Monthly Archive for April, 2004

Why Not EP - The Bahamas

The Bahamas
Why Not E.P.
Soda Music
6.0

punk lagi poppunk lagi, so last year? Or even so last couple years ago?

Menurut gue ngga. Karena gue bukan tipe tipe orang orang yang hanya mendengarkan musik hanya saat trend.

Apa yang hebat dari band ini? Yaitu Saat band band lain yang berawalan ?the? dan berakhiran ?s? sedang membuat orang orang ajojing dengan garage rock ataupun discopunk nya. The Bahamas tetap menghibur dengan bermain PopPunk. Kenapa gue masih nyebut ?musik punk? padahal dimedia lain band ini cenderung disebut ?Rock Ceria?/?rock hedon?… paling mudah gara gara genjrengan gitarnya itu ala lagu lagu punk yang pernah gue denger…jadi yah gue pede pede aja nyantumin punk. dan gue ga bermaksud untuk nyampur nyampurinnya dengan falsafah punk klasik.. ini hanya secara model musikal…

Tapi mereka masih menggunakan prinsip DIY dalam produksi album ini. Soda Music yang notabene adalah team manajemen The Bahamas yang secara ga langsung menyebutkan bahwa album ini adalah self release dan self release itu termasuk termasuk dalam kegiatan yang ?Do It Yourself? sip

Cukup tentang itu, ayo kita lanjut ke musik. Setelah dua e.p tanpa satu album penuh pun. The Bahamas memperkuat karakternya di dunia PopPunk dengan vokalisnya Xonad yang bersuara agak sengau dan tigaperempat cempreng, (kalau kata review di sebuah majalah ada kedalaman juga dikecemprengannya, dan gue sih setuju setuju ajah) karakter vokal itu menjadi kekuatan atau ciri khas The Bahamas, karena dari bunyi bunyian yang lain tidaklah muncul satu keistimewaan apapun.

Dari lima lagu ada satu lagu yang kayaknya ga nyambung dengan lagu lagu lainnya yaitu ?sex and money?, mengapa? Ia berbahasa Inggris sementara yang lainnya berbahasa Indonesia, (ada satu berjudul ?why not? tapi ternyata berlirik Indonesia?) Sementara secara keseluruhan, gue kayaknya berhasil menemukan sebuah rumusan untuk e.p ini PunkPopKreatifIndonesia

PopKreatifIndonesia. Musik Pop Indonesia memiliki ciri khas yang berbeda dengan musik pop negara lainnya, terutama disebabkan oleh logat bahasa Indonesia yang khas,. Dan Popkreatif itu salah satu jenis pop yang biasanya menggunakan susunan nada yang ga lazim, sehingga ada variasi dan nada nada yang lebih ?bermain?.

Jika diberi dan disusun sedemikian rupa dengan komposisi genjrengan ala musik Punk dan distorsi gitar, maka terciptalah musik The Bahamas.

Sebenernya ga enak nulis paragraf tadi, tapi untuk kepentingan dan lebih mudahnya mendeskripsikan lagu lagu mereka, mereka berusaha menciptakan variasi ditiap lagunya, sehingga tiap lagu memiliki ciri yang berbeda, misalnya di ?sex and money? yang cenderung lebih keras dan lebih banyak teriakannya, serta paduan suara backing vokal dengan teriakannya, semuanya sangat terasa feel rockabilly (uhm SID? No, this is The Bahamas mister)

?Matahari? beat yang lebih ringan, dan santai, enak buat goyang badan di pantai sambil ngeliatin orang surfing atau orang berjemur. ?Mimpi Basah? kenakalan lirik eksplisitnya mengalahkan Jamrud, lebih mirip PopPunkRockAlternatif dengan beat yang cepat. Ngedengerin ini kayak lagi kebingungan gara gara celana nya basah oleh mimpi indah semalam, tapi karena keasikan dan akhirnya mengklaim diri sebagai laki laki normal sejati, maka ia pun membanggakan diri dan bercerita kemana mana. Dan dengan bangganya berteriak ?mimpi, mimpi,mimpi basah lagi….?

?why not? diawali melodi melodi sendu.. baru kemudiann beat drum dan distorsi gitar masuk… oh no… this song is so ?emo?, sangat nada nada popindonesia (awal awal base jam?, Dot?) ?karena kau bukanlah satu satunya yang ada dalam hidupku…? ? kau adalah kekasih teman baikku…?

?saat berpikir? kok gue jadi inget sama Base Jam? Waduh…. bukan maksud menghina… cuma emang nih otak gue agak agak nakal, kenapa nama Base Jam yang keluar yah? Mungkin gara gara teriakan ?temukan jalan hidupku? yang kalo dikasih sedikit backing vokal, akan sangat duo vokalis Base Jam itu…

nada nada pop yang dipakai menjadikan tiap tiap lagu hanya menjadi lagu PopPunk biasa.. tidak ada yang benar benar mendobrak. Malah hampir sama dan sejajar dengan musik musik band PopAlternatif Indonesia yang ada sekarang. Hanya mungkin The Bahamas sedikit lebih enerjik. Seenerjik Base Jam dialbum pertamanya… tentu saja ditambah distorsi

padahal Xonad, Andry, Chandra dan Dendy bukanlah orang baru di dunia musik… mereka sudah eksis didunia musik ?underground? bahkan sebelum The Bahamas ada.coba aja baca sleeve nya kompilasi ?:ticket to ride? pasti ketemu nama nama mereka… mungkin cuma untuk menceriakan, dan mempermudah orang lain untuk mencerna lagu lagu mereka…

tapi sama sekali ga masalah mendengarkan album ini, apalagi jika kamu kolektor PopPunk/melodicpunk/emopunk lokal..dan kamu harus tau bahwa semua yang ada unsur pop nya itu sangat mudah dicerna dan dinikmati,,. this one is so local. So why not?

Contact: Soda Music Management 0815 623 1617

Eric Wiryanata, April 2004

Menanti Pagi - La Luna

La Luna
Menanti Pagi
Bulletin
7.4

La Luna kembali dengan nada nada mellow dan nuansa nuansa suara masa retro yang memang sudah menjadi ciri khas mereka.

Album ini memiliki kualitas yang dapat dikatakan berkembang sejak album terdahulunya yang tidak lebih dari album mellow yang dipaksakan melankolis dimana album album tersebut cuma gue putar dua kali, karena bosan.

Cuma gue rupanya tertarik untuk membeli album ini, cuma gara gara videoklipnya yang lucu dan lagu ?selepas kau pergi? yang terasa lebih dalam dari sekedar melankolis menye menye.

Jadilah gue miliki album ini, dan ternyata tidak terlalu mengecewakan. Di album ini mereka memberikan kualitas yang lebih berbobot kepada lagu lagu mellow mereka. Sehingga tidak terjebak terlalu dalam kepada melankolis semu.

Semua aransemen disini terasa sudah tahu bagaimana mereka saling menyempurnakan dalam sebuah lagu. Tanpa ada yang berusaha menjadi yang paling menonjol dan tanpa ada yang menjadi yang terbelakang. Termasuk backing vokal dan beberapa bunyi bunyian yang diciptakan.

Dan dalam susunan instrument yang ada dapat menciptakan sebuah lagu yang berkesan sederhana. Dan semua lagu disini juga dapat dikatakan berada dalam susunan yang sudah cukup baik, sehingga urutan urutan cerita yang ingin dibangun dapat berjalan dengan runut.

Lagu lagu manis manis ini dibuat bervariasi dari yang bernuansa sedih karena diputus cintanya sampai bahagia nya jatuh cinta lagi, sampai kebingungan menentukan antara memilih cinta atau memilih pelarian.

Yang cukup membantu adalah sisipan gaya gaya Jazzy dalam beberapa lagu lagunya sehingga kemonotonan yang ada dalam album terdahulunya, dapat terhindarkan disini.
Entah mumgkin karena kesubjektifan yang ada, gue bisa suka album ini karena kesederhanaan yang diberikan dan vokal nya Manik yang lembut juga cukup menolong. Dan tentunya karena pembangunan suasana dari pengolahan sounds retro tetapi tetap modern.

Eric Wiryanata, April 2004

Epic Symphony - Homogenic

Homogenic
Epic Symphony
FFWD Records
8.2

album ini bagus. secara musikal sangat top dan lebih hebatnya lagi karakter yang sudah terbentuk sejak debut album ini.. musik mereka sangatlah Homogenic, ya walaupun masih ada rasa rasa dari para pendahulu elektro pop with female vocal seperti dubstar, everything but the girl (ebtg). Tapi musik Homogenic memiliki kedalaman nya tersendiri yang hanya bisa didapat di album ini.

Homogenic atau terbentuk dari bagian bagian yang serupa atau identik. Musik mereka semuanya terbentuk dari pola pola yang homogen. Beat sintetis, keyboard dan vokal. Bebunyian yang nyaris serupa itu dipadu sedemikian rupa sehingga tidak jatuh dalam perangkap monotonitas atau kebosanan.

Hogenitas tiap tiap lagu membentuk kesatuan album yang sinambung… nyaris tanpa cacat. Bunyi bunyian yang sintetis dan dingin dapat dibayangkan sebagai dunia es yang terbuat dari kaca rapuh. Dengan nuansa ethereal yang sangat kental sekali.

Coba pejamkan mata. Rasakan jiwa musik mereka yang dingin.

Digabung dengan hangatnya vokal Risa. Yang bisa bernyanyi dengan lembut tapi bertenaga. (tenaga lembut) ingat lembut, bukan lelembut.

Progresi ditiap lagu terasa lancar, begitu pula progresi album ini.. semua mengalir dengan hasil pengalaman perlagu yang berbeda beda. Seperti sebuah perjalanan melayang di dunia es kaca yang dingin ditemani bunyi roda kereta yang berdentum sesuai irama dan suara yang menghangatkan.

Beberapa lagu bisa benar benar mempengaruhi emosi. Karena adanya penjiwaan yang benar benar baik. Salah satu lagu terkuat dalam bahasa Indonesia?semu? entah kenapa bisa memunculkan kesedihan yang misterius.

Ataupun lagu berbahsa Inggris ?faithfull dream? yang memunculkan perasaan serupa dengan saat kita terbangun dari mimpi yang mengharukan. Misalnya mimpi bertemu dengan orang kesayangan yang telah meninggal. Atau ketemu dengan bleki kesayangan kita yang mati karena flu. Sedih dan bahagia bercampur aduk.

?Taste of Harmony? membawa kita jalan jalan lagi ke dunia mimpi yang penuh khayalan bahagia, dimana semuanya sangat serasi (harmonis) dan sangat nyaman untuk bermain dan bergembira. Seperti bermain petak jongkok dicincin Jupiter, atau Gobaksodor di aurora atau seru juga maen prosotan di Pelangi.

Tadi adalah lagu lagu terkuat di album ini.tapi lagu lagu lain pun memainkan emosi pendengar seperti membangkitkan kenangan masa lalu, sesuai dengan kekuatan masing masing lagu,

Semua empati yang dihasilkan oleh musik Homogenic dihasilkan dari beat sintetis, dan keyboard, dan beberapa additional gitar. Dan tentu saja kekuatan vokal yang sangat berperan disini dalam menemani kita menjelajahi dunia mimpi. Itu dari sisi musikal.

Hal yang mengganggu kesinambungan album ini, justru datang dari bahasa. Bahkan saat didengarkan sambil tidur tiduran rileks pun, pergantian dari lagu berbahasa Inggris ke lagu berbahasa Indonesia bisa menjadi pengganggu. Walaupun kecil, tapi menurut gue sih harus tetap diperhatikan.

Seperti muncul perasaan yang aneh… seperti berada di udara sejuk Lembang Jawa Barat lalu tiba tiba ada di pedesaan dingin Iceland…untuk lebh ekstremnya mungkin sebuah album kompilasi antara Iwan Fals dengan Bob Dylan.. adanya jurang kebudayaan… ngga seekstrem itu sih,

Adanya dua bahasa bisa jadi untuk awal permulaan mencari jati diri, tetapi justru bisa mengaburkan karakter Homogenic yang sebenarnya sudah terbentuk. Seperti bumerang yang jika tidak dikuasai dengan baik justru akan menyerang kediri sendiri.

Contact: 08122 231 891 | hello_homogenic@yahoo.com

Eric Wiryanata, April 2004

Secret Warehouse - DOM 65

DOM 65
Secret Warehouse
Realino Records
7.9

setelah beberapa album dan beberapa kali rombak personel. DOM 65 kali ini muncul dengan konsep album yang berkarakter lebih mantap.

Waktu mendengarkan album ini, terus terang gue kebingungan juga untuk mendeskripsikan musik mereka.

Ada di tengah tengah hardrock, punk, rockavantgarde, progresive rock, tetapi tetap dengan unsur musik punk yang dominan.

Mereka sendiri mengakui bahwa di album ini sangat terpengaruh oleh band band hardrock seperti Motley Crue dan Twisted Sisters. Dan tentu saja pasti legenda Rock Avant Garde Pink Floyd juga berada diantara referensi mereka sejak ada hasil modifikasi lagu ?Shine On You Crazy Diamonds? disini.

Saat saat mendengarkan musik mereka, terbayang sebuah tempat kumuh seperti daerah peti kemas atau pergudangan di daerah stasiun atau pelabuhan, terdapat sebuah panggung kecil diatasnya berdiri beberapa orang, di sisi kanan ada Gitaris dengan berdiri tegap membusungkan dada memainkan gitarnya. Satu kaki ke depan agak ketekuk sedikit dan membuka selangkangan dengan kepala yang ngangguk ngangguk geleng geleng ngikutin irama.. vokalis yang juga bermain gitar bernyanyi dengan kepala agak condong keatas supaya teriakan bisa keluar dengan lebih lega, dan sedikit menekan tenggorokan dan disela sela lagu menyempatkan diri meminum cairan beralkohol dari botol didekatnya. Pemain bass dengan pose yang lebih cool menghisap rokok dan kepala yang terangguk angguk sambil ngikutin irama. Sementara dibelakang pemain drum dengan penuh semangat dan bersimbah peluh memukul drumnya.

Disekitarnya ada berserakan botol botol minuman beralkohol, dan puntung puntung rokok… dan penonton yang berkerumun dan kadang ikut bernyanyi di beberapa bagian sambil menunjuk nunjuk keatas…

Terus terang gue ga tau kayak gimana penampilan live mereka. Ilustrasi tadi cuma sekedar rekonstruksi dari hasil analisa singkat otak gue dari hasil menginderakan lagu lagu di album ini.

4 lagu disini semuanya memiliki ?pride?, dan untuk menjelaskannya kira kira seperti ini kalo kalian memiliki kepekaan yang sama dengan gue, maka kalian akan mendapatkan sebuah benang merah yang menyambungkan antara The Clash, Ramones, Pink Floyd, Danzig… rasa yang hampir serupa dengan musik yang jelas terasa bedanya… DOM 65 dialbum ini mewarisi beberapa semangat yang ada dari Rock n Roll ability.

Bayangkan mesin motor bermesin besar melaju. Sementara pengendaranya berada dalam keadaan setengah mabuk menantang maut dengan memacu dengan kecepatan maksimal dijalanan malam yang dingin, sementara dipinggiran jalan ada sekolompok orang menghangatkan diri dengan api ungun di tong tong sampah. dan ada band di sebuah sudut jalan yang memainkan keras keras lagu berjudul ?me and the kid? yang sangat akan membuat pengendara tambah bersemangat memacu motornya sampai lelah.

Ada orang dengan prinsip yang kuat, yang tidak pernah menelan pendapat orang lain bulat bulat, dan berpendapat bahwa masih ada hal hal yang lebih mendasar tanpa perlu diperdebatkan dan dengan bangga tetap menatap kedepan untuk menghadapi dunia yang gila dan rusak, dan dengan mantap ikut bernyanyi bersama sebuah band sebuh lagu berjudul ?no need a reason to hide? karena dia merasa lagu itu sangat cocok untuk dia saat itu.

Terjebak ditengah kerusuhan yang tidak lagi mengenal mana lawan dan mana kawan, yang mau tidak mau suka tidak suka harus mempertahankan diri, melawan maut ditengah hujan batu. Batas antara ketakutan dan keberanian menjadi kabur dan tinggal nekat yang muncul, dan ada band yang terinspirasi menciptakan lagu yang diberi judul ?stone war?
Tiga paragraph diatas adalah usaha gue untuk mendeskripsikan semangat yang ada dilagu lagu mereka..

Gue akan mengatakan album ini sangat penuh dengan semangat dan dapat menimbulkan empati dan menyuntikkan darah segar untuk membakar pendengarnya.

Hanya saja hanya saja…. ada beberapa hal yang cukup mengganggu, lirik lirik yang berbahasa Inggris standar Indonesia ini dibeberapa bagian kurang terlafalkan dengan baik oleh vokalis… sedikit olahan untuk pembentukkan output suara vokal akan membuat nya lebih nyaman didengar. Mencari teknik olah vokal untuk menghasilkan teknik menyanyi dan pengaturan nafas akan menyempurnakan semangat yang berapi api.

Dan tentu saja mereka masih harus terus bereksplorasi dengan sound sound gitar dan instrument lainnya supaya dapat menghasilkan hasil suara yang lebih solid dan tidak ?sekering? ini…dan menjadi lebih maksimal dalam menonjolkan karakter band ini. Dan menambah semangat dari tiap lagu yang sudah mantap.

Overall this band can rock you hard only with 4 songs in one e.p.

Eric Wiryanata, April 2004

Supercilious of Her - Superabundance

Superabundance
Superciliousness of Her
Hitheroad Records
7.2

halo semua apa kabar? Perkenalkanlah band Superabundance dengan lagu lagunya yang yeah yeah..

maksud saya benar benar yeah yeah dalam arti positif, bukan mengejek.. ucapkan yeah yeah dengan mata berbinar karena mendapatkan sesuatu yang segar disini. Dan benar segar.

Seperti pertama kali nyoba yang namanya buah strawberry. Oh ungkapan sebelumnya memang terlalu subjektif karena tidak semua orang suka strawberry.

Intinya ini adalah pengalaman baru saya selama mengumpulkan band band indie dalam negeri.

Karakter yang mereka miliki adalah hasil pengembangan dari berbagai elemen band band noise/grunge/postrock/lo-fi yang banyak berkembang ditahun 90-an. You can say The Breeders, Sonic Youth memberikan sumbangan teknik teknik gitar yang digunakan. Dan you can say Steven Malkmus si jenius dari Pavement membuat sang vokalis tidak ragu ragu bernyanyi seperti gaya malas dan nakal model Mr. Malkmus. Dan mungkin pengaruh juga dari Flaming Lips.

Gitar dan vokal lah yang menonjol… sedangkan drum dan bass tetap menjadi anak manis setia mengiringi dengan beat beat yang kadang ga standar.. semuanya diramu dan diacak acak menjadi Superabundance. Superpenuh atau superpadat, ga salah jika mereka menggunakan nama superabundance tersebut. Karena memang musiknya cukup padat dan dalam.

?Heart of The Drum? membuka album ini dengan baik sekali. Dengan intro melodi gitar yang diberi efek aneh, seperti organ elektronik. Dilanjutkan dengan distorsi medium gain yang ngegroove. Beat beat asik dari drum mengiringi lagu ini sampai kemudian vokal nakal yang bermain ala Malkmus dari Vokalis Superabundance masuk menyanyi… fill fill drum yang sangat tidak standar, muncul disini…

?between and Middle? membawa kenangan manis album ?crooked rain? nya Pavement. ?the world has a yellow streak? membawa karakter mereka sendiri yang hanya sedikit nyenggol nyenggol ke Flaming Lips dan Pavement… lagu experimental yang juga psychedelic yeah. Apalagi noise noise nya itu loh…kayak ada suara angklung nya gitu.

?the view of squint? memberikan nuansa yang lebih danceable dengan distorsi dan beat beat punkpop dan vokal yang tetap bermain main dengan gaya Malkmus. Dan progresi lagu yang hampir tidak lazim.
?elusive girl impulsive letter? melepaskan diri dari image pavement yang melekat. Dengan noise noise yang easy listening dan permainan gitar dan melodinya. Permainan progres yang menyegarkan. Bahkan vokalisnya juga, disini juga sedikit lebih lepas dari Malkmus. Hanya saja ternyata karakter suara nya emang mirip,. Cuma gaya bernyanyinya dilembutkan… menyentuh ke Flaming Lips.

Sebenarnya secara keseluruhan band ini memiliki karakter yang unik yang terlepas dari band band idola mereka seperti Sonic Youth ataupun Pavement, ataupun Flaming Lips (yah nyenggol nyenggol dikit sih iya, cuma ga mengcopy begitu saja, tapi ada bagian dari mereka yang lebih lepas dan jujur). Hanya saja vokal nya itu ngga bisa lepas dari Steven Malkmus. Tapi ga juga sih… mungkin lebih tepat dikatakan berada diantara Steven Malkmus dan vokalisnya Flaming Lips.

Pokoknya ke subtle-an musik post-rock/lo-fi dari tahun 90an dan eksperiment absurd yang listenable dan menghanyutkan dapat dikemas oleh Superabundance menjadi sebuah mini album yang menarik dengan karakter Superabundance yang tetap dominan.

Contact 0815 7307 5013 | 0817 626 336 | ceu_onta@yahoo.com

Eric Wiryanata, April 2003

Interview with Rocket Rockers’s Ucay

Setelah Superman is Dead dan Burgerkill, kini Rocket Rockers sebagai band yang juga memulai karir dari jalur indie melebarkan sayapnya dengan salah satu major label terbesar di Indonesia? kita baca saja interview sangat singkat tentang album terbaru mereka nanti dengan Ucay sang frontman dengan aksi panggung atraktif?. By Eric Wiryanata.

sign berapa album?
Kebetulan kita ditawarin untuk 6 album. And we’re just enjoy…

idealisme RR di major label.
Untuk musik, artwork, lirik, sepenuhnya Sony mempercayakan ke Rocket Rockers. Kita juga kaget, sekarang udah lagi rekaman, kok mereka nggak kirim orang untuk ngatur2 musik dan lirik kita yah? (padahal kita sudah mempersiapkan kata-kata mematikan dan stick baseball untuk protes kalo diatur2)eh, taunnya nggak sama sekali… hahaha…once again, we’re just enjoy… Lirik kita juga kayaknya masih didominasi bahasa Inggris. Lagu Indonesia juga ada beberapa dan gue (ucay) baru nemu celah untuk bikin bahasa Indonesia yang enak untuk dipadu padanin sama musik RR (biar nggak terdenger janggal). So, idealisme RR masih di RR.

berapa lagu?apa aja judulnya?
Sekitar 13 lagu, tau nih lagi nyiapin satu lagu lagi buat bonus track di CD. Judul2 lagunya masih rahasia…mungkin sebagian judul bisa di baca di merchandise kaos RR terbaru di distro-distro kesayangan anda….hahahaha….

rekaman dimana? kapan sampai kapan?
Rekaman di Bintang 41 Studio Bandung (tempat rekaman album pertama kita dulu dan Burger Kill). Waktunya kita targetin dari April sampe Juni.

produser ?
Duit: Sony Music
Music: Rocket Rockers

single pertama nya…
Hmmm…masih rahasia, tapi udah sering dibawain kalo manggung-manggung dari tahun kemaren. Cek terus www.rocketrockers.com aja ok ;)

thanks Cay..
sama-sama bos!

Visit www.rocketrockers.com untuk info info terbaru Rocket Rockers

Interview with The Jadugars

Kamu suka memperhatikan video klip yang diputar di televisi? kemudian melihat nama sutradara nya adalah The Jadugar.. sebagian besar video klip yang mereka hasilkan memang benar benar layak diacungi jempol. Dan dapat menyegarkan mata dengan video vdeio yang kreatif?. Berikut ini perbincangan singkat dengan mereka semoga dapat memberi inspirasi kepada para calon sutradara muda.By Eric Wiryanata

nama The Jadugar kan artinya magician… keajaiban keajaiban apa yang telah berhasil loe lakukan?

Batman : kita jadi semakin produktif dalam karya video musik, dan karya ini lebih dapat dinikmati oleh banyak orang, terbebas oleh ruang galeri dan waktu pameran…lalu muncul apresiasi dari banyak orang, dan itu menyenangkan sekali…klasik dan sedikit romantis.
Anggun : kita berusaha menampilkan magic pada visual para penonton video musik mencoba untuk selalu menampilkan sesuatu yang berbeda pada setiap video musik yang kami hasilkan. Kalaupun berkesan biasa, tapi kami selalu membuatnya menjadinistimewa apabila penonton mau merenungkannya

loe bakal paling enak berkarya membuat videoklip kalau?
Batman : Musiknya inspiratif dan anak2 bandnya udah ketauan attitude-nya.Jelas dan enak diajak kerjasama. Cuma sejauh ini Band2 yang menurut kita keren banget kebanyakan dari label2 kecil yang gak bisakasih budget memadai, jadi kita terkadang harus menyesuaikan sama budgetnya. Misalnya gw punya ide pengen ngerubuhin Monas terus di shoot pake kamera film 35 mm biar efek slowmo-nya dapet kaya tragedi 11 september, buat videonya Seringai yang “Membakar Jakarta” misalnya lho…tapi kalo budgetnya cuma 100 ribu yah gak mungkin….gitulah kira2. pokoknya ide-ide untuk memvisualisasikannya tercapai, krn apa yg sebenarnya sudah di imajinasikan lalu menjadi kenyataan, berarti sudah tuntas kewajiban kita…
Anggun : apabila kita mendapat kebebasan untuk berekspresi tanpa banyak pagar yang menghalangi kreatifitas kami kadang-kadang yang susah adalah ketika si pembuat image daripada si musisi itu jadi banyak permintaan. belom lagi kalo musisinya sendiri susah buat diarahkan

dalam mendapatkan inspirasi, biasanya prose apa yang loe lakukan? dan untuk menjaga kesegaran ide ide loe?
Menjaga kesehatan tubuh itu penting, biar otak tetap fresh untuk bekerja dan berfikir. Pijat dan mandi sauna itu menyegarkan, menghindari hal2 yg bikin stres seperti jalan2 sore di daerah buangan 3 in one yang lagi kerendem banjir dan yang penting banyak melihat, mendengar dan memperhatikan sesuatu hal2 kecil di sekitar kita.

hasil karya loe yang terbaik sampai saat ini apa tuh? dan kenapa?
Batman : Kita berusaha membuat semua karya kita dengan maksimal dng eksekusi yang terbaik, kalau ternyata nantinya ada yang kurang memuaskan buat kita sendiri atau orang lain, itu akan menjadi pelajaran selanjutnya untuk memperbaiki kekurangan yang kemaren..yah standar lah..hehhehe
Anggun : yang paling sukses adalah kalo kami berhasil menerjemahkan isi lagu dan image si musisi ke dalam sebuah video musik yang dapat dinikmati oleh setiap orang yang melihat dan yang pasti itu engga gampang hehe

teknik video klip yang paling sulit? dan teknik paling disukai?
Teknis yang sulit?hmmmm…green/blue screen yang sungguh sangat sempurna. Teknis biasanya sih tergantung bagaimana dengan konsep video yang bakal kita buat. Sejauh ini kita lagi seneng ngexplore stop motion…tapi kita suka semua teknik, karena banyaknya…makanya butuh kesempatan untuk bikin yg beda-beda.

bagaimana loe mengkombinasikan idealisme dengan komersialisme?
dengan langsung menceburkannya, memix keduanya, mencobanya, memulainya, krn dengan itu akan terwujud sesuatu yg nantinya menjadi mainstream, dan itu prosesnya lama…jadi kalo ga di coba dari sekarang ya makin tambah lama lagi yg namanya komersil tapi idealis…lalu kalo udah seperti itu, artinya harus segera cabut utk cari yg lain lagi,…lagi dan terus…

menurut lo apa apa saja yang harus dimiliki oleh seorang sutradara videoklip yang baru memulai karir nya

Kalo emang udah punya keinginan dan mampu, langsung “berbuat” Jangan kelamaan mikir. Perluas pergaulan dengan teman2 yang se-visi. Banyakin referensi visual dan musik.

the jadugar sepuluh tahun mendatang?
Bikin album rock…biar kaya the upstairs, the brandals, the miskin…here comes the jadugarssss!!!hehehe

lagu apa dan band apa yang loe pengen banget bikinin videoklipnya? dan akan seperti apakah videoklipnya?
Nah itu dia…kenapa kita pengen bikin band, bikin album terus bikin video klip-nya sendiri. Biar kalo nanti masuk tv di label-nya nama The Jadugar yang paling atas, gak kayak selama ini selalu di bawah setelah judul album.

monday mayhem?
Penting..Sebuah fenomena di awal tahun ini.Wajib datang!!!!

last words

There is no one left in the world, that i can hold on to
There is realy no one left at all, there is only you.

Kontak mereka dan curi ilmu nya, atau sekedar ngobrol dan ngucapin apa kabar, e-mail : thejadugar@yahoo.com
Nana 081586229911
Anggun 0818411766
Batman 08129004485

Interview with The Brandals

Siapa yang ngga tau The Brandals? Yup? inilah interview dengan The Brandals. Interview written by Marcel Thee & Eric Wiryanata

Siapa? Kenapa? Kapan?
The Brandals dibentuk akhir 2002, dengan formasi Eka Annash (vox), Rully Annash (drum), Toni (Gitar), Bayu (Gitar), dan Doddy (Bass).

Kenapa kalian milih nama ?the Brandals?? Apakah hal paling berandalan yang pernah dilakukan oleh theBrandals?
Nama Brandals untuk mem-presentasikan musik dan imagenya. Hal paling berandalan?..ada salah satu personil yang pernah kejeremus pakaw dan ngalamain titik terendah dalam hidupnya…Kalo diceritain secara detaill udah bukan berandalan lagi…tapi kriminil. Near death experience?

Ada alasan khusus atas ketidakhadiran huruf ?e? di kata ?Brandals??
Ngga ada alasan khusus. Cuma huruf e-nya ngga penting ajah…

Bagaimana perbandingan dengan grup-grup ?Garage Rock? ? the Strokes et al? Menganggu atau bisa dijustifikasi?
We love those revivalist bands!..dibandingin dengan mereka bagi kita merupakan compliment kok. Mereka ngasih inspirasi buat kita bikin musik. Mengganggu? Ngga lah, karena pada dasarnya genre music itu selalu recycle.

Apa ada sedikit ketakutan terbawa arus trend Garage Rock, yang pasti ada jatuh bangunnya?
The Brandals eksis bukan karena trend. Mungkin timing-nya tepat, tapi trend ngga pernah ngelintas di pikiran kita. Kita lahir dari jamming, kumpul di tempat yang sama, dengerin musik yang sama, berbagi minum dari sedotan yang sama, Jadi lebih kayak pertemuan ide dan kreatifitas di satu titik lebur. Kalo ada yang bilang sekarang trend-nya lagi garage?well, that?s too bad! Where they?ve been?..Garage rock?s always there?

Ceritakan tentang kelebihan dari album kalian yang baru beredar.
Kelebihan-nya?..err..kayaknya normal-normal aja. I mean?it?s only a rock n roll album, nuthin new. Tapi mungkin yang bikin kita puas adalah absen-nya intervensi kreatif dari pihak lain. Jadi album ini 100% ekspresi musikal The Brandals. Terus dari sudut lirik juga kita lebih terbuka. Gue pribadi sebagai penulis lirik ter-inspirasi banget sama background Jakarta sebagai kota urban, tempat dimana kita lahir. Jadi narasi dan musiknya kayak permukaan kota Jakarta : kasar, dekil, agresif, ngga ada basa-basi.

bagaimana kalian menjaga kestabilan lagu lagu the Brandals supaya tidak jatuh kedalam monotonitas?

Supply amphetamine, alkohol, pornografi dan THC. Biasanya selalu bikin kita always ?up to no good?. Which makes good source for ideas in songwriting.

jika ada kesempatan lagu apa yang bakal kalian buat ?cover version? nya?
Cover version?sampe saat ini belum kepikiran. Tapi kalo kita mau cover lagu orang, pengen-nya bener2 jadi interpretasi baru. Jadi bukan asal cover aja. Gue pribadi pengen banget nge-rombak ?March Of The Pig?-nya NIN. Kayaknya asik. Brutal. Atau ?Helter Skelter??tapi gue pengen-nya bawain itu lagu abis neken nipam atau dumolit. Speed-nya jadi 1200 bpm. Ngebut abis-lah pokoknya, gaya hardcore punk gitu

Apakah 100km/jam bisa dijadikan representasi kuat dari lagu-lagu theBrandals yang lain?
Nah..never judge a book by its cover, budy!

Jika dibuat suatu film tentang the Brandals, siapa aktor2 yang akan memerankan kalian?
RULLY-DRUM : MAT SOLAR
BAYU-LEAD GTR : AHMAD ALBAR
TONI-RHYTM GTR : KOMENG
DODI-BASS : ALMARHUM KASINO
EKA : Alm. JODY ROTOR

Jalan menjadi superstar sebentar lagi baklal terwujud. Apalagi setelah MTV exclusive artist Seberapa jauh persiapan kalian untuk menghadapi groupies dengan oral sex yang maut dan alkohol dan obat-obatan gratis berlebihan?
Superstar?..dengan musik kayak The Brandals?..I doubt it man… But groupies are always warmly welcomed. Oral sex amatir? Ngga masalah…kita bisa ajarin. Alkohol dan obat berlebihan? Kita bisa bagi-in ke temen dan penonton

Live show kalian cukup chaotic. Ritual seperti apa yang kalian lakukan di backstage? Seberapa jauh melibatkan wanita-wanita dibawah umur?
Ngga ada acara ritual-ritualan lah…paling minum pletok atau bir, nyimeng, ngobrol-ngobrol…a bit of amphetamine kick if we?re lucky? But a good chat is a good reminder of how lucky we are to be placed among friends and doing what we?re doing. Its just music man…its there to be enjoyed. Wanita dibawah umur?..whatever ..we like our ladies bald and fat yo!

Band apa yang paling mempengaruhi theBrandals secara musikal? Band-band lokal dan luar apa yang sedang sering kalian dengarkan?
Ada bedanya antara ter-inspirasi dan terpengaruh. Kalo terpengaruh kayaknya lebih pasif, tapi kalo ter-inspirasi proses kreatif-nya lebih menyenangkan. Mencuri elemen dan mengolah, mendaur ulang dengan ide dan konsep kita sendiri jadi format yang lebih fresh. Bukan baru atau orisinil, tapi lebih fresh. The Brandals sendiri terinspirasi konsep dan prinsipil band dan musisi kayak VU, JHE, The Clash, The Who, Sex Pistols, Straycats, The Cramps, Elvis, Bowie dll.

Lima album klasik apa yang membentuk theBrandals?
5 Album?..Aaarrrgghhh…50 album juga ngga bakalan cukup. But u want 5?…Triple madness from The Stooges, Semua album Jimi Hendrix Experience, Semua album VU with Lou Reed, Bowie?s Berlin Trilogy, Early to mid period Stones…how?s that?…hehehe

Bagaimana kondisi musik independent local saat ini menurut kalian?
Masih baik-baik aja. Tambah bagus malah. Jaringan kerja-nya makin kuat dan lebih produktif. Tapi yang gue ngga suka adalah prejudisme sepihak, dimana kalo ada band yang ter-ekspos media massa langsung di-cap komersil. It?s a bit shallow and unfair. Padahal kualitas musikal-nya masih bisa dipertanggung jawabkan.

Jika anggota theBrandals berada dalam suatu ?Battle Royale?, dimana kalian di beri waktu 3 hari untuk menghabisi satu sama lain, siapakah Brandal yang akan berdiri terakhir?
Ngga ada yang berdiri terakhir. Yang ada kita berlima bakalan ngehabisin elo…heheheheeeeh

Apakah kalian setuju bahwa adegan facial di film porno sangat merendahkan wanita? Atau justru sebaliknya?
The money come shots?..haha…kalo di film ngga ngerendahin lah. Mereka dibayar kok. Tapi kalo sehari-hari, ada juga kali ya cewe yang suka mukanya belepotan sperma. Secara pribadi gua lebih suka ngeliat cewe yang adventurous gitu. It takes guts to swallow girls…

Apakah rencana theBrandals selanjutnya?
Hopefully touring and shag the groupies

thebrandals@yahoo.com | thebrandals@hotmail.com