Monthly Archive for October, 2003

Interview with the Superglad

Kalian udah liat spot tayangan MTV exclusive artis dengan band bermain di lapangan golf? Atau melihat sampul kaset berwarna pink? Atau malah sudah punya albumnya? ini saatnya untuk mengenal mereka lebih jauh sedikit lagi?

deskripsikan musik yang the Superglad mainkan
kami mendeskripsikan musik kami, Teenage Rock, karena dg nama ini kami tidakmengkotakkan jenis musik yg ada. Teenage Rock bs berarti luas dr jenis musik EMO, PUNK, bahkan METAL.

bagaimana proses penciptaan sebuah lagu yang biasa dijalankan the Superglad?
Biasanya kita menciptakan lagu di dlm studio pd saat JAMMING, atau pd saat giting (he..he..)

how do you build the Superglad image?
Sex, Fun & Rockn’roll. Kita menjalankan semua ini, mewakili jatidiri personilnya masing2.

kalian semua kan alumni dari band band ternama.. bagaimana nasib band band lama kalian?
Ternama?? Ha..ha.ha..!! Menurut informasi terakhir, sisa personil band ternama tersebut membuat band baru lagi, tp kita tidak tau apa nama & alirannya.

sebagai band yang belum lama terbentuk, ada ngga sih kiat kiat untuk mempertahankan keutuhan band ini? apa tuh.
ML bareng, Mabok bareng, lo pasti akan bersaudara sama personil lainnya

indie goes mainstream. opini loe?
Selama tidak merubah kreatifitas It’s ok buat kita & menurut kita ada beberapa hal dr Indie yg kita nikmati begitu juga dengan Mainstream.( Kl di Indie chicksnya yaa dr kalangan biasa, klo Mainstream lo bisa ML ma Sarah Azhari, ha..ha..!)

kiat kiat bagi sebuah band untuk cepat terkenal seperti the Superglad.
Terkenal..!! Ha…ha.. lagi ahh..! Cari aja sensasi yg bisa masuk Infotaintment, terserah yang negatif or positif ( ex : klo neg nya ya spt Sarah Azhari di atas, positif nya= sumbangan buat panti asuhan trus diliput tp mnurut kita, nyumbang2 aja kali yaa, ga usah diliput2 sgala, kaya yg baru2 ini terjadi dibulan puasa, ha.ha..jadinyakan malah aroganisme)

how the word Porn, Condom, Alcohol influence you?
Sangat besar pengaruhnya ke kita semua. Semua itu Imagenya The Superglad, kecuali condom. Extreme game lebih cadas kayanya tuh. Asal jangan bayar bo’.

lima hal yang mempengaruhi penciptaan lagu lagu the Superglad.

1. Wanita., 2. Sex, 3. Seneng2 4. Semangat Juang, 5. Bela Negara. Hidup Indonesiaku..!

suasana paling pas dalam menikmati musik the Superglad, baik live maupun melalui record kalian.?
Berantem ma cewe’ or cowo’ lo, trus baikan abis itu langsung ML. ( bisa sampai 15 x lohh, kita udh test drive langsung kok! )

album apa aja yang ada di player loe sekarang?
Dashboard Convessional, All American Reject, The Ataris, Motorhead, The Stone Roses, Mayangsari, dll

band band indie lain yang bisa loe rekomendasikan. dan tuliskan review singkat tentang mereka, kenapa loe pilih mereka.
1.The Brandals, band ini memp attitude yg sama dg nama bandnya. Brutal & brandalan. Aksi panggung mereka keren abis, bukan karena vokalisnya bekas band ternama tadi juga, tp memang mereka cool. he.he..

2. Seringai, memp skill yg cukup tinggi & lirik yang sangat dalam serta berbau politik membuat kita ingin membakar Jakarta seperti judul lagu mereka. “Bakar Jakarta”

3. Fable, jarang ada band seperti ini, idealisme yg cukup tinggi membuat band ini mempunyai warna tersendiri

10. last word.?
Last word from Us: “Walk Together Rock Together”

Interview with Olive Tree

OLIVE TREE is a magical moment. Jika kamu merasa sendirian dan tidak ada teman, datanglah ke bawah sebuah pohon olive ditaman belakang sekolah dan temukan sosok sosok pemberi kesegaran bagai buah strawberry. Setelah penyelidikan kian lama, akhirnya kami berhasil menemukan lokasi tepatnya mereka berada untuk sedikit bertanya tentang aktifitas mereka sehari hari dan semalam malam. Ini dia hasilnya? An interview with Olive Tree by Eric Wiryanata.

Olive Tree adalah?
Kiki: Bahasa inggrisnya pohon zaitun…

Kiki Chan terinspirasi untuk bernyanyi karena Judy And Mary. jika tidak ada mereka, apa yang akan Kiki Chan lakukan?
Kiki: Serius merintis bisnis luluran… ayo beli lulur aku… try my spice!

pekerjaan sampingan kalian cukup unik yah, kalau ga salah ada yang menjadi pelatih tinju.melihat seringkali terjadi keributan di sebuah rockshow. menurut kamu, hmmm apa yah? apakah ada pelatih tinju yang menjadi inspirasi anda dalam bermusik?
Iman: hmmm ngga ada, kalo petinju ada: Jack Dempsey!

jika Olive Tree adalah buah Strawberry,. maka buah Sawo adalah?
Semua: Sawoberry!!!!

bagaimana mungkin buah strawberry bisa ada di pohon Olive?
Bez: Mungkin dong ah! baca trubus ga?
Kiki: That’s the magic of an olive tree…. magic of an olive treeeeeee….

jika suatu saat Olive Tree melakukan sebuah cover version. lagu apakah yang akan dibawakan? (5) lagu.
Kiki: Paint it Black (Rolling Stones) sama lagu2 tradisional India
Bez: Coming too close (NUFAN) sama Thank You nya Spice girrrrlls hehehe
Iman: Lagu2nya Bang Ben
Teezar: Lagu2 Om Morrissey sama lagu2nya A-ha hihihih…

apakah cowok berpakaian merah dan putih sedemikian menariknya? apakah kamu ada hati dengan pasukan pengkibar bendera?
Kiki: Ya benar! Ya benar!

ada orang berkata. “anjing menggonggong kafilah berlalu” . jika kalian terinspirasi oleh pepatah tersebut. judul apakah yang akan diberikan pada lagu tersebut?
Kiki: “Helo gukguk”
Bez: “I’ll do it my…. way…”
Teezar: “GrrrrrRRrrrrrRRrrr…”

lagu terbaik yang pernah kalian buat? kenapa? dan cerita dibaliknya.
Semua: “Magic of an olive tree”
Bez: Emosional sekali… kaya mecahin bisul yang udah menahun…
Kiki: selain itu aku suka “miss you” karena lagu itu buat pacar aku yang sedang umroh, aku ditinggal sebulan sendirian memandang bekas cangkir kopi yang kemasukan cicak warna hijau kecoklatan

like father like son, like mother like daughter. kalian ingin anak kalian kalo gede jadi apa?
Bez: bikin olive tree junior hahaha… kaya koes plus!
Kiki: jadi anak yang ga nakal dan ga suka minuman keras…euh… euh… udah
Iman: jadi anak yang berbakti pada orang tua… dan jadi petinju professional
Teezar: saya kasih nama Khong Guan

dulu waktu kecil. dengerin musik apa aja? lagu favorit?
Kiki: Led zeppelin, Beatles & Stones dari plat… aku suka sekali ’strawberry fields’
Iman: Trio Libels!!!… gadisku!
Bez: ga tau lagu apa… saya suka sekali… pas SMA baru tau itu ternyata Level 42!
Teezar: Hmmm..kalo g salah sih Burn & Highway star nya deep purple heheh

tempat belajar main musik terbaik adalah?
Kiki: Kamar mandi
Bez: Tumpukan bantal dan guling
Teezar: kamar gw Yang panas dan banyak nyamuk adalah pemberi inspirasi terbaik hahahah

paling asik kalo manggung sambil ngapain?
Bez: sambil dikasih sambutan penonton yang meriah! hahaha!
Kiki: Aku juga suka yang kaya bez!
Iman: sarua!
teezar: sambil bawa mama,papa,eyang,kakek,nenek…hahahhaahah

cita cita Olive Tree adalah?
Kiki: Disukai semua orang… manggung diluar negri bareng Britney Spears

jika ditawarin untuk mengisi soundtrack anime. kira kira anime apa yang paling cocok dengan lagu lagu Olive Tree?
Iman: Ninja Scroll aja deh…
Kiki: Doraemon versi strawberry!
Bez: Urotsukidoji, La Blue Girl atau hentai2 lainya lah
Kiki: Aku ga kaya Bez!!! Bez nakal!!!
Teezar: Hidup bez…..hahahahah

salam terakhir.?
Kiki: Oyeye oye yo yo!
Semua: Olive Tree!!!! nah ini… baru enak!

ayo kasih salam lagi.
Semua: OYEYE OYE YOYO!!! NAHINIBARRUENAK!!!!
Kiki: Aku ngga ikutan!

thanks yah
Sama2 rik…
Kiki: Kamu keren banget… ganteng…

iya kamu juga cantik. Sisanya ganteng ganteng deh. Ayo disko lagi

Comic Reviews: Alakazam & Dua Warna

Yeah Komik lokal kembali menggeliat di dunia mainstream industri komik nasional. Kita akan memulai membahas dua judul komik tersebut, Alakazam dan Dua Warna. Memang yang terbit bukan hanya dua judul tersebut, tapi yang menonjol bagi saya hanya dua judul tersebut..

Generasi kesekian komik mainstream nasional ini telah terbit sampai dengan nomer ketiga sehingga kekhawatiran saya akan tidak konsekwennya penerbit dalam menerbitkan seri sampai tamat mulai menghilang, .. karena saya sudah bosan hanya membaca komik nasional hanya sampai nomer satu, dan terpaksa mengarang ngarang sendiri lanjutannya.

Alakazam becerita mengenai dunia pada suatu masa dimana tidak hanya manusia sebagai mahluk berintelegensia dan berbudaya. Dimana manusia menjadi penjajah bangsa lainnya. Tokoh utama bernama Sati yang berpetualang menjelajahi negeri.

Gaya gambar Donny Kurnia tampak seperti perpaduan gaya Amerika dan Eropa, gaya Eropa terasa sekali terutama pada goresan tintanya. Tampak juga dia membaca mulai dari komik superhero ala marvel dan sejenisnya sampai ke komik Disney .

Pergerakan badan, mimik muka, postur dan gestur sudah cukup terolah baik. beserta gambar latar belakangnya.

Dari segi cerita mempunyai nilai Plus dan Minus nya sendiri.. cerita cerita seperti ini jarang ditemui di komik komik lokal maupun luar negeri, jelas kreatifitas si pembuat cerita cukup luas. Tapi sayang dalam beberapa bagian ceritanya berjalan terlalu cepat, sehingga beberapa bagian yang menurut saya dapat menjadi dramatis justru hilang atau berkurang kadar dramatisnya. Alur cerita pada buku satu dan dua kadang berjalan terlalu cepat, sedangkan di buku tiga seakan melambat. Misalnya pada bagian kemunculan awal Sati, saat ia sedang merapal sihir ke air, adegan tersebut dapat dibuat menjadi indah, atau diperbesar menjadi satu halaman. Tapi justru dipepet menjadi beberapa panel kecil. Tapi bagian dibuku ketiga banyak sekali gambar gambar yang diperbesar panelnya walaupun tidak terlampau penting.

Pada bagian penghurufan buku ini mempunyai nilai minus. Huruf yang dipakai sangat tidak bervariasi, sehingga membaca kata kata orang marah sama rasanya dengan membaca orang berbahagia. . kita baru bisa tau kalau dia marah hanya dapat melalui mimik muka yang digambar.

Penulisan balon text. Kata kata yang dipergunakan tokoh tokoh disini dengan amat jelas terpengaruh komik komik Eropa terjemahan, dengan kata kata sindiran penuh makna yang kasar. Tapi penggunaannya yang berlebihan menjadikannya membuat saya berfikir bahwa semua orang di dunia cerita Alakazam memiliki sifat yang mirip (suka memaki maki dan menyindir).bahkan kata kata berisi sindiran disini bisa lebih banyak dari satu jilid Tintin bersama Kapten Haddock.

Salah satu kelemahan buku ini adalah mudah tertebaknya jalan cerita. Terutama tentang pemuda misterius bernama Tani… hmm. Pada epilogue buku kedua, orang orang tentu akan dengan mudahnya menebak bahwa anak muda tampan tersebut adalah Tani. Jadi tulisan diawal buku tiga sangatlah tidak perlu, malah terkesan memberikan pertanyaan yang sudah pasti jawabannya ?apakah pemuda ini adalah Tani??, cukup membuat sebal, karena spoiler malah dilakukan oleh komik itu sendiri . daripada begitu tentu lebih baik tidak perlu saja, atau akan lebih baik ditulis ?yupp kamu benar dia adalah Tani?… padahal dibuku yang sama ada cara yang jauh lebih baik untuk menjelaskan bahwa dia ada Tani, yaitu di side storynya yang cukup menyentuh.

Tapi diluar kekurangan tersebut saya tetap akan memuji sekali lagi kepada pengolahan grafik komik ini. Yang sangat menghibur hati. Mari kita beri acungan 4 jempol untuk grafik. 4 jempol lagi untuk seluruh komik Dan lima jempol untuk semangat mereka membuat komik ini. Dengan skala 1-10 nilai untuk Alakazam 8.9

Mari merangkak ke buku satu lagi Dua Warna. Bikinan Alfie. Orang yang tampaknya tergila gila dengan profesi ngomik. Gambar gambarnya memiliki ciri khas,. Gambarnya yang terlihat jelas terpengaruh oleh Joe Madureira ini sudah terlihat sejak saya mulai membeli Koin (komik Indonesia) dan Komikka dua media komik berisi kompilasi kompilasi komik yang sayangnya dua media tersebut terhenti ditengah jalan. Jadi saya tidak sempat membaca dua komik Alfie disitu sampai tamat. Semoga kali ini bisa sampai tamat. :P

Oh ya mari membahas komik ini dengan lebih teknis. .

Konsistensi gambar Alfi disini tampaknya berkurang, terlihat dari detail detail yang dibagian lain sangat detail sekali, tapi disatu bagian lain sangat tidak detil. Bahkan dibeberapa bagian terlihat seperti sedang mengejar target atau seperti sedang mengejar mood cerita. Sehingga terlihat hanya sebagai sketsa kasar.. tapi semuanya tertolong oleh brilian nya pasukan pewarna komik ini.

Cerita yang ditawarkan cukup unik, unsur unsur mistik dipadukan dengan unsur unsur modern. Tapi pembangunan jalan cerita tampak rumit, entah terlalu berat atau kenapa, jadi agak bingung untuk nyambungin jalan ceritanya. Membingungkan bagaimana seorang anak penghuni panti asuhan diusir oleh pengelola panti asuhan dan bisa nongkrong dikebun binatang ragunan malam malam. Dan keanehan lainnya seperti saat mencari nenek dukun di sungai Barito, tampaknya Vienneta memiliki keberuntungan yang amat sangat sehingga bisa langsung menemukan si nenek didesa terpencil itu, yang sangat terpencil bahkan hanya ada satu rumah berisi satu nenek disitu, dan kalau kamu cukup pandai untuk pernah naik kelas dari kelas satu SD ke kelas dua SD, maka kamu akan menemukan beberapa kejanggalan lain..

tapi ayo kita bedakan antara hayalan dan kejanggalan, ,.

Dalam komik kita memang membutuhkan hayalan, contoh : Adanya Naggi si kadal ajaib adalah hayalan, adanya candi di krakatau adalah hayalan, ada manusia bersayap adalah hayalan. Tapi seorang anak SMU diizinkan menemui seorang gila cenderung schizoprenic bernama Sam tanpa pengawasan adalah sebuah kejanggalan. Apalagi sampai dapat menyelinap waktu malam, apa rumah sakit jiwa itu ga pernah dikunci? . tapi mungkin semua itu memang sengaja dipermudah oleh pengarang sehingga ceritanya bisa berjalan dengan agak runut, walau akhirnya menimbulkan keanehan dalam membaca cerita ini.

Suspense yang diharapkan juga kurang berhasil disini. Saat nenek pedagang di edisi kedua yang tiba tiba tertembak, dan menimbulkan kemarahan ultra sapiens. Atau saat saat tegang Vienetta terinfeksi virus,.sehingga keseluruhan buku berjalan datar saja, bahkan cenderung membosankan, apalagi ditambah kenyataan harganya lebih mahal duaribu dari Alakazam, hanya untuk lebih lama mendalami cerita yang kurang dalam dan datar.

Dari segi penghurufan, buku ini cenderung lebih bervariasi. Sehingga efek efek suara yang timbul dapat lebih terasa,

Dari segi imajinasi tampaknya si pengarang cerita mempunyai bakat yang sangat besar, tapi ia perlu untuk menggali lebih dalam lagi kemampuannya membangun sebuah cerita yang utuh dan runut dalam sebuah komik. Jika keduanya sudah terasah dengan baik. Maka ada jaminan mutu bahwa komik berikutnya akan menjadi jauh lebih baik.

Secara keseluruhan buku ini akan mendapat nilai 7.9 dari skala 1-10..

Melihat kedua komik ini, seharusnya membuat para komikus muda berbakat lainnya untuk memulai membuat komiknya yang lebih baik lagi. Baik di dunia mainstream maupun dunia indie.

Sebenarnya komik karya komikus lokal yang sudah menembus mainstream bukan hanya kedua komik ini, sudah ada beberapa komik lokal lainnya bergenre manga diterbitkan oleh Elex, juga komik komik lainnya seperti Panji Koming, Tomat yang sangat lucu sekali,. Tapi kedua komik ini lebih menarik perhatian saya saat ini.. dan mungkin berikutnya saya akan membahas tentang komik Tomat.

Eric Wiryanata, October 2004