Monthly Archive for April, 2006

Show Report: ?Sunday The 16th?

16 April 2006 @ Bug?s Caf?, Jakarta

Acara Sunday The 16th yang diorganisir oleh Brainwashed Entertainment di Bug?s Caf? malam itu merupakan bagian dari rangkaian tur Indonesia band yang bernama 7 Crowns dari Inggris, yang mana sebelumnya mereka sudah bermain di Bali, Surabaya, Malang, Yogyakarta dan Bandung; hingga malam itu di Jakarta yang kemudian akan dilanjutkan ke Medan dan Makassar.

CrowdPenonton yang datang cukup ramai kalau dilihat dari first drink charge yang bisa dibilang lumayan diatas rata-rata, dan kebanyakan adalah anak-anak remaja yang penasaran dengan aksi panggung 7 Crowns yang namanya memang tidak begitu dikenal di Indonesia. Selain 7 Crowns sebagai headliner; acara malam itu juga menampilkan 6 band lokal dari Jakarta, yang bermain maksimal dengan sistem tata suara yang tidak mengecewakan. Dan cukup seru melihat line up band yang tidak terlalu banyak karena dengan begitu tidak melelahkan dan lebih bisa menikmati jalannya acara, sesuai dengan konsepnya sebagai sebuah club show. Dibuka dengan penampilan the young and talented post-hardcore band NOSTOC yang sangat berpotensi dengan materi dan skill yang tidak bisa dianggap remeh. ZALA, band cewek yang membuat para cowok ber-headbangin bermain cukup rapi sesudahnya walaupun sepertinya mereka bermain kurang all out malam itu. Jeda yang diisi oleh MC Oyi dilanjutkan oleh FALL dengan musik mereka yang unik, hardcore bernuansa shoegaze, didukung penampilan yang brilian dan agresif. Agresifitas malam itu memuncak sewaktu DAGGER STAB memecah dengan aksi panggung yang liar sehingga crowd menggila. BURNING INSIDE memainkan old school hardcore modern yang cerdas like no other bands in the scene, veteran hardcore Jakarta dengan formasi baru ini bermain cukup tight dan kompak. Sebelum 7 Crowns naik sebagai headliner malam itu masih tampil satu band BLACK REDEMPTION, nama yang sudah cukup lama tidak terdengar kali ini back with vengeance, band metal ini bermain dengan dual gitar yang mantab dan rapi, sangat teknikal, sayang mungkin banyak penonton generasi baru yang belum mengenal mereka.

nostocfall
daggerstabburning inside

Ketika tiba saat 7 CROWNS mengambil alih panggung, crowd yang bertahan tidak sebanyak sebelumnya karena mungkin besok adalah hari senin dan banyak harus bekerja atau bersekolah, tapi ini tidak membuat mereka patah semangat, walaupun ini kali pertama bermain di Jakarta ribuan mil dari kota asal mereka di Bath, Inggris; band yang memainkan musik melodic hardcore ini bermain dengan performa yang sangat enerjetik, di tengah lantai dansa pun sempat beberapa kali tercipta circle pit dan crowd swimming yang tak berhenti, sepertinya semua orang ingin sekali berenang diatas kepala orang-orang malam itu. Sang vokalis sempat menceritakan kekesalannya akan pengalamannya di Indonesia melihat skinhead yang mengenakan simbol-simbol rasisme dan mengungkapkankan penolakannya akan rasisme. Mereka menambahkan dua lagu sebagai encore karena sepertinya crowd merasa belum puas. Show malam itu diakhiri dengan tetesan keringat dan tepukan tangan untuk 7 Crowns.

7crown 1crowd 2 7crown 57crown 3

text : riann (tikam_belati@yahoo.com)
photos : arthesa (www.myspace.com/arthesa) & EQ (www.myspace.com/facelessfood)

Les Voila: Pop Story Continues…

April 29, 2006 10:33 pmtoApril 30, 2006 1:33 am

Les Voila Poster

Sabtu, 29 April 2006
Start 18.00-till end
Ticket Rp. 5000,-

Feat
Goodnight Electric
Sore
Tika
Astrolab
Perfect angel

Auditorium CCF Bandung
Jl. Purnawarman #32
Bandung

SOON…..!!!!!!!!!
Les Voila Special Edition at June with 15 pop
Band from Bandung, Jakarta
Jogjakarta, Singapore & Malaysia

Superman Is Dead’s Newest Album: Black Market Love

SID SUPERMAN IS DEAD
BLACK MARKET LOVE

Ini adalah tahun ke-11 Superman Is Dead berdiri tegak menantang.

Ini adalah album ke-3 paguyuban langgam cadas beranggotakan Bobby Cool, Eka Rock, & Jrx, bersama Sony BMG?dan merupakan album ke-6 secara keseluruhan.

Ini adalah kontinuitas ekspresi bingar SID akan cinta dan cita-cita pada musik, kemerdekaan berpendapat, serta harapan untuk terus rukun damai sentosa di buana Bhineka Tunggal Ika.

Here they are again, friend. Alive, beer-soaked, and kicking!

?Black Market Love? yang direkam di Electro Hell studio pada fajar 2006 dipilih sebagai judul pertama karena, well, it sounds great and dangerous! Yang jika diterjemahkan ke Bahasa Indonesia bisa diartikan sebagai ?Cinta Pasar Gelap? a.k.a. ?Cinta Rahasia?. Indeed, ?Black Market Love? adalah deklarasi SID pada dunia tentang kecintaan mereka pada hal-hal yang selama ini divonis ?salah? oleh perspektif mayoritas.

Kedua karena SID akan tanpa bosan melawan ketakpedulian, fasisme, diskriminasi, budaya kekerasan, dan pembodohan. Ayo lawan dengan letup cinta yang tegar menyala!

Hal lain yang patut dicatat dari album bersampul tengkorak berkumis ini adalah deras bertambahnya lirik berbahasa Indonesia. Tentu SID punya alasan kuat untuk itu. Simak komentar Jrx, ?Setelah hampir 11 tahun terlalu banyak memakai lirik berbahasa Inggris, pendengar sering kurang menangkap apa yang coba kita suarakan. Hasilnya seringkali publik hanya menilai kita secara tampak luar dan fashion saja. Salah besar sebab sejak awal kita ingin menempatkan musik sebagai media pemberi motivasi untuk anak-anak muda yang sering bingung dan mempertanyakan nilai-nilai yang ada di masyarakat dan kehidupan??

Selebihnya, bak melanjutkan petualangan dari album sebelumya, ?The Hangover Decade?, SID makin lebar menjelajah dengan mulai memasukkan instrumen-instrumen eksotik macam akordion, grand piano, organ dan biola. Njlimet? Wah, malah tidak. Album ini sebaliknya tetap relatif mudah dicerna kuping, Bersahaja dus gemah ripah dengan tembang-tembang sing-a-long. Perhatikan single pertamanya, ?Bukan Pahlawan?. Simple, bertempo sedang, gampang dinyanyikan riang bersama para sahabat di bar-bar murah atau tempat-tempat hiburan kelas bawah. Kesederhanaan aransemen dan koor dadakan bisa gampang tercipta pada country rock-fueled ?Goodbye Whiskey? serta ?Kita vs Mereka?–yang terinspirasi oleh kesewenangan yang menimpa Inul. Dan beautifully stripped-down dengan balada 3 kunci, ?Lady Rose?.

Sementara bianglala tema tetap kaya warna. ?Marah Bumi? & ?Year of the Danger? menyoroti ulah manusia yang tidak ramah lingkungan & paceklik sisi humanisme. ?Citra O.D.? & ?Psycho (Fake)? menyayangkan eksploitasi media terhadap privasi paling pribadi serta trend manipulasi citra. ?Tomorrow? memimpikan dunia tanpa perang, adil makmur ijo royo-royo.

Pun varian partisipan makin lintas sektoral sekaligus ?berbahaya?. Dari lingkup domestik muncul Jrx dan Eka Rock mengambil alih posisi biduan, lalu maskulin bersenandung masing-masing di ?Lady Rose? dan ?Anger Inc.?. Dari lingkup regional, Leo Sinatra (of nu skool Rockabilly act, Suicidal Sinatra) gitaris muda sakti-mandraguna-lihai-lancar-jaya-banyak-tattoo-banyak-bahagia bersedekah mengamalkan sedikit kebajikannya di ?Goodbye Whiskey?; Dankie (of grunge?s last gentlemen, Navicula) elok menggesek slide guitar ditimpali vokal latar sejuk misterius oleh Sari (of Goth-Punk outfit, Nymphea) di ?Lady Rose?; Prima (from politico-rapcore collective, Geekssmile), gerah berteriak di ?Citra O.D.?; Philipus indah berkiprah lewat organ di ?Bukan Pahlawan?, grand piano di ?Bangkit & Percaya?, & akordion di ?Menginjak Neraka?; Mr. Fahmi (of Chicano-Punk mafia, Devildice) & One Dee (of Ska veterans, Noin Bullet) seronok mengisi departemen tiup di ?Menginjak Neraka?. Sounds dangerous enough, eh?

Untuk kaum yang tersisih dan terlupakan. Untuk mereka yang tersudut dan terdiam. Mari lawan dunia yang marak dengan benci & dengki dengan pijar cinta yang besar!

Bersulang,
RUDOLF DETHU ~ Propagandis SID
www.supermanisdead.net

*** Untuk deskripsi rinci masing-masing lagu di album Black Market Love, silakan buka sisipan yang ditulis sendiri oleh Jrx
*** Pesta perkenalan album Black Market Love di Bali akan diadakan pada hari Sabtu 22 April 2006 di Planet Hollywood, Simpang Dewa Ruci, Kuta, dengan artis pembuka: 7Crowns (Inggris) dan The Dissland. Harga tanda masuk Rp 30 ribu dapat ditukarkan dengan minuman ringan atau bir. Acara dimulai jam 9 malam
*** Pada saat pesta perkenalan akan diputar juga 2 videoklip terbaru SID yaitu “Bukan Pahlawan” karya Erick Est + SID dan “Black Market Love” karya Bob Calabritto + Peter M. Smit
*** Kamis besok, 20 April 2006, akan diadakan konferensi pers di Planet Hollywood jam 11 siang. Kami di sini sekaligus mengundang rekan media untuk datang. Saat konferensi pers akan ditayangkan juga untuk pertama kalinya videoklip “Bukan Pahlawan” serta “Black Market Love”
*** Album Black Market Love baru akan beredar akhir April atau awal Mei 2006.

***

SID Black Market Love

JRX?s Notes
SUPERMAN IS DEAD
-Black Market Love-

Kenapa Black Market Love sebagai judul album ke-6 kita?Pertama, karena it sounds great and dangerous! Kalau diterjemahkan ke bahasa Indonesia artinya Cinta Pasar Gelap> Cinta Rahasia> Kecintaan kita terhadap hal-hal yang dianggap ?salah? diperspektif masyarakat mayoritas.Kedua, karena kita ingin menunjukkan resistensi kita kepada dunia, sejauh mana kita mencoba berdiri melawan ketakpedulian, fasisme, diskriminasi, peperangan, pembodohan, kekerasan, materialisme dan budaya basa-basi pembodohan. Ya, kita melawan semua itu dengan cinta yang kita miliki. Sebuah cinta yang membentuk karakter dan siapa diri kita sampai hari ini kita masih bisa berdiri. Cinta, cita-cita dan mimpi kita terhadap musik, perdamaian, kebebasan berpendapat dan berekspresi, bumi pertiwi, kenakalan-kenakalan yang tidak merugikan orang lain dan perlakuan yang sama untuk setiap umat manusia.

Harapannya, tidak ada lagi kaum minoritas yang selalu ditekan, tidak ada lagi kaum mayoritas yang arogan dan memaksakan kehendak. Persatuan. Saling menghargai. Equal respect.

Di album yang direkam di Electrohell Studio, Bali ini, kita banyak melakukan experiment. Kita memasukkan instrument-instrument baru seperti trumpet, akordion, grand piano, organ dan biola. Demikian juga pada lirik dan aransemen lagu. Lebih sentimentil dan berbahaya, bisa dibilang begitu. Beribu puisi jalanan dan mimpi-mimpi abadi peradaban manusia, coba kita tumpahkan sejujur-jujurnya disini.

Kali ini kita banyak memasukkan lirik berbahasa Indonesia karena kita ingin mendidik pendengar. ?Within Great Power Comes Great Responsibility? Setelah hampir 11 tahun terlalu banyak memakai lirik berbahasa Inggris, pendengar sering tidak menangkap apa yang kita coba suarakan. Hasilnya, seringkali pendengar hanya menilai kita secara tampak luar dan fashion saja. Salah besar. Padahal sejak awal kita ingin menempatkan musik sebagai media pemberi motivasi untuk anak-anak muda yang sering bingung dan mempertanyakan nilai-nilai yang ada di masyarakat dan kehidupan.

Untuk lebih jelasnya, kita akan coba terangkan satu persatu amunisi dalam lagu baru di album Black Market Love:

1. Year Of The Danger
Lagu bernuansa ?panic? ini bercerita tentang masa-masa kita mulai memasuki tahun-tahun berbahaya hidup di Bali. Teror bom, kekerasan, ketakutan. Rasa tak berdaya kita menghadapi semua itu. ?we live in fear, live in disgrace, live in the world of hate wonder if I could survive? dan ?how can you believe in peace, will you give a war a kiss?? begitu salah satu penggalan liriknya. Lagu bertempo cepat ini kita harapkan bisa membuka mata hati seluruh umat manusia, untuk mengurangi kebencian terhadap satu sama lain. Ayo bersatu!

2. Bukan Pahlawan
Bertempo sedang, sing-along dan bersahaja. Melodi yang simpel namun menusuk hingga ke tulang. Cocok didengarkan saat hang-out di bar murah bersama kawan-kawan sejati dan mendiskusikan perasaanmu tentang dunia yang telah berhenti tertawa. ?aku bukan pahlawan berparas tampan, sayap-sayap pupus terbakar, salah benar semua pernah kulakukan, angkat gelas kita bersulang?? demikian penggalan reffrain-nya. Calon kuat untuk single dan klip pertama kita dari album ini. Dan oya, jangan lupa menyimak permainan organ sahabat kecil kita Philipus disini.

3. Black Market Love
Cukup jelas, lirik lagu ini menceritakan tentang hal yang sama seperti makna judul album kita. ?tattoos on my hand, music?s on my mind? dan ?I wear second hands, hookers are my friends, this will never end, this black market love? begitu bunyi reffreain-nya. Pengaruh The Living End dan The Beatles sangat terasa di lagu ini. Very sing-along. indah dan berani [ups! bukan berani mati, tapi berani nyanyi] Calon kuat single kedua!

4. Marah Bumi
Tempo cepat, dibalut nada sedih biola dibeberapa part-nya. Lagu kemarahan kita terhadap manusia-manusia sombong yang bisanya hanya merusak dan menguras isi bumi tanpa mau memikirkan efek kedepannya. Ya, lagu ini buat Amerika yang sampai sekarang tidak mau menandatangani protokol Kyoto, buat kalian yang suka membuang sampah plastik sembarangan dan buat kalian yang suka menyebarkan permusuhan hingga bumi ini menjadi tempat yang tidak indah lagi. Kita coba mengingatkan kalau saat ini bumi sedang menangis melihat tingkah laku kita semua yang sok paling hebat. Dan saat bumi pertiwi marah, kita semua akan mati. Semua bencana alam yang terjadi akhir-akhir ini. Pikirkan itu.

5.Citra O.D
Unik, karena ini lagu S.I.D pertama yang menggabungkan bahasa Indonesia dan Inggris dan memasukkan unsur ol-skool-hardcore didalamnya. Kita dibantu oleh Prima [ dari band political Geek?s Smile] di sektor vokal. Menceritakan tentang sifat konsumtif manusia yang makin menjadi-jadi atas nama modernisasi dan popularitas. Begitu banyak remaja kita yang terbutakan oleh media, sinetron, reality show dan sensasi murahan para selebriti kampungan. Semua harus mahal, kulit harus putih, pacar harus anak pejabat and all that superficial stuff. Hari ini pencitraan adalah segala-galanya, uang dan tampilan fisik selalu dianggap raja. Kita melawan semua itu. Titik!

6. Strong Enough
Berkarakter dewasa, lurus dan tebal. Cocok didengarkan dalam perjalanan jauh [tapi jangan terlalu jauh ya]. Menceritakan tentang keadaan band kita yang tetap berdiri tegap menantang arah sampai detik ini walaupun sempat melalui masa-masa sulit. Difitnah, dilempari, diludahi dan dipukuli. Ya, kita masih ada dan akan tetap setia bermain musik untuk menyebarkan harapan, cinta dan kesenangan. Hentikan permusuhan dan mulailah menabung karma yang lebih baik.

7. Psycho Fake
Sangat cepat. Bermuatan hampir sama dengan lagu Citra O.D, namun lebih menjurus ke gaya anak-anak muda yang senang berpenampilan sok psycho dan mempunyai masalah kejiwaan namun sebenarnya itu semua gak lebih dari sekedar aksi untuk menarik perhatian [kaum wanita]. Ya, kita berbicara tentang rockstar-rockstar palsu yang berpenampilan [maunya keliatan] gothic, yang kalo difoto pengin keliatan ?ada yang tidak beres dengan masa kecilnya?. Jaket dan celana kulit, boots besi-besi, anting di wajah, rantai dimana-mana, rambut gaya terkini tidak lupa diwarnai supaya keliatan funky. Gitar Ibanez ampli Marshall, pas manggung mainin lagu yang liriknya pop komersil kacangan. Aduh, balikin tuh duit tiketnya!

8. Bangkit & Percaya
Jeritan hati kecil minoritas. Lagu sentimentil tentang rasa kehilangan dan kemarahan. Khusus dedikasikan untuk korban-korban bom di Indonesia dan sahabat-sahabat yang lebih dahulu meninggalkan kita. Disini kita masukkan denting grand piano dan biola untuk menambah nuansa murung. Tapi jangan salah, tempo lagu ini sama sekali tidak pelan. Sadness in the right speed. Liriknya ?amarah yang tak tertahan, kematian langitpun hitam, atas nama cinta dan harapan yang tenggelam, ku kan bangkit dan percaya?

9. Anger Inc.
Marah! Tapi berdansa rockabilly-ska sambil sesekali menyisiri rambut hitam mu. Kemarahan dalam mempertanyakan apa itu kebenaran. Apakah suara terbanyak itu selalu yang paling benar? Kalau begitu, kebenaran hanyalah jumlah nominal yang bisa diatur-atur. Kalo ada beberapa preman pakai tato, apakah kita otomatis menjadi seorang preman jika kita juga punya tato? Ugh! Jadi bingung sendiri. The truth is, kita bikin lagu ini sambil berharap kalo kita emang benar band punkrock yang gagah berani, bukan boyband jadi-jadian. Highlight-nya ada pada vokal Eka Rock yang untuk pertama kali benar-benar bernyanyi di album S.I.D. and he did it pretty well. Saudara saudara, saatnya menunjukkan taring dan kumis kucing anda. Haha!

10. Goodbye Whiskey
Balada riang bertemakan seorang alkoholik yang harus berhenti menenggak whiskey karena ia gak ingin cepat mati. Hmm?.ironis. Simpel bernuansakan country/cowboy. Pas untuk perjalanan melewati gurun Las Vegas, trus balik lagi karena gak punya duit buat minum dan main judi. Riang namun tersirat kesedihan yang mendalam. Layaknya lagu sepasang kekasih yang tak rela dipisahkan setelah belasan tahun memadu racun.
Liriknya ?remember when we were downtown, punkrock song and I hold you thight like there?s no tomorrow?. Curian melodi-melodi nakal dari Leo [from new-skool rockabilly act Suicidal Sinatra] mengajak kita membayangkan perpisahan yang gagah di dalam sebuah bar kayu. Yap, perpisahan untuk sesuatu yang ?katanya? lebih bagus emang kadang perlu.
Bukan begitu, kawan?

11. Menginjak Neraka
Hmmmm, agak susah dengan yang satu ini. Benar benar keluar dari pakem punkrock pada umumnya. Tapi hey, punkrock gak bisa diukur dari jenis musik. Punkrock adalah kejujuran dan keberanian untuk melawan arus. Lagu ini pure experiment. Terselip nada-nada Spanyol dengan beat tango dan tiupan maut trumpet beracun Mr.Fahmi [from chicano-punk mafia Devildice] Belum lagi tarian akordion dari jemari Philipus yang seolah menyampaikan pesan kalau hari terakhir sudah dekat. Menakutkan. Eksotis. Kolosal. Namun tiba-tiba dibanting gesekan gitar dan vokal bertendensi grunge dipertengahan lagu. Check out the amazing backing vocal section di akhir lagu. Gospel from hell.
Lagu ini bercerita tentang dosa, malaikat dan permintaan maaf kepada Tuhan.
Deep and unpredictable.

12. Kita Vs Mereka
Lagu kebebasan. Liriknya terinspirasi dari kejadian yang menimpa Inul dan kaum-kaum yang ditekan di seluruh Indonesia. Ya, kita bersimpati dan akan selalu mencoba berada di pihak orang-orang yang dijajah oleh sifat munafik masyarakat kita yang mencintai fasisme dan keseragaman. Kita ingin bertanya. Kenapa semua harus seragam? Bukankah dunia ini akan lebih baik jika kita bisa hidup saling jaga walaupun kita berbeda beda. Setiap manusia kan berhak untuk hidup dengan cita-citanya sendiri. Selama kita tidak merugikan orang lain, apa salahnya untuk mencoba menjadi diri sendiri. Jika ingin menjadi manusia yang lebih baik, jangan orang lain yang malah diatur-atur. Btw, lagu ini sangat simple, model punk tahun 77. ?jarum dan tinta, kulit berwarna, buktikan kubisa, kan kurubah dunia?? begitu salah satu liriknya.

13. Lady Rose
Cos every thugs needs a lady. Hanya orang bodoh yang bilang punkrocker ga boleh nulis lagu tentang cinta. Lupakan lirik cinta tipikal Indonesia yang manja dan sok ganteng. Lagu ini ditulis dengan darah dan keringat. Maskulin. Penghargaan tertinggi untuk malaikat yang menyelamatkan seorang tentara mawar hitam dari drugs dan kehancuran. Bersenjatakan gesekan slide-guitar dari Dadang [of grunge-heroes Navicula], backing vokal menyentuh dari Sari [of goth-punk Nymphea] dengan iringan old-skool organ. Balada 3 kunci ini memiliki kerendahan hati, keberanian dan rasa terima kasih dari hati yang paling dalam. Dengarkan disaat kalian ingin mengungkapkan rasa cinta yang sebenar-benarnya kepada penyelamat kalian. ?you?re the heart of the crowns and the blood of all my lifetime, you are my lady rose?. Sekuat Johny Cash dan seromatis jutaan mawar merah.

14. Tomorrow
Harapan untuk perdamaian dan dunia yang lebih baik. Kita membayangkan kalau seluruh pemimpin negara dan agama meletakkan mahkotanya dan saling berjabat tangan untuk satu tujuan, menghentikan perang. Lupakan dendam, lupakan sifat megalomaniac, lupakan kepentingan dan perbedaan. Kita semua satu. Dan kita percaya kalau tidak ada manusia yang tidak memimpikan hari esok yang lebih baik. Lagu ini sengaja kita kemas dalam nuansa tegang dan sedikit horror, karena itulah perasaan kita yang sebenarnya terhadap dunia ini. Kita cemas dan menginginkan suatu perubahan. Mencoba menyelamatkan dunia ini dengan cara yang kita bisa. Kaum silent-majority, tunjukkan kalau kita ada! Terdengar ambisius dan berlebihan? Kita tidak peduli.

Yup, itu tadi sekilas tentang muatan lagu-lagu kita di album Black Market Love. Kita benar-benar berharap album ini bisa memberikan harapan, support dan motivasi bagi teman-teman yang selalu merasa tertekan dan dirugikan. Untuk kaum yang tersisih dan terlupakan. Untuk kalian yang tersudut dan terdiam. Ayo sama-sama kita lawan dunia kebencian ini dengan sepenuh cinta yang kita miliki. Cinta bisa membunuh, tapi cinta juga yang kan menyelamatkan dunia. Jika kita percaya.

Cheers, cherry and dynamite,
jrx

United 7 @ Yogya

April 15, 2006
3:00 pmto6:00 pm

Star On Campus

15 April 2006
Lapangan Universitas Veteran Nasional, Yogyakarta,start: 15.00

Sore
The Brandals
C’mon Lennon
Pure Saturday
A Famous
Tika

With:
Seek Six Sick

Free of Charge!!!

United 7 @ Solo

April 14, 2006 9:00 pmtoApril 15, 2006 12:00 am

Super Day Out

14 April 2006
GOR Manahan Solo, 19.00-’till death

Sore
The Brandals
C’mon Lennon
Pure Saturday

With:
White Shoes and The Couples Company
Seek Six Sick,&
Sporadic Bliss

Tiket bisa didapat di distro2 Solo
(Rp. 25000 gratis perdana Mentari/Im3)

Homogenic Live In Concert @ AAC Bandung

May 6, 2006
5:00 pmto8:00 pm

The Electrifying Electrofiction Trio, Homogenic, akan memainkan set paling panjang yang pernah dimainkan selama karir musikal mereka. Sebuah konser khusus.

SATURDAY

06.05.06

ASIA AFRICA CULTURAL CENTRE
JL. BRAGA NO. 1
BANDUNG

GATE OPEN:
17.00

LIVE PERFORMANCES BY:
HOMOGENIC
POLYESTER EMBASSY
SOULDELAY

TICKET:
Rp.10.000,00

Fully Supported by
Deathrockstar.info

BE THERE!

*) Homogenic akan merilis album kedua mereka, Echoes of the Universe, di pekan ketiga April 2006. Dapatkan segera dalam bentuk kaset mekanik dan cd.

RAMBO @ Surabaya

April 18, 2006 10:00 pmtoApril 19, 2006 1:00 am

?Bring It? in Surabaya (Sedulur Bebas II)
April 18th 2k6

R.A.M.B.O (Philadelphia,USA)
Indonesia Tour Episode II

Also performing : Ratmi B-29 (Jember), Monsters (Krian), Berandal Lokajaya(Porong), System of Hate (Pare), Realitat (Malang), Revolt 49 (Kediri) Stop! Harap Turun, The Fat King, Heavy Monsters, Depo Sampah, Dead Shot, Flower Violence, Chaos Plus Strike n? Side, One Last Time (Surabaya)

Venue :
AJBS Pasaraya Food Tunnel
Jl. Ratna 14, Surabaya
Start 10 pm
IDR 7500 (include softdrink)

Fresh Invasion w/ Homogenic, Mobilderek, Friday, Sendal Jepit, RnRM, etc.

April 15, 2006
4:00 pmto7:00 pm

FRESHINVASION

Friday I’m In Hell w/ Superglad, The Upstairs, Stepforward, etc.

April 21, 2006
7:00 pmto10:00 pm

a HeLLoHeLL prod. back proudly presents :

** FRIDAY I’M IN HELL 3″”
>>Friday / 21 / April / 2006 < <


@ VIKI SIANIPAR MUSIC CENTRE
JL. MINANG KABAU TIMUR NO.43
(belakang Pasaraya Manggarai, persis samping pom bensin)
JAKARTA - SELATAN

>>surely start 19.00 wib! (on time!) < <

Featuring 6 Our beloved bands in every ‘genre’ you wish :

* SuPeRGLaD *
> hey hey…The ‘HardRock’ Boy is back! Let’s gooo…

* ThE UpStAiRs *
> watch out! ‘New Wave’ stil’ arround you..with their brand new album! Be the first to see!..”terekam tak pernah mati…”

* StEp FoRwARd *
> ready to scream?! ready to moshing?! ready to ‘HardCore’ party huh?! join…

* ThAt’s RoCkeFeLLeR *
> it’s only ‘Rock n Roll’..but I like it!!! al righttt….

* SiLeNt SuN *
> they’re absolutely ‘Queen of the darkness’!! glam of ‘gothic’…

* SaiNt LocO *
> Man behind ‘Rock Machine’…

MC by : RyAn PeLor & MadaM Mystery
HTM : only Rp.20.000,-

// Band Merchandise available //
// DVD & T-Shirt Friday Im in Hell available //
// Cheap Food & Drink //
// Easy parking //
// Brand New Place to ‘gig’..trust us! the place is cool!

Just for Information :

VIKY SIANIPAR MUSIC CENTRE terletak di Jl. Minang Kabau Timur No.43 Jakarta-Selatan
(ujung penghabisan Jalan Dr.Saharjo ).

- Berada di belakang Pasaraya Manggarai.
- Berada di deretan samping Pom bensin Minang kabau di depan ada kali.
- Bagi yang naik kendaraan umum ; dari arah pancoran dapat naik bis metro mini 62 jurusan manggarai turun tepat diseberang kali minang kabau, dari arah terminal manggarai juga dapat naik metro mini 62 turun di perempatan gedung MSA (kira-kira 50 meter ke venue acara).
- Yang pasti tidak sulit mencari VIKY SIANIPAR MUSIC CENTRE, karena plang namanya tertera besar sekali di depan jalan.Tanya kanan-kiri orang pasti tahu.

Ok, see you kawan! Dijamin, begitu sampai..kau tak kan menyesal!!!!! the place is great!

7 Crowns @ Malang

April 11, 2006
8:23 pmto11:23 pm

7 CROWNS [UK]

SUICIDAL SINATRA [Bali]
BANANA CO.
SNICKERS AND THE CHICKEN FIGHTER
BRIGADE 07

SELASA, 11 APRIL 2006
MULAI JAM 18.00 - 22.00
DI VIEPA CAFE, MALANG
HTM ; RP.10.000 + SOFTDRINK

show ini dipersembahkan oleh VIEPA CAFE - KOLEKTIF RADIASI - REVOLVER 99

note: sekaligus kami menginformasikan bahwa konser musik METAL ON RADIO presents SCREAMING FACTOR ‘THE FIRESHOW’ terpaksa diundur ke bulan Mei-Juni dikarenakan kendala pd kesiapan program, perijinan, venue, dsb. untuk itu, sori berat kepada para calon band, sponsor, partner, media & semua pihak yg terkait dlm acara tsb. thank you dude!
a/n KOLEKTIF RADIASI samack [08179664609]