Empat anak laki-laki dari Denmark ini baru saja menyebarkan demo berisi 4 lagu dalam rangka mempromosikan rilisan mereka yang akan datang.
Mereka memainkan musik indie-rock yang catchy dengan gaya-gaya bluesy a’la garage rocker namun dengan cengkok-cengkok a’la pop.
Boleh lah dicoba untuk didengarkan untuk nambah-nambah referensi kamu.
Kalau mau ngobrol sama mereka, klik aja facebook nya.
Fela Kuti legenda afrobeat dari Nigeria, merilis “Chop ‘N Quench” sebuah koleksi 9 album dari era 1969-1974, dirilis dalam bentuk digipack dan semua di re-master. kalau kamu berminat, dapat membelinya di toko online milik Knitting Factory Records, yang juga menyediakan digital download dan deluxe package.
Untuk promosi, mereka juga memberikan bonus satu lagu berjudul “Water no get enemy” yang bisa kamu klik disini.
Sementara itu jika kamu tertarik mencari album-album lainnya kamu bisa klik :
Nervous
One For A Brighter Future
Blossom Records
7.9
Dalam suatu perbincangan, seorang teman pernah menyinggung tentang rilisan band ini yang menurut nya cukup bagus, dan beberapa waktu kemudian saya membelinya disebuah toko CD, dan setelah mendengarkannya saya jadi teringat dengan My Vitriol, terutama karena intens nya kekasaran distorsi.
Namun setelah beberapa kali didengarkan, saya berpendapat band ini mungkin bisa dibilang berada diantara Foo Fighter (rilisan awal)/Nirvana dengan My Bloody Valentine. Tetapi dengan masukan pengaruh-pengaruh dari band-band post-punk modern seperti Interpol, The Editors, maupun Yeah Yeah Yeahs.
Namun kasarnya suara yang mereka hasilkan dari memasturbasi gitar, membawa mereka kembali ke era 90-an bersama-sama dengan Kurt Cobain, Thurston Moore dan generasi noise berikutnya. http://www.myspace.com/wearenervous
In high school, most students belonged to a group defined by a common interest and attitude. There were the jocks, the rich kids, the pretty girls, the musicians and the nerds. The jocks always dated the pretty girls, while the musicians were popular with everyone. The nerds, on the other hand, with their chess club and computer games, were outcasts.
But it seems that the tables have turned and now being a nerd is cool. Nerd culture has taken off all over the world, including here in Indonesia. The thick glasses that once earned nerds the nickname “four eyes” and lunchtime beatings have become fashionable. Reading manga, collecting quirky toys and playing computer games are now trendy.
And a nerdy form of music has also developed in this subculture, which is slowly making its way into the mainstream. Indonesia, make way for the Chiptune Revolution. [click to continue…]
For this week Sunday Video i ask Ababil Ashari (a lo-fi-emo enthusiast/med school student) to curate this week video, and here we go, he shares some knowledge and his favorite videos for you. Enjoy this week theme “Emo”
01. Jimmy Eat World – “Rockstar”
2nd generation Jimmy Eat World is my absolute favorite emo band. For me, [...]
TLTN Keeps It Hardcore
When Metallica played in Jakarta in 1993, a riot broke out between security and fans without tickets. It was clear that heavy metal had gained steam in Indonesia and that fans identified with the drama and rage metal bands exuded on stage.
The genre dwindled in the late 1990s, but heavy metal made [...]
Adalah band indie-pop asal Cirebon, terbentuk pada tahun 2007, Inu (drum), Palpov (vocal & guitar), Imet (bassis), dan gugun (guitar). yang mana jika tidak aral melintang akan merilis e.p. pertama mereka dibawah label sundaypoprecords pada bulan April mendatang.
Band ini banyak terpengaruh oleh band-band britpop seperti The Cure, Suede, Blur etc, dan bernyanyi tentang kecemburuan [...]
Breathing the Delta Blues
Legend has it that the Mississippi blues legend Robert Johnson, who died in 1936, sold his soul to the devil on Route 666 in exchange for the ability to create the greatest blues ever known to mankind. Listening to local blues guitarist Adrian Adioetomo’s mastery of the genre, you would be forgiven [...]
KunoKini: Keeping Musical Traditions Alive
KunoKini is not your everyday drums-guitar-vocals band: The foursome play indigenous instruments from around the country, and some from abroad.
Their sound is a fusion of different traditional Indonesian styles with the more modern echoes of Bob Dylan and Bob Marley. The band members have built a strong reputation for themselves at [...]
Setelah sebelumnya merilis lagu “Juara Dunia” yang menyemangati Chris John, kali ini Sir Dandy kembali dengan 3 buah lagu balada yang dirilis sebagai single sebelum albumnya nanti dirilis.
Coba kamu dengarkan jeritan hati seorang seniman urban, dan berikan komentar.
Sir Dandy – Monolog Beginner Terror (16.2 MiB, 355 hits)
Track list :
- Anggur Merah
- Lagu Itu
- Jakarta Motor [...]
aku dah pernah nulis baba fela di blogku,FBnya anaknya yaitu Seun Kuti juga ada.Kenal baba fela sejak 2009 dan semakin addiktif.Herannya Afrobeat malah kalah pamor ama jamaican sound.Padahal lebih energik AfroBeat.Padahal lagunya juga bisa sama2 berdurasi 20 menitan ato 10 menitan