From the monthly archives:

July 2004

Teenage deathstar. Atau teenage death star? Atau teenagedeathstar. ga pernah jalas bentuk penulisan nama band satu ini? tapi yang jelas mereka punya lagu lagu enerjik yang siap dipakai untuk bersenang senang di mosh pit. Apapun itu ayo kita baca baris baris pertanyaan dan jawaban yang menyenangkan bersama mereka.. by Eric Wiryanata

kenapa diberi nama Teenage Deathstar?

Kenapa? Lu nanya kenapa? Lewat?.terlalu standar untuk di jawab!

loe bertemu orang ga dikenal. dan bermaksud menjelaskan musik TDS, tetapi loe ga bawa rekaman suaranya.. coba dideskripsikan musik TDS.

Kalo gua ga kenal ama orang gimana mau ngomongin konsep musik.ngobrol aja mungkin engga.wah lu aneh?..

apa yang didulukan di TDS Image, lagu, penampilan.skill. beri skala prioritas.

Lagu pasti menjadi prioritas utama,lalu image?skill?! Itu ngikut belakangan. Belum tentu yang skill-nya edan edanan bisa bikin lagu bagus.karena makin tinggi skill seseorang makin tinggi juga egonya yang biasanya bikin materi jadi berantakan. Ya? biasanya kan pengen nonjolin kepiawaian memainkan alat musik?.”skill is dead right now!”

siapa yang paling berperan dalam pembuatan lagu lagu TDS?. langkah langkah apa yang dilakukan dalam penciptaan sebuah lagu?

Semua kita terlibat dalam pembuatan lagu biasanya kita bikin lagu sambil latihan. Biasanya kita bikin lagu sambil nge-jam jadi bisa langsung jadi.kalo misalnya vocal atau nadanya kurang masuk bisa langsung dikoreksi,sangat simple.karena musik kita juga simple as fuck! Hahaha…

TDS dicap sebagai band Garage rock yang mengekor the datsuns. your opinion?

Wah lu mulai so tau lagi nih.kalo bekennya sih pengen kaya the datsun,sound mereka keren?tapi sayang kita ga seperti mereka dan gak mau seperti mereka!!!Karena garasi rumah kita hanya berisi sepedah federal keluaran tahun 90′an,selang air,kardus bekas kulkas,ban serep,tabung gas elpiji kosong,jemuran dll,tidak ada alat band disana jadi maaf saja.

lagu lagu berjudul absurd, aransemen yang noise guitar driven, ugal ugalan, mungkin menjadi image band . gimana cara kalian membangun image band?

Kata loe absurb,kita bilang sih engga! It?s fucking real! Mungkin lu ngeliat kita ugal-ugalan sebenernya kita anak-anak manja ,manis??image kita terjadi dengan sendirinya kita ga mikirin kia musti gini gitu.Itu udah bawa’an lahir semua personil yang ada.Mungkin lingkungan yang keras membentuk kami secara tidak langsung.How To Survive with the hard living!!!

apa hubungan antara asap rokok dan botol vodka dengan musik TDS?
Hei botol vodka tanpa isinya is nothing!!!You know What I mean?

deskriprsikan sebuah suasana paling tepat untuk menikmati musik TDS.
Bar kecil yang penuh sesak,sedikit oksigen banyak asap,aroma ketiak,alkohol,ganja,bau muntah,atau sedikit bau pesing di pinggir panggung. Atau bisa juga dengan mengkondisikan diri anada sehingga anda mengalami fase guided by voices,hampir tdk bisa berbuat apa2 hanya ada muntah disekujur tubuh anda.

5 band lokal yang bisa kamu rekomendasikan.

1. Mr Chong And The Jupiters
2. Jagger boy Transistor
3. The Bob Uki Sarip Rastaman (Ingat bukan Bob Marley)
4. Virgin Destroyer And The Sex Machine
5. Lodom Rotom!!!

ngomong ngomong diplayer kamu lagi ada album apa nih?
1. The Stranglers
2. The Clash
3. The Romantic
4. Johhny Thunder And The Heartbreakers
5. Motorhead
6. The Stooges
7. The Who
8. Exploited
9. Generation X
10.Bauhaus
11.The Pixies
12.The Eighties Matchbox B-Line Disaster
13.The Moldy Peaches
14.Bellrays
15.The Pattern
16.The Ordinary Boys
17.The Killers

sebutkan lima kata yang dapat dihubungkan dengan TDS.

Skill Is Dead Mother Fucker!!!

Sekian sesi tanya jawab ini kami akhiri? dan kamu sudah bisa memulai mengeksplorasi mereka sekarang? ayo sana buruan. Saya mau jalan jalan menyalurkan hobi pencinta alam seperti si Joni.

Share and Enjoy:
  • TwitThis
  • Facebook
  • MySpace
  • Tumblr
  • Ping.fm
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Tipd
  • Digg
  • Technorati
  • LinkedIn
  • Google Bookmarks

{ 6 comments }

Di sebuah tempat yang berbeda, dan cukup jauh letanya. Kami berusaha membuka sambungan komunikasi dengan The Upstairs. Dan ini adalah hasilnya. The Upstairs band yang diam diam menyodok ke permukaan. Semua konsernya selalu dipadati orang orang untuk bergoyang. Bahkan ketenaran band ini sudah melewati batas lautan.. iseng iseng sambil joged kita baca wawancara mereka yes. By Eric Wiryanata

Apa kabar The Upstairs sekarang?
Baek, baek, pertanyaan lo ini basa-basi banget sih…

bagaimana The Upstairs dimasa mendatang?
Waduh kalo pertanyaan begini ngeri gua, takut ngeduluin Tuhan. Mendingan lo layangkan pertanyaan ini pada para Cenayang. Lo musti Ngerti dong. Kita ini sekedar Band Rock yang lagi demam Disco… Bukan Job Description kita untuk meramal masa depan.

gue denger The Upstairs mau bikin konser khusus. ceritain donk rencana konser The Upstairs nanti, apa ini dilakukan sebagai pembuktian The Upstairs dalam bermusik, bagaimana?
Hmmmmmmm…. Bukan pembuktian tapi wajar aja kalo sebuah band mengadakan pertunjukan. Kita mengajak orang-orang untuk bersenang-senang.
Wenz (d?menejer): Gue interupsi dikit si Jimi Gudel neh, ric. Kebetulan kan organizernya gue juga, Brainwashed Entertainment, jadinya yah pembeberan yang kurang bertanggungjawab oke juga kayaknya. The Upstairs ?Matraman In Concert? digelar hari Minggu, 19 September 2004 di De?Basic Bar, Melawai dari jam 5 sore. The Upstairs bakal maen sekitar 1,5 jam, full concert. Ada tiga opening acts keren yaitu, THE SASTRO, SAJAMA CUT dan MYSEX. Ada juga premiere video-video klip terbaru kita, ?Matraman? (2 seri) ama ?Modern Bop?. Ada sedikit tari-tarian daerah, cuma yang ini nude version sama pesta narkocang, sebagai after show party. You?re invited!

apa yang akan dilakukan The Upstairs jika ternyata nanti musik kalian ternyata booming, dan banyak band lain menggunakan genre serupa kalian…

Kita langsung memproduseri sebuah kompilasi bertitel ?Modern Darling, a tribute to The Upstairs?.

dengan outfit seperti yang biasa The Upstairs gunakan , apa penah disangka copet?
Gak pernah tuh, penumpang kendaraan umum sekarang sudah mulai cerdas, mereka lebih curiga kepada anak muda yang menggunakan t-shirt berukuran M dipadu celana longgar dengan rantai dompet, trucker cap, dan yang lebih signifikan biasanya t-shirt mereka hanya di print dengan image berukuran kecil, image full t-shirt di hindari agar sesama copet bisa saling berkomunikasi secara parsial. Jadi aman-aman saja ternyata.

oh my goodness. Sorry pertanyaan nya mulai ngaco… hmm bagaimana kalo diceritakan lagi tentang konser The Upstairs nanti. Apa aja yang bakal menjadi outstanding dari konser ini nanti.
Oh never mind, dont worry my friend…. You mixed English with Bahasa Indonesia so i can?t get it clear…
Wenz: Umm…The Upstairs akan berkolaborasi dengan The The Myth di saat encore.

ceritain lagi donk tentang konsernya. Karena ini kabar gembira banget.. jarang banget ada band indie yang mengonsep sebuah konser bagi dirinya sendiri.. how about to share some tips about organizing a concert for your own band.
Mendengar kalian GEMBIRA kami jadi turut BAHAGIA, about a sharing…. mmmmm…… ngggggg…
Wenz: Ah, ngent*t lu, Jim hehehe…Tips? Yang terpenting mungkin menurut gue dalam mengorganizing your own band concert adalah asumsi basis massa penggemar yang mesti akurat. Ini penting biar organizernya gak merugi, seperti orang-orang yang gak pernah sholat ituh. Kalo konser The Upstairs sih kebetulan proyek nekat. Daripada uang yang kita punya cuma habis untuk mengkonsumsi narkocang doang, mending kita jajakan di jalan yang benar ?kan? Biar thayib. Amien.

lagi donk… uehehehehe… sory ngaco lagi.
Ngehe lo! Bikin gua kaget, sampai mana tadi?

hmmm.. apa mulut Jimi pernah disambelin karena ngomongnya kotor?
Ooooooh gak pernah tuh, sebenarnya yang dia bicarakan semua adalah hal yang NATURAL, tapi salahnya yang NANGKEP omongan dia pada NGERES. Padahal dia sekedar melontarkan wacana hidup belaka…
Wenz: Sesungguhnya manajemen tidak pernah bertanggungjawab akan segala sesuatu yang Jimi katakan pada audiensnya. Morally, he is pervert hehe…

musik The Upstairs seperti gue baca di sebuah majalah memang banyak beredar dalam bentuk Mp3. bahkan gue menyaksikan sendiri temen gue mengcopy the upstairs dari harddiscnya ke harddisc temen gue satu lagi.. bisa dibilang sebagai the most pirated band… apa ngga khawatir kasetnya dirilis malah ga laku? Apalagi setelah lama CD nya beredar dan MP3.. (maksud pertanyaan nya cuma, kenapa rilis kaset nya baru setelah lama CD beredar dan MP3 nya dimana mana)
Andaikata poin nomer10 adalah jawaban maka pertanyaannya begini: ?Apasajakah yang telah dilakukan Sirkus Record pada The Upstairs??
Wenz: Kami tidak merekomendasikan band siapa saja untuk bekerjasama dengan Sirkus Rekord. Why? Liat aja yang mereka perlakukan kepada band ini. Untuk semua penyembah berhala indie label, waspadalah, setan maha rakus tidak hanya berwujud dalam korporasi major label.

next release?
Wah, seharusnya ini pertanyaan pada Label bukan Band, coba deh lo baca lagi pertanyaan lo……

go international? Atau bagaimana dengan kolaborasi. Siapa kah yang kalian pengen banget ajak kolaborasi bareng? Kenapa?
Kenapa tidak? Jangka panjang sama Teater KOMA, kalo jangka pendek sama sebuah group CHEERLEADERS, kalo ada yang minat bisa hubungin manajemen kami syaratnya ringan:
- Kaki musti bagus, betis Ballerina no way
- Wajah cukup lumayan
- Nenen jangan terlau besar, karena kurang sedap dipandang jika goyang
- Pinggang langsing
- No Piercing di areal muka, kami suka yang natural
- Meki jangan Bokauw
- Jembi boleh dicukur tapi jangan di botakin, di rapiin dikit aja lah

Pernah ngga orang tua kalian nonton konser The Upstairs?
Belum tapi orang tua dari Iman ( bassist Lain ) pernah.

menurut kalian. Apa yang akan dilakukan oleh Iggy Pop jika mendengar The Upstairs atau menonton The Upstairs?
Kalo yang dia lakukan sih standard, paling langsung ajojing, tapi efeknya yang kagak standard. Karena setelah mendengar, apalagi menonton kami pasti usianya akan bertambah panjang TUJUH tahun lagi .

apa si ?modern bob? itu benar benar ada, atau hanya rekaan saja? Jika ada, kenapa hanya dilamunin jorok saja tidak diajak bermain bersama The Upstairs?
Benerlah, tapi kalo kalo diajak MAIN sama the Upstairs ntar bisa jadi sebuah GROUP SEX yang tak bermoral. Hiiiy….

kembali ke masalah konser. Jika memungkinkan, kalian ingin membuka konser siapa? Kenapa?
Shania! Karena menurut khabar dari salah seorang wartawati dia paling anti pake kancut.

apa kira kira pendapat anak anak kalian jika kelak mengetahui kelakuaan kalian waktu ngeband?
Ada pepatah import ?Like Father, Like Son? jadi….. Yah bisa lo bayangin lah.!

apakah makna angka 18 buat kalian?
Seorang pria kurus bersama gadis bohay

coba tuliskan 19 judul lagu. Yang ingin kalian ciptakan…
1 A Cosmic g-spot
2 Bercinta di kamar kost
3 Hallo Albert
4 No 75 ke Selatan
5 Pulau Sperma
6 Percuma
7 Gadis Sundal
8 Kau seksi namun payah
9 Lupa pada A.I.D.S
10 Jenny Slebor
11 Disco Hingga Lecet
12 Polisi Cinta
13 M E R D E K A
14 Hey Hey Meki Dong!
15 Kau Tatap Sepatu, ku Hantam
16 Gadis dari Afganistan
17 Usia 16 yang mahir
18 Shinta Bedebah
19 Deathrockstar ( extended version )

trimakasih. Selamat malam..
ahhh dangdut lo….!
Wenz: Terima kasih juga buat Eric dan DeathRockStar yang udah mensupport The Upstairs sampe hari ini. More power to you. Obrigado!

Trimakasih ya atas waktunya berwawancara.

Share and Enjoy:
  • TwitThis
  • Facebook
  • MySpace
  • Tumblr
  • Ping.fm
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Tipd
  • Digg
  • Technorati
  • LinkedIn
  • Google Bookmarks

{ 16 comments }

Interview with Speaker 1st

4 July 2004 Features

Speaker 1st. udah pernah denger nama mereka? Kalau belum, berarti kamu butuh mencari mereka dari sumber sumber informasi yang lebih assoy.. mereka cukup memberi kesan yang bagus dari beberapa penampilan mereka di even even yang pernah mereka ikuti. .. dan kabar gossip terakhir, mereka sudah sign dengan sebuah major label local? tapi yang paling penting sekarang kita baca dulu interviewnya.. yeah, c?mon sob. By Eric Wiryanata.

Share and Enjoy:
  • TwitThis
  • Facebook
  • MySpace
  • Tumblr
  • Ping.fm
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Tipd
  • Digg
  • Technorati
  • LinkedIn
  • Google Bookmarks
20 comments Read the full article →

Interview with Daniel Johnston

4 July 2004 Features

Mungkin ga banyak dari kamu yang tau atau mengenal Daniel Johnston, tapi banyak musisi besar terutama dari jalur alternatif atau post-rock/lo-fi etc. yang mendapat inspirasi dari orang ini. Bahkan dia sudah memiliki sebuah album tribute to Daniel Johnston dengan Beck, Death Cab for Cutie, Mercury Rev sebagai pengisi nya? maka itu ga salah kalau kamu mulai browsing Daniel Johnston sekarang to discover a new experience I music if you haven?t heard of him before. Here is Daniel?s response. an interview with DANIEL JOHNSTON. By Eric Wiryanata via e-mail

Share and Enjoy:
  • TwitThis
  • Facebook
  • MySpace
  • Tumblr
  • Ping.fm
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Tipd
  • Digg
  • Technorati
  • LinkedIn
  • Google Bookmarks
1 comment Read the full article →

Interview with Acid House Kings

4 July 2004 Features

Hellow. Kalian tahu siapa itu Acid House Kings? Hmmm kalau belum pernah mendengar musik mereka ada bagus nya mencoba band Indie Pop swedia ini yang juga memiliki label Labrador Records dan bagaimana kenyataan bahwa Johan suka mendengarkan Mocca.. yeah Mocca band local Indonesia itu,.. Now try to read these short interview with Joakim and Johan from Acid House Kings. By Eric Wiryanata July 2004

Share and Enjoy:
  • TwitThis
  • Facebook
  • MySpace
  • Tumblr
  • Ping.fm
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Tipd
  • Digg
  • Technorati
  • LinkedIn
  • Google Bookmarks
4 comments Read the full article →