerah jika harus dilabel jenis musiknya, namun tak dapat dipungkiri musik ala new wave akhir 70?an yang The Upstairs mainkan empat tahun belakangan ini di sirkuit independen telah sukses memicu deras keringat banyak orang di berbagai lantai dansa.

Mungkin tak pernah ada sebelumnya nada dansa terelaborasi begitu indahnya dalam gemuruh powerful drumming, teriknya dering kibor serta paparan lirik-lirik jenial menjadi sebuah ledakan dansa yang energik. Uniknya, style musik yang diusung The Upstairs ini telah lebih dulu muncul sebelum ledakan global new wave revivalist yang dipopulerkan band-band seperti Franz Ferdinand, The Killers, The Bravery, Kaiser Chiefs, Bloc Party dan sebagainya. Sebuah kejadian yang cukup langka terjadi di tanah air.

Album penuh kedua The Upstairs ini berisi dua belas lagu terbaik mereka yang proses rekamannya dilakukan pada medio Desember 2005 hingga Februari 2006 di Studio Aluna, Jakarta milik komposer terkenal Erwin Gutawa. Sembilan lagu dalam Energy, di antaranya, ?Terekam (Tak Pernah Mati)?, ?Disko Darurat?, ?Cosmic G-Spot?, ?Energy?, ?Dansa Akhir Pekan? merupakan karya terbaru The Upstairs selama bercengkerama dengan instrumen setahun belakangan. Sedangkan tiga lagu lainnya, ?Matraman,? ?Apakah Aku Berada Di Mars Atau Mereka Mengundang Orang Mars? dan ?Gadis Gangster? merupakan materi yang direkam ulang dari sesi terdahulu.

Single pertama dari Energy yang telah airplay di berbagai stasiun radio adalah ?Terekam (Tak Pernah Mati)?. Jimi Multhazam, vokalis The Upstairs, menjelaskan bahwa lagu ini bercerita tentang pria yang terpukau menyaksikan momen-momen luar biasa seorang gadis kuper serta bagaimana momen-momen tersebut terabadikan di kepalanya. ?Terekam (Tak Pernah Mati)? sendiri merupakan lagu bertempo medium-beat yang dibuka dengan nada catchy dari kibor Elta, diimbuhi latar vokal Dian yang halus bersenandung serta sedikit pengaruh folk pada gitar Kubil. Track berdurasi lima menit minus satu detik ini juga menampilkan jeda string section dari kibor di pertengahan lagunya, sebuah pengalaman yang sama sekali baru bagi The Upstairs.

Album ini di beri judul Energy karena ?dansa? menjadi solusi di setiap tema yang diangkat di hampir setiap lagunya. Tempo permainan di album ini sebenarnya lebih cepat di banding album terdahulu. Namun permainan instrument lain membuat album ini justru lebih mudah tertangkap telinga awam. Dan pastinya tidak menghilangkan karakter The Upstairs yang dance oriented.

The Upstairs merilis CD debut mereka yang bertitel Matraman secara independen tepat di malam Valentine 2004. Album yang menerima banyak pujian dari media massa ini selama dua tahun non-stop sukses mengantar The Upstairs tampil di berbagai pentas di Jakarta, Surabaya, Malang, Yogyakarta hingga Semarang. Puluhan ajang pensi bergengsi di Jakarta hingga ritus dance festival terbesar di Indonesia, Jakarta Movement pun tak luput mereka jelajahi. Hasilnya, fan base band ini pun semakin kuat dan berkembang setiap harinya.

Bermaksud melangkah ke level selanjutnya, The Upstairs menyebarkan demo empat lagu baru mereka ke berbagai label rekaman terkemuka Indonesia untuk membuka kemungkinan bekerjasama. Gayung bersambut, seorang sohib lama yang kemudian bekerja sebagai A&R Warner Music Indonesia, Agus Sasongko, menawarkan kontrak eksklusif satu album bagi The Upstairs. Tepat pada 19 September 2005 The Upstairs resmi teken kontrak satu album penuh dengan major label Warner Music Indonesia.

The Upstairs dibentuk pada bulan Oktober 2001 di Jakarta oleh Jimi Multhazam (vokalis) dan Kubil Idris (gitar) dengan pengaruh musikal dari band-band new wave seperti A Flock Of Seagulls, Devo, Depeche Mode, hingga Joy Division. Menyusul kemudian dalam perjalanan mereka bergabung, drummer Beni Adhiantoro, bassist Alfi Chaniago, backing vocal Dian Maryana dan belakangan keyboardist Elta Emanuella. Formasi ini adalah formasi tersolid hingga sekarang.

Poster

THE UPSTAIRS
“Energy”
OUT NOW!
Available on CD & Cassette

JAKARTA ? Album terbaru THE UPSTAIRS yang bertitel Energy setelah mengalami penundaan akhirnya sejak tanggal 31 Maret 2006 lalu telah beredar secara nasional di berbagai outlet rekaman.

Album penuh kedua yang rilis via label Warner Music Indonesia ini tersedia dalam format kaset dan CD dengan harga Rp. 21.000 (kaset) dan Rp. 50.000 (CD).

Energy track list:
1. Terekam (Tak Pernah Mati)
2. Disko Darurat
3. Matraman
4. Hanya Aku, Musik dan Lantai
5. Energy
6. Frustasi
7. Cosmic G-Spot
8. Digital Video Festival
9. Gadis Gangster
10. Satelit
11. Dansa Akhir Pekan
12. Apakah Aku Berada di Mars atau Mereka Mengundang Orang Mars

Show Review GMU 9

Acara GMU 9 yang mengambil tempat dan waktu Hall kampus A Jayabaya Pulomas Jakarta Timur pada 26 Februari 2006 ini sempat molor selama satu jam dari jadwal yang ditetapkan tapi berjalan lancar, aman dan sukses.

Gerbang tiket GMU 9 telah resmi dibuka pada pukul 12, 30 siang dan MADNICK MANACE band punk asal Tg. Priuk ini membuka show dengan tembang2 dari demo mereka dan beberapa cover song dari NOFX dan Misfits, Gerbang tiket GMU 9 telah resmi dibuka dan orang2 sudah mulai masuk

Setelah sempat mutar2 mengontrol situasi saya sempat bertemu dengan anak2 FINAL ATTACK didepan gerbang ( wow mereka semuanya ontime loh ! ), setelah itu saya menyaksikan aksi mereka sebagai band ke 2, nich band memang benar2 nggak bisa diam di panggung ( Jingkrak trus !!! ) mereka juga membawakan lagu STRETCH ARMSTRONG yg For The Record.

Abis FINAL ATTACK panggung langsung diisi oleh FLAMING ICARUS yang nampaknya berhalangan menghadirkan Riann Pelor ( DAGGER STAB ) sebagai guest vokal mereka, nampak di posisi gitar ada seseorang yang familiar yup ! : Aryo ex-gitaris SCREWBALL ternyata ngeband juga di FLAMING ICARUS.

Kelar FLAMING ICARUS massa sudah mulai memenuhi tribun dan jalan didepan tangga masuk dan keluar. acara ini sempat ngaret sebentar karena terdengar isu THE PLAGIATOR yang merupakan band selanjutnya batal main di GMU 9

Langsung saja HARD TO KILL naik ke atas panggung dan sukses ngebikin anak2 yg memakai baju hitam2 moshing bersama-sama (nich band memang serem banget vokalisnya)

salto2


Tanpa basa-basi TEN HOLES yg diset mendadak untuk menjadi pengganti dari FISHSKA ini langsung ngegeber panggung dengan spirit of Oi ! mereka, tapi kali ini mereka minus pemain mandolin mereka.

Berikutnya ada band yang bikin mata pria melotot ( kagum akan musikalitas atau …….????! ), ZALA sekali lagi selalu menjadi pusat perhatian massa di manapun mereka manggung, dan kali ini tanpa Ira ( Vokalis ZALA yg dulu ) karena dia manggung sebagai guest vokal dibeberapa lagu FOREVER SUCK yg manggung setelah ZALA.

Wah meliat dari orang2 yg berada di FOREVER SUCK nampaknya ni band HC banget secara ada Batax 666 ( Ex vokalisnya CAPTAIN HOOK ) di posisi gitar dan juga Reza Madu ( Ex Drummernya SCREWBALL ) pada drum, oh iya si Reza ini sering terlihat juga bermain bersama BEQUIET, BURNING INSIDE dan END OF AGE.Tapi ternyata musik mereka lebih metal daripada gaya mereka yg hardcore.

Setelah FOREVER SUCK nah ini dia band yang paling ditunggu2 penampilannya setelah sempat absen kurang lebih 2 tahun akhirnya mereka kembali : LOOSERZ !!!!, wah nich band nggak usah dipertanyakan lagi kemampuannya untuk merepotkan panitia keamanan di bibir panggung, dari Stage Dive, Circle Pit, Crowd Surfing trus salto2an, floorpunching gila dech pokoknya nich band sakit, nggak nyangka lo ternyata yang menunggu band ini main nggak sedikit lo, ampir almost kids dari yg orang tua sampe anak mudanya powgo semua, apalagi pas mereka ngebawain salah satu singel lawas mereka STREET & STRUGGLE ( yg terdapat di album split mereka dengan R.U. SUCKS ), LOOSERZ featuring DOLLAH ( vokalisnya MBA ) dan Teguh (vokalisnya H.I.V. )kids expecting they would play some Beastie song tapi ternyata nggak.

looserz

setelah break magrib THE PLAGIATOR ternyata jadi main juga dan langsung setelah mereka ada FALL yang album perdananya “Fall Is The Seasons” merupakan album yang gw nanti2in juga mereka cukup keren meskipun pas mereka main soundnya nggak terlalu maksimal tapi siapa yang peduli as long as claude still singing on the mic well the kids will singalong too, apa lagi pas bawain Friday sama Hurricane Boy gilla !!!!

KILLED BY BUTTERFLY yang nampaknya masih agak kelelahan setelah abis dari Bandung pas malam minggunya nampaknya mempunyai masalah yang sama juga dengan FALL yaitu Sound !! tapi seperti FALL juga the kids don’t care n still singalong “my world are falling down !!! ” dari lagu andalan mereka Life.

STEP FORWARD langsung ngegeber panggung setelah Killed turun dan nich band memang nggak pernah ngecewain ude sound nya mantep banget terasa banget kalo anak2 ud lama nggak ngeliat mereka main di acara Undeground berskala FEST oh iya 1 Hall Jayabaya ud penuh+rapet dan sesak oleh panasnya suasana dan STEPFORWARD mengakhiri penampilan mereka dengan lagu andalan mereka Belenggu.

step4ward

NOXA memang nggak ada matinya entah berapa lagu yang mereka bawakan dalam 40 menit secara lagu mereka memang pendek2 semua, oh iya band ini juga ngebawain lagunya NASUM wah pokoknya ngeri dah nich band.

SIKSA KUBUR yang malam itu nampaknya rada bermasalah dengan pedalnya drumer mereka yg patah tetap bisa memukau hampir 3000 pasang mata walaupun sound mereka agak kurang maksimal tapi mereka tetap keren dan semua anak menjadi saksi materi2 album ke 4 mereka.

siksakubur2

SICKSOCIETY yang malam itu menutup acara GMU 9 tetap menampilkan aksi terbaik mereka walaupun tak ada bassis dan yg nonton pun mulai menyusut tapi mereka tetap cuek 5 lagu di geber sampe sakit telinga gw.

harga tiket GMU yg relatif murah terjual hampir 2.000 kopi gila ! gw aja nggak percaya sama apa yg gw liat tapi yg pasti sebagian keuntungan dari acara yg ramai ini bakalan di peruntukkan buat amal. oh iya 2 MC yg bertugas sebelum pelor adalah Dinar dan Gaffy yg juga bassist - dari band Indiepop keluaran gulalikustik

dan acara ini didukung juga oleh 4 usaha Indiependent yg terkemuka di ibukota
THE LITTLE
GAZELLE
DEADBOY
IMMEASUREABLE MOXIE

High Tone Fest w/ Alone At Last, For Nu Fan, The Changcutters, etc. @ GOR Bulungan

April 2, 2006
12:00 pmto3:00 pm

High Tone Fest

High Tone Fest
A Journey of Adrenaline

GOR Basket Bulungan
April 2nd 2006-04-03
12.00-23.00

Alone At Last
For Nu Fan
The Changcutters
Authority
End Of Julia
Unbroken Virgin
In Hopes I Die
Speak Up
Sweet As Revenge
Seems Like Yesterday
Mood Altering
The Bones
Arch

Worst Case Scenario
Last Night Scenery
Too Late To Notice
Pendobrak Cinta
One Foot Japan
The Rumours
Fallen Angel
For Burgers
Koba
Lonely Life
Noise Addict
Drying Tears
Sinister Sick
Detective Pona
Killing Me Inside
Block Machine X
In Hurricane Rhtym
Several Bad Puns Letters

The Everlasting Hellshow w/ Burgerkill, Extreme Decay, Screaming Factor, etc. @ Malang

April 6, 2006
12:35 amto3:35 am

NEVER GET SHOCKED ON APRIL MOB’S
a nice rockshots for the upcoming month

[ b u r g e r k i l l ]
the everlasting hellshow
@ Malang, april 3rd 2006

w/ extreme decay,
screaming factor &
primitive chympanze.

organized by Kolektif Radiasi, Malang.
just wait for a more show details.
info : samack 08179664609 / ook 08155506664